LITERATUR REVIEW : PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP KADER POSYANDU DI INDONESIA
Abstract
Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu cara untuk mewujudkan Program Indonesia Sehat. Salah satu jenis pemberdayaan masyarakat adalah Posyandu. Posyandu merupakan sarana pembangunan kesehatan dengan upaya fasilitasi non instruktif untuk meningkatkan kemampuan masyarakat agar dapat mengidentifikasi masalah, merencanakan dan melakukan pemecahannya dengan memanfaatkan potensi dan fasilitas setempat. Untuk menyukseskan program posyandu, peranan kader sangat penting. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan pemahaman mengenai seluk beluk posyandu, dampaknya bagi masyarakat dan peranan kader posyandu agar dapat mengetahui situasi apa yang sedang terjadi, serta mengetahui peran untuk ikut serta dalam membangun kesehatan nasional. Metode kajian menggunakan metode literature review yang diperoleh dari hasil pencarian secara online melalui, Sciencedirect, NCBI, Pubmed, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan masyarakat dapat dikaji melalui tiga aspek yaitu enabling, empowering, dan protecting. Peranan kader sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan program posyandu yakni sebagai motivator kesehatan, penyuluhan kesehatan, dan pelayanan kesehatan. Perlu diselenggarakan program pemberdayaan masyarakat berupa kegiatan pelatihan dan sosialisasi terutama kepada kader baru. Metode pelatihan yang dapat dilakukan kepada kader dapat berupa seminar, kunjungan lapangan, dan latihan praktik secara interaktif. Beberapa tantangan kader posyandu di masa depan, seperti terdapat hanya 27,3% rumah tangga yang telah memanfaatkan pelayanan posyandu, 62,5% rumah tangga tidak memanfaatkan fasilitas kesehatan posyandu karena tidak membutuhkannya dan 10,3% rumah tangga tidak memanfaatkan posyandu karena alasan lainnya. Pemberdayaan masyarakat adalah untuk mencari alternatif atau solusi dari seluruh aspek permasalahan masyarakat sekitar.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.