Wisata Paralayang sebagai Wahana Edukasi di Desa Ponggok Kabupaten Blitar

Ratna Juwita, Rera Pradita Cahyani, Ghafira Ghaitsa Shofa, Danda Ash Shaka Habibullah, Catur Anjaniputri

Abstract


Objek wisata paralayang sudah tidak asing lagi terdengar dikalangan para wisatawan yang berkunjung di Desa Ponggok Kabupaten Blitar. Paralayang sebagai objek wisata yang menampilkan keindahan dan pemandangan alam. Kawasan pariwisata ini telah menjadi unit utama yang berpengaruh dalam perekenomian warga sekitar. Selaku negara yang memiliki sumber daya alam melimpah ruah, indonesia berpotensi untuk mengembangkan ekowisata, destinasi wisata alam dan wahana edukasi untuk pengunjung atau wisatawan baik itu domestik (lokal) maupun mancanegara. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat dari FMIPA yang terdiri dari dosen program studi Bioteknologi Universitas Negeri Malang melakukan pengabdian di tempat tersebut dengan tujuan untuk membuat inovasi seperti taman sebagai media pembelajaran untuk masyarakat setempat. Pembangunan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat di Desa Ponggok Kabupaten Blitar dengan menjadikan wisata paralayang sebagai wisata edukasi guna meningkatkan kreativitas dan kecerdasan emosional serta pengalaman berinteraksi sebagai sebuah pendewasaan diri di wilayah tersebut.

Kata kunci— Wisata, Paralayang, Wahana Edukasi

Full Text:

PDF

References


Dhimas Aryo Pamungkas, dkk. 2020. Objek Wisata Berbasis Olahraga Paralayang Kota Wisata Batu Jawa Timur. Vol. 12

Nicolau, J. Santa-Maria, M. 2017. Sports results creating tourism value: Rafael Nadal's tennis match points worth €12,000,000. Tourism Economics. Vol. 23(3) 697–70


Refbacks

  • There are currently no refbacks.