IMPLEMENTASI OUTCOME BASED EDUCATION DAN MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA PADA PENGEMBANGAN KURIKULUM PRODI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA
Abstract
Generasi milenial digadang-gadang menjadi masyarakat yang mampu memikirkan ulang berbagai hal di dalam dunia yang kini sedang berproses mengahadapi era disrupsi. Perguruan Tinggi (PT) pun membutuhkan kesiapan respons dalam pelayanan terhadap pemenuhan kebutuhan tersebut. PT diharapkan memberikan jalan pencarian keseimbangan antara tantangan dan peluang, serta tetap melibatkan evaluasi implikasi etis. Outcome Based Education (OBE) merupakan pendekatan pengelolaan sistem pendidikan yang berdasar pada capaian atau hasil (outcome) yang harus diraih oleh para pembelajar di akhir pengalaman belajar mereka. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah adanya kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menyatakan bahwa pemenuhan masa dan beban belajar mahasiswa program sarjana dapat dilaksanakan melalui pembelajaran kolaboratif di dalam dan luar program studi. Filosofi kebijakan MBKM ialah untuk meningkatkan kompetensi lulusan baik hardskill maupun softskill. Pada titik ini bisa terlihat bahwa orientasi OBE ialah menciptakan ruang belajar mahasiswa yang selaras dengan realitas kekinian, berjumpa dengan dinamika kerja dan kehidupan yang sebenar-benarnya, serta berbasis teknologi komunikasi dan informasi. Tulisan ini membahas proses peninjauan dan pemutakhiran kurikulum pada Program studi Ilmu Komunikasi UAJY. Proses evaluasi dan pengembangan kurikulum dirancang dan dieksekusi melalui 3 milestone, Milestone 1: Melakukan Analisis Kebutuhan Sinyal Pasar melalui FGD dengan para stakeholders, milestone 2: Kajian IPTEKS (Visi Ilmu) melalui analisis pada peraturan terkait pendidikan tinggi dan diskusi dengan praktisi dan asosiasi, dan Milestone 3 berupa Finalisasi dan sosialisasi kurikulum. Pengembangan kurikulum memperhatikan perkembangan pekerjaan di bidang ilmu komunikasi perlu memperhatikan potensi pekerjaan-pekerjaan baru berbasis media digital, memperhatikan aspek sikap yang dibangun oleh lulusan, dan kemampuan literasi dan cara berpikir kritis untuk menghadapi perkembangan teknologi dan industry.
Full Text:
PDFReferences
Deloitte. (2015). Industry 4.0: Challanges and solutions for the digital transformation and use of exponential technologies.
Schwab, K. (2016). The fourth industrial revolution: What it means, how to respond.
Sharma, P. (2019). Digital revolution of education 4.0. International Journal of Engineering and Advanced Technology (IJEAT), ISSN: 2249 – 8958, Volume-9 Issue-2, December, 2019.
Sima, V., Gheorghe, J. G., Subic, J., & Nancu, D. (2020). Influences of the industry 4.0 revolution on the human capital development and consumer behavior: A systematic review. Sustainability, 2020, 12, 4035.
UNICEF. (2017). The fourth industrial revolution.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
ISSN: 2598-0653