Uji Cemaran Mikroba Serbuk Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) sebagai Bahan Baku Obat Tradisional
Abstract
Full Text:
XMLReferences
Yulianto, S. (2017). Penggunaan tanaman herbal untuk kesehatan. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.37341/jkkt.v2i1.37
Kiromah, N. Z. W., Widiastuti, T. C., Krisdiyanti, Y., & Kurniawan, Y. (2019). Tingkat penggunaan dan kesadaran masyarakat dalam konsumsi obat tradisional di wilayah kerja Puskesmas Gombong. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 15(1), 47. https://doi.org/10.26753/jikk.v15i1.331
Bermawie, N., Purwiyanti, S., & Mardiana. (2015). Keragaan sifat morfologi, hasil dan mutu plasma nutfah pegagan (Centella asiatica (L.) Urban.). Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat.
Winarto, W. P., & Surbakti, M. (2003). Khasiat dan manfaat pegagan. Agromedia Pustaka.
Mukminin, A., Asmawati, A., & Marianah, M. (2022). Kajian penambahan serbuk pegagan (Centella asiatica) terhadap mutu cookies tepung mocaf (modified cassava flour). Jurnal Agritechnology Food Process, 2(1), 21. https://doi.org/10.31764/jafp.v2i1.6711
Sudimartini, L. M., Putranto, G. D. A., Suarjana, I. G. K., & Merdana, I. M. (2022). Standarisasi cemaran mikroba sampel daun pegagan sebagai persyaratan mutu bahan baku sediaan obat. Buletin Veteriner Udayana, 158, 319. https://doi.org/10.24843/bulvet.2022.v14.i04.p01
Pratama, M. A. (2022). Uji angka lempeng total dan angka kapang khamir pada jamu gendong beras kencur yang di Kecamatan Kepanjen. Akademi Analis Farmasi dan Makanan Putra Indonesia Malang.
Himmah, E. F. (2019). Kualitas mutu jamu serbuk kewanitaan yang beredar di wilayah Kabupaten Banyumas berdasarkan stabilitas fisik dan cemaran mikroba. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 006 Tahun 2012. Peraturan Perundang-undangan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 007 Tahun 2012. Peraturan Perundang-undangan.
Badan Standardisasi Nasional. (2009). SNI 7388:2009 - Cara uji mikrobiologi - Angka lempeng total dan angka kapang khamir dalam pangan. BSN.
Ray, C. (2000). Microbial toxins. ASM Press.
BPOM RI. (2019). Persyaratan keamanan dan mutu obat tradisional. BPOM RI, 3.
Wati, S. R. (2018). Mikrobiologi pangan. Gramedia Pustaka Utama.
Thearesti, G. (2015). Uji angka lempeng total (ALT) dan angka kapang khamir (AKK) pada jamu gendong kunir asam dan beras kencur di Pasar Tradisional Wonokriyo Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen. Jurnal Ilmiah MIPA, 1(1), 1-6.
Arianda, D. (2016). Analisis cemaran mikroba angka lempeng total (ALT) pada kue jajanan pasar. Jurnal Ilmiah MIPA, 1(1), 1-6.
Yuliana, R., & Qurrohman, M. T. (2022). Pengaruh variasi konsentrasi sari pati buah sukun sebagai alternatif media semi sintetik pada pertumbuhan jamur Candida albicans. Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science (JoIMedLabS), 3(1), 65–79. https://doi.org/10.53699/joimedlabs.v3i1.67
Rusmin, R., & Taufiq. (2024). Uji angka kapang khamir dan angka lempeng total pada wedang uwuh yang dikombinasikan dengan buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa L.). Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar, 8(1).
Fardiaz, S. (1993). Mikrobiologi pangan. Gadjah Mada University Press.
Basarang, P. B., & Suryani. (2018). Mikrobiologi pangan. Penerbitan Universitas Brawijaya.
Hasanuddin, S., & Fadhliani. (2019). Uji angka lempeng total (ALT) pada sediaan kosmetik lotion X di BBPOM Medan. Jurnal Biologi Samudra, 1(1).
Ramandey, J. M., & Bunei, P. (2021). Identifikasi tanaman pegagan (Centella asiatica L.) sebagai tanaman obat bagi masyarakat suku Mee di Distrik Tigi Timur Kabupaten Deiyai. Jurnal Pertanian dan Peternakan FAPERTANAK, 23–31.
Refbacks
- There are currently no refbacks.