Kajian Literatur: Faktor Sosial Budaya yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia

Nida An-Khofiyya, Kheista Rain Fauzia, Maylinda Putri Utamie, Ratna Diah Sri Rahayu, Rihadatus Syahwana Fitri, Yuanita Dwi Anggraeni, Anita Sulistyorini, Hidayatun Nikmah

Abstract


Stunting is a chronic nutritional issue in children caused by prolonged inadequate nutrient intake due to inappropriate feeding that does not meet nutritional needs. According to data from the 2018 Basic Health Research, the national prevalence of stunting stands at 30.8%, with 11.5% categorized as severely stunted and 19.3% as stunted. Socio-cultural aspects influence health conditions, particularly nutritional fulfillment. The purpose of this study is to review previous studies related to the socio-cultural factors affecting the incidence of stunting in children in Indonesia. The method used in this research is qualitative, with several literature pieces targeting mothers and infants as research subjects in various regions in Indonesia. This study was conducted by searching through Google Scholar and PubMed with the keywords "social," "culture," "stunting," and "children," resulting in 10 journals as samples in this research. The findings of this study are then categorized into two main factors influencing the incidence of stunting social and cultural factors. Social factors include economic level, parental education, and incomplete vaccinations. Cultural factors include habits, taboos, dietary recommendations for mothers and children, and specific cultural practices passed down through generations in each family.

Full Text:

PDF

References


Adriani, M. (2016). Pengantar gizi masyarakat. Prenada Media.

Ahad, F., & Ganie, S. A. (2010). Iodine, Iodine metabolism and Iodine deficiency disorders revisited. Indian Journal of Endocrinology and Metabolism, 14(1), 13.

Amalia, L., Permatasari, I. I., Khomsan, A., Riyadi, H., Herawati, T., & Nurdiani, R. (2015). Pengetahuan, sikap, dan praktek gizi ibu terkait iodium dan pemilihan jenis garam rumah tangga di Wilayah Pegunungan Cianjur. Jurnal Gizi Dan Pangan, 10(2).

Amandus, H., Sudarto, S., Triyani, I., Handayani, V. W., Linda, E., & Alina, T. (2022). Pantang Makanan saat Anak Sakit sebagai Faktor Dominan Balita Stunting. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 6, 47–54. https://doi.org/10.33006/ji-kes.v6i1.372

Andayani, S. A., & Lestari, Y. D. (2024). Model Intervensi Stunting (MISTING) Pada Balita Dengan Kejadian Stunting Berbasis Transkultural Nursing. Jurnal Keperawatan, 16(1), 383–396.

Ashari, I., Silamat, E., Mukti, A. S., Reffita, L. I., & Wibowo, D. P. (2023). Pemberian ASI Eksklusif dan M-PASI terhadap Kejadian Stunting. ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1–7. https://doi.org/10.37148/arteri.v5i1.409

Astianti, R., Ningsih, S., & Asriany, A. (2023). Budaya Pamali Dalam Kehamilan Pada Suku Adat Ammatoa Kajang Kab. Bulukumba. JMNS Journal of Midwifery and Nursing Studies, 5(2), 76–87.

Astuti, Y., Paek, S. C., Meemon, N., & Marohabutr, T. (2024). Analysis of traditional feeding practices and stunting among children aged 6 to 59 months in Karanganyar District, Central Java Province, Indonesia. BMC Pediatrics, 24(1), 1–18. https://doi.org/10.1186/s12887-023-04486-0

Chanty Yunie Hartiningrum, S. S. T. (2020). MENGUBAH PERSEPSI KELIRU TENTANG MITOS GIZI PADA MASA KEHAMILAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH DESA CIKUNIR KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2018. JURNAL SEMINAR NASIONAL, 2(01), Article 01. https://doi.org/10.48186/.v2i01.254.135-151

Devianto, A., Dewi, E. U., & Yustiningsih, D. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Dengan Angka Kejadian Stunting di Desa Sanggrahan Prambanan Klaten. Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA), 1(2), 81–88. https://doi.org/10.55887/nrpm.v1i2.13

Dewi Ruspitasari, W., Cahyanti, M. M., & Rosita Andarsari, P. (2021). Pentingnya Menjaga Kesehatan Ibu Dan Anak Di Era Pandemi Covid 19 Di Akbid Sakinah Pasuruan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 73–78. https://doi.org/10.32815/jpm.v2i2.381

Ginting, J. A., & Hadi, E. N. (2023). Faktor Sosial Budaya yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak : Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(1), 43–50. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i1.2911

Heriawan, T., Azwar, A., & Elfitra, E. (2021). Ntino Ngasuh Cucung: Dari Kultural, Pola Asuh Tradisional Hingga Penyebab Stunting. Indonesian Journal of Religion and Society, 3(2), 59–68. https://doi.org/10.36256/ijrs.v3i2.239

Issalillah, F., & Wisnujati, R. N. S. (2019). Manfaat Pisang Sebagai Buah Pencegah Preeklamsia. Ilmu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 1, 2021, hal. 23 - 38, 1, 89. http://www.nber.org/papers/w16019

Kementerian Kesehatan. (2017). Penuhi Gizi Kita Dengan Konsumsi Ikan. https://kesmas.kemkes.go.id/konten/133/0/051513-penuhi-gizi-kita-dengan-konsumsi-ikan

Kemenkes RI. (2018). Hasil utama RISKESDAS 2018. In Kementerian Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf.

