GENEALOGI SASTRA KAMPUNG PENTIGRAF INDONESIA

Dewi Ariani

Abstract


Abstract: Suatu komunitas sastra selalu memiliki cara tersendiri untuk mengenalkan hasil karyanya, apalagi di era digital. Kampung pentigraf Indonesia (KPI) adalah salah satu komunitas sastra yang mengenalkan karyanya berupa pentigraf (cerpen tiga paragraf). Suatu komunitas sastra memiliki sejarah (genealogi) tersendiri sehingga dapat terus tenar dalam gejolak perkembangan sastra dan budaya. Metode yang digunakan untuk mendalami genealogi sastra Kampung Pentigraf Indonesia adalah metode genealogi Foucault. Hasil yang diperoleh menggambarkan tentang perjalanan suatu komunitas yang diawali dari karya fiksi mini yang selanjutnya dikembangkan dengan gaya tersendiri dan nama sendiri yang dikenal dengan pentigraf. Komunitas terus bertahan dan berkembang dengan merangkul anggota melalui media facebook dan whatsapp. Komunitas Kampung Pentigraf Indonesia menjadi pelopor berdirinya beberapa komunitas pentigraf di seluruh Indonesia.

Keywords: genealogi, sastra, pentigraf


Full Text:

PDF

References


REFERENCES

Agustin, S. M. (2009). Foucault dan komunikasi (Telaah Konstruksi Wacana dan kuasa Foucault dalam Lingkup Ilmu Komunikasi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 7, 199-211. Retrieved from http://jurnal.upnyk.ac.id

Allan, K. (2006). Contemporary Social and Sociological Theory. California: Pine Forge Press, Sage Pub, Inc.

Anwar, M. H. (2015). Wacana Pendidikan Jasmani di Indonesia dalam Perspektif Arkeo-Genealogi Michel foucault; Implikasinya dalam Konteks Kekinian. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Ariani, D. (2021). Mengenal Pentigraf [Recorded by T. Tjahjono]. Malang, Jawa Timur, Indonesia.

Bayan, Z. A. (2015). Muda Berkarya: Produktif Berkarya Lewat Komunitas. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Faot, J. (2021, Juli 15). nusadaily.com. Retrieved from essay: https://nusadaily.com/opinion/essay/tiga-paragraf-dan-stanza-yang-muda-tak-hanya-gemar.html

Foucault, M. (1982). Discipline and Punish: The Birth of Prison. (A. Sheridan, Trans.) New York: Penguin Book.

Foucault, M. (1998). Essential Works of Foucault 1954-1984: Aesthetics, Method, and Epistemology. New York: The New Press.

Foucault, M. (1998). Nietzsche, Genealogy, History. New York: New Press.

Foucault, M., & Gordon, C. (1980). Power/Knowledge: Selected Interview and Other Writings, 1972-1977. Harvester Wheatsheaf.

Fukuyama, F. (2002). The Great Disruption: Hakikat Manusia dan Rekonstruksi Tatanan Sosial. (Ruslani, Trans.) Yogyakarta: Qalam.

Giddens, A. (2016). Teori Strukturasi (2 ed.). (Maufur, & Daryanto, Trans.) Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Gutting, G. (1995). Foucault: A Very Short Introduction,. London: Oxford.

Hardiyanta, P. S. (1997). Michel Foucault, Disiplin Tubuh, Bengkel Individu Modern. Yogyakarta: IRCiSoD.

Horrocks, C., & Jevtic, Z. (1997). Mengenal Foucautl For Beginners (1 ed.). (A. Kurniawan, C. Sukono, & Warta, Trans.) Bandung: Mizan.

Kertajaya, H. (2008). Arti Komunitas. Gramedia Pustaka.

Kritzman, L. D. (1988). Michel Foucault, Politics, Philosophy, Culture, Interviews and Other Writings 1977-1984. New York: Routledge.

Kumbara, A. N. (2018). Genealogi Teori dan Metodologi di Cultural Studies. Jurnal Studi Kultural, III, 35-46. Retrieved from https://erepo.unud.ac.id

Kurzweil, E. (2015). Jaringan Kuasa Strukturalisme (dari Levi-Strauss sampai Foucault). (Nurhadi, Trans.) Bantul: Kreasi Wacana.

McHoul, A., & Grace, W. (1993). A Foucault Primer: Discourse, Power and Subject. London: UCL Press.

Miller, J. H. (1979, Januari). On Edge: The Crossways of Contemporary Criticism. Bulletin of The American Academy of Arts and Sciences, pp. 13-32.

Mills, S. (2005). Michel Foucault: Routledge Critical Thinkers. London-New York: Routledge

Mohammad, S. (2017). Teori Sosial Budaya dan Methodenstreit. Palembang: Noer Fikri.

O'farrel, C. (2005). Michel Foucault. Sage, 99.

Ong, W. J. (2013). Kelisanan dan Keaksaraan. (R. Iffati, Trans.) Yogyakarta: Gading.

Pranowo, Y. (2017). Genealogi Moral Menurut Foucault dan Nietzshe: Beberapa Catatan. Melintas, 52-69. doi:https://doi.org/10.26593/mel.v33i1.2954.52-69

Rogers, E. M., & Steinfatt, T. M. (1999). Intercultural Communication. Illinois: Waveland Press Inc.

Rokhman, F. (2013). Sosiolinguistik: Suatu Pendekatan Pembelajaran Bahasa dalam Masyarakat Multikultural. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Stolley, K. S. (2005). The Basic of Sociology. London: Greenwood Press.

Sudjana, T. (2021, Januari 20). Gerakan Anti Korupsi ala Kampung Pentigraf Indonesia. Retrieved from kumparan.com: https://kumparan.com/taufiq-sudjana/gerakan-anti-korupsi-ala-kampung-pentigraf-indonesia-1v0kWKQ4NTN/full

Sudjana, T. (2021, Juli 26). Peluncuran NDBK Tandai Lustrum Kampung Pentigraf Indonesia. Retrieved from viva.co.id: https://www.viva.co.id/vstory/sastra-vstory/1390195-peluncuran-ndbk-tandai-lustrum-kampung-pentigraf-indonesia

Sukmana, O. (2016). Konsep dan Teori Gerakan Sosial. Malang: Intrans Publishing.

Tjahjono, T. (2018). Meneroka Dapur Pentigraf ke Arah Kegiatan Apresiasi Cerpen Tiga Paragraf. Sidoarjo: Delima.

Tjajono, T. (2020). Berumah dalam Sastra 3. Sidoarjo: Tankali.

Wattimena, R. A. (2012). Komunitas Politis: Fakta atau Hipotesa? Sebuah Pendekatan Fenomenologi Politis. Jurnal Filsafat, 42-62. Retrieved from https://www.neliti.com/id/publications/232223/komunitas-politis-fakta-atau-hipotesa-sebuah-pendekatan-fenomenologi-politis

Wiradnyana, K. (2018). Michel Foucault. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN: 2598-0653