SLANG INTERNET SEBAGAI IDENTITAS DIRI ANAK MUDA JEPANG: STUDI KASUS DI MEDIA SOSIAL TWITTER
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembentukan dan pemaknaan kosakata slang internet Jepang atau netto go, yang merupakan bagian dari wakamono kotoba ‘bahasa anak muda’, menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Selain itu dikaji pula fungsi penggunaannya dalam percakapan sehari-hari. Sumber data adalah tweet ‘cuitan’ pengguna media sosial Twitter di Jepang. Sedangkan data berupa kosakata berunsur slang internet. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data yang telah dikumpulkan dicek keabsahannya menggunakan metode triangulasi data. Data dikaji menggunakan teori proses pembentukan wakamono kotoba menurut Yonekawa (1997) dan teori fungsi penggunaan slang Partridge (1954). Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 83 data dan 13 proses pembentukan slang internet Jepang, yang terdiri dari 9 proses pembentukan sesuai teori Yonekawa (1997), 1 proses pembentukan kata bahasa Jepang baku dan 3 proses pembentukan baru, yaitu derivasi zero, onomatope dan perpaduan dua jenis aksara atau lebih. Selain itu, fungsi penggunaan slang internet Jepang yaitu untuk kejenakaan, sebagai wujud kreativitas penggunanya, agar padat dan konkrit, agar berbeda dengan yang lain, untuk kerahasiaan dan untuk keakraban/keintiman. Kosakata slang internet Jepang memiliki karakteristik proses pembentukannya sendiri. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh penggunaan empat aksara penulisan dalam bahasa Jepang (kanji, hiragana, katakana dan romaji) yang memicu kreativitas anak muda di sana dalam membuat kata slang dengan berbagai cara. Selain itu, slang juga digunakan sebagai cara anak muda Jepang dalam merepresentasikan identitasnya di dunia maya.
Keywords: fungsi slang, proses morfologis, slang internet, Twitter, wakamono Kotoba
Full Text:
PDFReferences
Ardianti, S. R. (2019). Skripsi. “Analisis Kontrastif Pembentukan Wakamono Kotoba Dalam Bahasa Jepang Dan Bahasa Indonesia Pada Media Sosial Instagram”. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Bogdan, R. (1972). Participant Observation in Organizational Settings. New York: Syracuse University Press
Bogdan, R. dan Taylor, S. (1993). Kualitatif Dasar-Dasar Penelitian (terjemahan bahasa Indonesia). Surabaya: Usaha Nasional
Finnegan, E., Besnier, N., Blair, D., dan Collins, P. (1992). Language: Its Structure and Use. Marrickville: Harcourt Brace Jovanovich Group
Kridalaksana, H. (1983). Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Kridalaksana, H. (1992). Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia
Kuwamoto, Y. (1998). Ryakugo Keisei kara Mita Nihongo no Choujo Onsetsu no Kouzou ni Tsuite. Gengo Kagakuronshu, 2, 25-35
Lailanjani, N. (2017). Skripsi. “Analisis Kontrastif Proses Pembentukan Kata Ragam Bahasa Slang Jepang dan Indonesia”. Semarang: Universitas Diponegoro
Mayanda, et al. (2022). Wakamono Kotoba pada Iklan LINE Jepang. Jurnal Online Mahasiswa: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau, 9(1), 1-8
Matsuura, K. (1994). Nihongo Indonesiago Jiten. Kyoto: Kyoto Sangyou
Partridge, E. (1954). Slang: Today and Yesterday. London: Routledge and Kegan
Rasiban, et al. (2021). The Use of Japanese Loanwords in Culinary Content on Instagram. JAPANEDU: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jepang, 6(1), 74-82.
Sari, F. G. K. (2021). Wakamono Kotoba pada Media Sosial Twitter. Jurnal Online Mahasiswa: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau, 8(2), 1-12.
Bigbeatinc.com. (28 Maret 2023). Japan’s Top Social Media Platforms in 2023. Diakses pada 9 Juni 2023, dari https://www.bigbeatinc.com/blog/japan_social_media_2023
Salliyanti. (2003). Bahasa Prokem Di Kalangan Remaja. Sumatera Utara: USU Digital Library.
Sudaryanto. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa (Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis). Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Sugiyono. (2007). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta
Tsujimura, N. (2014). An Introduction to Japanese Linguistics. Oxford: Blackwell
Yonekawa, A. (1997). Wakamono Kotoba Jiten. Tokyo: Tokyodo Shuppan
Refbacks
- There are currently no refbacks.
ISSN: 2598-0653