KEMAMPUAN BICARA SISWA DISABILITAS INTELEKTUAL

Indriyati Siti Salamah, Juhanaini and Budi Susetyo

Abstract


Abstrak:Komunikasi erat kaitannya dengan berbicara dan kemampuan berbahasa. berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa dalam kehidupan sehari-hari yang memiliki peranan penting. Akibat dari ketidaksesuaian usia mental dan usia lahir menyebabkan disabilitias intelktual kesulitan untuk melakukan interaksi sosial yang disebabkan kurangnya kemampuan berbicara. Hambatan kemampuan berbicara pada disabilitas intelektual berupa omisi (pengurangan kata) dan distorsi (kekacauan dalam pengucapan kata) yang menyebabkan struktur kalimat yang diucapkan tidak teratur. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi objektif tingkatan kemampuan bicara bahasa indonesia yang meliputi aspek artikulasi, tata bahasa, dan kelancaran pada siswa disabilitas intelektual jenjang pendidikan SMPLB. Penelitian ini menggunakan desain penelitian non-experiment, pengumpulan data dilakukan dengan cara tes praktik pada subjek penelitian. Adapun alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah instrumen kemampuan bicara bahasa indonesia dengan menggunakan skala likert. Penelitian ini dilakukan di sekolah luar biasa dengan sampel yang diteliti berjumlah 3 orang. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa kemampuan bicara siswa disabilitas intelektual jenjang pendidikan SMPLB masih berada pada kategori kurang. 


Kata Kunci: disabilitas mental, komunikasi, kemampuan bicara

Full Text:

PDF

References


Ahmad Rofi'udin dan Darmiyati Zuhdi. 2001/2002. Pendidikan Bahasa dan Sastra. Indonesia di kelas Tinggi.Malang: Depdikbud Dirjen Dikti PPTK

Delphie, B. 2006. Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung: PT. Refika Aditama.

Endang, Rochyadi dan Alimin, Zaenal. 2005. Pengembangan Program. Pembelajaran individual Bagi Anak Tuna Grahita. Jakarta: Depdiknas

Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. 2017. Comparison of Convenience Sampling and Purposive Sampling Comparison of Convenience Sampling and Purposive Sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1–4. https://doi.org/10.11648/j.ajtas.20160501.11

Haryadi dan Zamzami. 1996/1997. Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia. Jakarta : Dirjen Dikti.

Maria J. Wantah. 2007. Pengembangan Kemandirian Anak Tunagrahita. 2007. Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya

Mulyana Deddy. 2005. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Mumpuniarti. 2007. Pembelajaran Akademik Bagi Tunagrahita. Yogyakarta: FIP UNY.

Osipow, 1983. S.H Osipow. (3rd ed.), Theories of career development. Prentice-Hall.

Purwianingsih, W., Rustaman, N. Y., & Redjeki, S. 2010. Pengetahuan Konten Pedagogi (Pck) Dan Urgensinya Dalam Pendidikan Guru. Jurnal Pengajaran MIPA, 15(2), 87–94.

Safitri, M., Riandi, Widodo, A., & Nasution, W. R. 2017. Integration of Various Technologies in Biology Learning. In International Conference on Mathematics and Science Education (ICMScE) (pp. 1–4).

Tarigan, H. G. 2008. Membaca : Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Edisi Revisi. Bandung: Angkasa


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN: 2598-0653