Uji Cemaran Mikroba Serbuk Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) sebagai Bahan Baku Obat Tradisional

Dyandra Maharani Putri Wicaksono, Siti Mudaliana, Ratna Juwita

Abstract


Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) sering dimanfaatkan sebagai bahan baku obat tradisional karena kandungan nutrisinya yang melimpah, seperti kalsium, protein, lemak, serat, dan vitamin, yang berkontribusi pada sifat antioksidan dan antimikroba yang tinggi. Ekstrak daun pegagan secara oral telah terbukti mendukung kesehatan saraf, meningkatkan memori, memperlancar aliran darah, menangani penyakit neurodegeneratif, serta menguatkan otot rangka. Penelitian ini bertujuan untuk menilai mutu serbuk daun pegagan yang diproduksi oleh UPT Laboratorium Herbal Materia Medica sebagai bahan baku obat tradisional. Uji mikrobiologi dilakukan menggunakan standar seperti angka lempeng total (ALT) dan angka kapang khamir (AKK). Hasil menunjukkan bahwa nilai AKK mencapai 1,05 x 10³ CFU/gram, sementara ALT di bawah 10 CFU/gram. Berdasarkan peraturan BPOM RI Nomor 32 Tahun 2019 tentang persyaratan keamanan dan mutu obat tradisional, serbuk daun pegagan ini dinyatakan memenuhi standar dan layak digunakan sebagai bahan baku obat tradisional.

Full Text:

XML

References


Yulianto, S. (2017). Penggunaan tanaman herbal untuk kesehatan. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.37341/jkkt.v2i1.37

Kiromah, N. Z. W., Widiastuti, T. C., Krisdiyanti, Y., & Kurniawan, Y. (2019). Tingkat penggunaan dan kesadaran masyarakat dalam konsumsi obat tradisional di wilayah kerja Puskesmas Gombong. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 15(1), 47. https://doi.org/10.26753/jikk.v15i1.331

Bermawie, N., Purwiyanti, S., & Mardiana. (2015). Keragaan sifat morfologi, hasil dan mutu plasma nutfah pegagan (Centella asiatica (L.) Urban.). Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat.

Winarto, W. P., & Surbakti, M. (2003). Khasiat dan manfaat pegagan. Agromedia Pustaka.

Mukminin, A., Asmawati, A., & Marianah, M. (2022). Kajian penambahan serbuk pegagan (Centella asiatica) terhadap mutu cookies tepung mocaf (modified cassava flour). Jurnal Agritechnology Food Process, 2(1), 21. https://doi.org/10.31764/jafp.v2i1.6711

Sudimartini, L. M., Putranto, G. D. A., Suarjana, I. G. K., & Merdana, I. M. (2022). Standarisasi cemaran mikroba sampel daun pegagan sebagai persyaratan mutu bahan baku sediaan obat. Buletin Veteriner Udayana, 158, 319. https://doi.org/10.24843/bulvet.2022.v14.i04.p01

Pratama, M. A. (2022). Uji angka lempeng total dan angka kapang khamir pada jamu gendong beras kencur yang di Kecamatan Kepanjen. Akademi Analis Farmasi dan Makanan Putra Indonesia Malang.

Himmah, E. F. (2019). Kualitas mutu jamu serbuk kewanitaan yang beredar di wilayah Kabupaten Banyumas berdasarkan stabilitas fisik dan cemaran mikroba. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 006 Tahun 2012. Peraturan Perundang-undangan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 007 Tahun 2012. Peraturan Perundang-undangan.

Badan Standardisasi Nasional. (2009). SNI 7388:2009 - Cara uji mikrobiologi - Angka lempeng total dan angka kapang khamir dalam pangan. BSN.

Ray, C. (2000). Microbial toxins. ASM Press.

BPOM RI. (2019). Persyaratan keamanan dan mutu obat tradisional. BPOM RI, 3.

Wati, S. R. (2018). Mikrobiologi pangan. Gramedia Pustaka Utama.

Thearesti, G. (2015). Uji angka lempeng total (ALT) dan angka kapang khamir (AKK) pada jamu gendong kunir asam dan beras kencur di Pasar Tradisional Wonokriyo Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen. Jurnal Ilmiah MIPA, 1(1), 1-6.

Arianda, D. (2016). Analisis cemaran mikroba angka lempeng total (ALT) pada kue jajanan pasar. Jurnal Ilmiah MIPA, 1(1), 1-6.

Yuliana, R., & Qurrohman, M. T. (2022). Pengaruh variasi konsentrasi sari pati buah sukun sebagai alternatif media semi sintetik pada pertumbuhan jamur Candida albicans. Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science (JoIMedLabS), 3(1), 65–79. https://doi.org/10.53699/joimedlabs.v3i1.67

Rusmin, R., & Taufiq. (2024). Uji angka kapang khamir dan angka lempeng total pada wedang uwuh yang dikombinasikan dengan buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa L.). Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar, 8(1).

Fardiaz, S. (1993). Mikrobiologi pangan. Gadjah Mada University Press.

Basarang, P. B., & Suryani. (2018). Mikrobiologi pangan. Penerbitan Universitas Brawijaya.

Hasanuddin, S., & Fadhliani. (2019). Uji angka lempeng total (ALT) pada sediaan kosmetik lotion X di BBPOM Medan. Jurnal Biologi Samudra, 1(1).

Ramandey, J. M., & Bunei, P. (2021). Identifikasi tanaman pegagan (Centella asiatica L.) sebagai tanaman obat bagi masyarakat suku Mee di Distrik Tigi Timur Kabupaten Deiyai. Jurnal Pertanian dan Peternakan FAPERTANAK, 23–31.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.