HUBUNGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DENGAN BURNOUT PADA KARYAWAN DI SALAH SATU PABRIK ROKOK DI MALANG

Amanda Sandy Ardilla, Gamma Rahmita Ureka Hakim

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui deskripsi psychological well being pada karyawan, (2) mengetahui deskripsi burnout pada karyawan, (3) mengetahui hubungan psychological well being dan burnout pada karyawan di salah satu pabrik rokok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah karyawan bulanan di salah satu pabrik rokok di Malang dengan jumlah sampel 80 karyawan. Teknik sampling yang digunakan adalah purpossive sampling. Menggunakan instrumen penelitian berupa skala psychological well being dan skala burnout dengan reliabilitas 0,884 dan 0,822, reliabilitas tersebut diperoleh dari jumlah aitem valid sebesar 20 aitem untuk skala psychological well being dan 12 aitem untuk skala burnout. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan memiliki psychological well being rendah  dan memiliki burnout tinggi serta ada hubungan negatif yang signifikan antara psychological well being dan burnout karyawan dengan angka korelasi sebesar -0,744, signifikansi 0,000 dan p<0,05. Saran yang diberikan dari penelitian ini bagi perusahaan untuk meningkatkan psychological well being karyawan dengan menciptakan kondisi/lingkungan kerja yang kondusif dan sarana prasarana yang memadai. Bagi karyawan dapat menumbuhkan rasa keterbukaan pada lingkungan, agar dalam hubungan yang positif dengan karyawan lain dapat terjalin.

Kata Kunci: psychological well-being; burnout; karyawan pabrik rokok

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. 2013. Sikap Manusia Toeri dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. 2012. Realibilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Cat, S., Cengiz, S., & Cengiz, E. (2014). The relationship between burnout and psychological well being on nurse. Int J. Eco. Res, 515, 36-44

Cherniss, C. 1987. Staff Burnout : job stress in human services. London : sage publications, Beverly hills.

file:///E:/University/materi%20sempro/burnout%20tinggi%20kesejahteraan%20tinggi.pdf diakses pada tanggal 21 Maret 2019.

Diener, E. (2006). Guidelines for National Indicators of Subjective Well-Being and WellBeing, Applied Research in Quality of Life

Freundenberger, H. (2006). The burnout cycle: scientific american mind, 1555- 2284.

Gorji, Mohammadbagher. (2011). The Effect of Job Burnout Dimension on Employees Performance. International Journal of Social Science and Humanity, 1, 243-246

Hariyadi, U. (2006), Burnout pada Pustakawan : Perpustakaan dan Informasi dalam Konteks Budaya. Depok : Universitas Indonesia.

Jewell, L. N & Siegall, March. 1998. Psikologi industry organisasi modern:psikologi terapan untuk memecahkan berbagai masalah di tempat kerja perusahaan, industri dan organisasi. edisi 2. Jakarta: Arcan.

Kreitner, Robert and Angelo Kinicki, (2001). Organizational Behavior. Fifth Edition. Irwin McGraw-Hill.

Maslach, C., Schaufeli, W., & Leither, M. (2001). Job burnout. Annual Review of Psychology, 52, 397-422.

Maslach, C., & Goldberg, J. (1998). Prevention of burnout: New perpectives, Applied and Preventive psychology, (7), 63-74.doi.1849/98.59.00 http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/30104/1/ISNIA%20PRIJAYANTI-FPsi.pdf diakses pada 25 Februari 2019.

Pines, A., & Aronson, E. (1989). Career burnout: Causes and cures. New York: The Free Press, A Division of Macmillan, inc.

Rizka, Z. 2013. Sikap Terhadap Pengembangan Karir dengan Burnout pada Karyawan. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan. Vol. 01, No. 02.

Rostiana, D. N. (2004). Kejenuhan kerja (burnout) pada karyawan. Phronesis. Vol.6. No.11. Hal.40-55. Jakarta: Universitas Tarumanagara

Ryff, C,D. 1995. Psychological Well-Being in Adult Life. Current Directions in Psychological Science, 4, 99-104.

Ryff, C.D., & Keyes, C.L.M. (1995). The Structure of Psychological Well-Being Revisited. Journal of Personality and Social Psychology, Vol. 69, 719- 727.

Setyawati, LM. (2010). Selintas tentang kelelahan Kerja, Yogyakarta : Amara Books

Schaufeli, W. B. & Greenglass. E. R. (2001). Introduction to Special Issue on Burnout and Health. Psychology and Health, 16, 501-510.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. 2012. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Widiastuti, D., dan Kamsih. (2001). Hubungan antara kepribadian hardinas dengan burnout pada guru sekolah dasar. Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.