Lemaking, V. B., Manimalai, M., & Djogo, H. M. A. (2022). Hubungan Pekerjaan Ayah, Pendidikan Ibu, Pola Asuh, dan Jumlah Anggota Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Ilmu Gizi Indonesia, 5(2), 123. https://doi.org/10.35842/ilgi.v5i2.254

Lestari, W., Samidah, I., & Diniarti, F. (2022). Hubungan Pendapatan Orang Tua dengan Kejadian Stunting di Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6 Nomor 1(2614–3097), 3273–3279.

Lolan, Y. P., & Sutriyawan, A. (2021). Pengetahuan Gizi Dan Sikap Orang Tua Tentang Pola Asuh Makanan Bergizi Dengan Kejadian Stunting. Journal of Nursing and Public Health, 9(2), 116–124. https://doi.org/10.37676/jnph.v9i2.1815

Nasution, S. S., Girsang, B. M., & Hariati, H. (2021). Evaluation of the effect of sociocultural factors on the childrestature in Langkat Regency, Indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 9, 461–466. https://doi.org/10.3889/oamjms.2021.613

Nasution, Z. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Udang Ronggeng (Pencegahan Anemia Ibu Hamil). Selat Media.

Noorhasanah, E., & Tauhidah, N. I. (2021). Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Anak Usia 12-59 Bulan. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 4(1), 37–42.

Normasunah, Mubarak, H., & Yuliarti, A. (2023). Analisis Semantik Mitos Pada Wanita Hamil Dalam Budaya Banjar Di Desa Dirgahayu. CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan , 11(2), 292–300. https://doi.org/10.33659/cip.v11i2.293

Paramita, F., Katmawanti, S., Sulistyorini, A., Sri, O., Kriscahyanti, S., Puspananda, S. A., Huda, M., Dewi, N., Zahro, A., Putri, Y., & Ramadhani, R. (2022). PROMOTIF : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pemberdayaan masyarakat Desa Baturetno dengan meningkatkan pengetahuan MP-ASI sebagai upaya pencegahan kekurangan gizi balita Info Artikel Abstrak Pembangunan kualitas hidup masyarakat dapat dilihat salah sat. 2, 149–157.

Peraturan Presiden. (2021). PERPRES No. 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. https://peraturan.bpk.go.id/Details/174964/perpres-no-72-tahun-2021

Putriana, A. E., Masfufah, M., & Kariani, N. K. (2020). Stunting berdasarkan Budaya Makan Suku Makassar, Toraja dan Bugis. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas, 1(2), 25. https://doi.org/10.52742/jgkp.v1i2.9349

Rosdianah, & S, I. (2023). Pemanfaatan Buah Pisang Terhadap Penurunan Tekanan Darah Diastol Pada Ibu hamil di Puskesmas Bontomarannu Kabupaten Gowa. Piramida : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 11–15. https://journal.unimerz.com/index.php/piramida

Rumalean, R., Andi Asrina, & Idris, F. P. (2021). Gambaran Pemberian Air Susu Ibu Pada Masyarakat Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Window of Public Health Journal, 2(1), 888–898. https://doi.org/10.33096/woph.v2i1.191

Salma, W. O., & Alifariki, L. O. (2021). Riwayat Anemia Pada Kehamilan Sebagai Prediktor Kejadian Stunting Pada Anak: Literatur Review. Jurnal Ilmiah Obsgin, 13, 29–38. https://doi.org/10.36089/job.v13i4.532

Sembiring, J. B., & Kadir, D. (2021). Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Melalui Edukasi Manfaat Jus Buah Bit untuk Pencegahan Anemia di Desa Kuala Air Hitam. Prima Abdika : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), 198–205. https://doi.org/10.37478/abdika.v1i4.1324

Siregar, Y. Y., Lestari, W., & Hasanah, O. (2022). Hubungan Peran Suami dan Social Culture dalam Pemberian ASI di Pekanbaru, Riau. Holistic Nursing and Health Science, 5(1), 54–65. https://doi.org/10.14710/hnhs.5.1.2022.54-65

Sukartini, T., Rahmawati, P. D., & Mone, M. (2020). Gambaran Kejadian Stunting Di Kabupaten Sumba Timur. Critical Medical and Surgical Nursing Journal, 9(1). https://doi.org/10.20473/cmsnj.v9i1.17888

Sutarto, Yuliana, N., Nurdin, Samsu Udayana, & Wardani, D. W. S. R. (2022). The Influence of Local Culture on Mothers During Pregnancy on Stunting Incidence. 6(1).

Wiliyanarti, P. F., Wulandari, Y., & Nasrullah, D. (2022). Behavior in fulfilling nutritional needs for Indonesian children with stunting: Related culture, family support, and mother’s knowledge. Journal of Public Health Research, 11(4). https://doi.org/10.1177/22799036221139938

Teguh, M., Koesbardiati, T., Ida, R., Puspa, R., & Syafarani, Y. (2023). Dampak Budaya Adaptif dan Ideasional dalam Kasus Stunting di Indonesia | Teguh | Aspirasi: Jurnal Masalah-masalah Sosial. https://doi.org/10.46807/aspirasi.v14i1.2896

Triratnawati, A., & Yuniati, E. (2023). Belenggu Adat Memutus Stunting: Studi Kasus di Desa Labotan Kandi. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(2), Article 2. https://doi.org/10.23887/jish.v12i2.60536

World Health Organization. (2022). Global nutrition targets 2025: stunting policy brief. https://www.who.int/publications/i/item/WHO-NMH-NHD-14.3

Yusfiatuzahra, N. (2019). Hubungan kenaikan berat badan dengan waktu pengeluaran kolostrum pada ibu paska bersalin. Rsudbudhiasih.Jakarta.Go.Id. http://rsudbudhiasih.jakarta.go.id/elibrary/upload/Nazamta Yusfiatuzzahra-FK USAKTI-Skripsi.pdf


Refbacks

  • There are currently no refbacks.