Perkembangan Moral Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Wonogiri Berdasarkan Teori Kohlberg

Yoni Ernawanto, Murfiah Dewi Wulandari

Abstract


Perkembangan moral telah dipelajari dari berbagai perspektif psikologis, termasuk teori belajar Kohlberg yang mengidentifikasi beberapa masalah filosofis mendasar yang mendasari studi perkembangan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan moral siswa kelas VI SDN 1 Wonogiri menurut Teori Kohlberg. Perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh aktivitas sosial orang-orang terdekat anak, termasuk keluarga dan lingkungan tempat anak tinggal (Inawati, 2017). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Subjek penelitian yaitu siswa Kelas VI. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Wonogiri Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Observasi dilakukan untuk mengamati perkembangan moral siswa kelas VI SDN 1 Wonogiri berdasarkan Teori Kohlberg. Wawancara dilakukan kepada guru dan siswa untuk menggali perkembangan moral siswa kelas VI SDN 1 Wonogiri berdasarkan Teori Kohlberg. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data interaktif yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sesuai analisis yang dilakukan  menurut Kohlberg tentang perkembangan moral,  Siswa kelas VI SDN 1 Wonogiri sebagian besar masuk pada tahap pra konvensional ketaatan dan hukuman. Hasil penelitian ini digunakan sebagai  sumber masukan dan bahan refleksi bagi sekolah  tentang perkembangan moral siswa kelas VI  dan sebagai bahan evaluasi diri untuk memberikan kontribusi dalam memahami perkembangan moral peserta didik.

Kata Kunci: perkembangan moral, siswa kelas VI, teori Kohlberg

Full Text:

PDF

References


Amrah. (2013). Perkembangan moral anak sekolah dasar. Jurnal Publikasi Pendidikan, 3 (1), 20-25.

Arthur, J. (2003). Education with character. RoutledgeFalmer.

Ceyhan, B. & Sahin, N. (2014). Are pre-service science teachers’ ethical views on genetic issues affected by their moral values? Procedia - Social and Behavioral Sciences 186, 137 – 142.

Dabbagh, N. and Ritland, B. B. (2005). Online learning, concepts, strategies and application.

Pearson

Duska, R. & Mariellen,W. (1984). Perkembangan moral: Perkenalan dengan Piaget dan Kohlberg. Terjemahan: Dwija Atmaka. Yayasan Kanisius.

Gholamia, A., Malekib & H, Rizic, C.E. (2011). Studying the effectiveness degree of active teaching methods on religious and moral education of students at fifth grade of primary school in Shiraz from teachers' point of view. Procedia Social and Behavioral Sciences 15, 2132 – 2136.

Hasanah, E. (2019). Perkembangan moral siswa sekolah dasar berdasarkan teori Kohlberg. JIPSINDO, 6(2), 131-145.

Inawati, A. (2017). Strategi pengembangan moral dan nilai agama untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 3(1), 51–64.

Khaironi, M. (2018). Perkembangan anak usia dini. Jurnal Golden Age Hamzanwadi University, 3(1), 1-12.

Kohlberg, L., & Hersh, R.H. (1977). Moral development: A review of the theory. Theory into Practice, 16(2), 53-59.

Latifah, U. (2017). Aspek perkembangan pada anak sekolah dasar: Masalah dan perkembangannya. Academica: Journal of Multidisciplinary Studies, 1(2), 185-196.

Miles & Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif. Universitas Indonesia.

Monks, F. J., Knoers, A. M. P., Haditono, S.R. (2001). Psikologi perkembangan: Pengantar dalam berbagai bagiannya. Gadjah Mada University Press.

Mudyahardjo, R. (2006). Pengantar pendidikan. PT Raja Grafindo Persada.

Naito, T. (2013). Moral development. The Encyclopedia of CrossCultural Psychology, 891– 897. https://doi:10.1002/9781118339893.wbeccp367

Papalia, D., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2009). Human development (edisi ke 10 Buku 2). Salemba.

Petrova, E., & Gjorgjieva. (2010). Democratic society and moral education. Procedia Social and Behavioral Sciences 2, 5635–5640.

Rose, J. D. (2012). Developmental of moral reasoning at a higher education institution in Nigeria. Emerging Leadership Journeys, 5 (1), 81-101.

Saidah, N.K., Fajriyah, K., & Cahyadi, F. (2019). Studi kasus perilaku menyimpang siswa di SD Negeri Gayamsari 01. Indonesian Journal Of Educational Research and Review, 2 (2), 117-124.

Santrock, J.W. (2008). Children (10th ed.). McGraw-Hill.

Santrock, J.W. (2009). Educational psychology. Salemba Humanika.

Setiono, K. (2009). Psikologi perkembangan: Kajian teori Piaget, Selman, Kohlberg dan aplikasi riset. Widya Padjajaran.

Sungur, S. & Tekkaya, C. (2006). Effects of problem based learning and traditional instruction on self - regulated learning. The Journal of Educational Research, 99(5), 307-317. https://doi.org/10.3200/JOER.99.5.307-320

Suparno, S. (2020). Konsep penguatan nilai moral anak menurut Kohlberg. ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal, 1(2), 58-67.

Taylor, P. (1989). Problems of moral philosophy. Dickinson Publishing Company, Inc. California.

Wiyani, N.A.W. (2013). Membumikan Pendidikan Karakter di SD. Ar-Ruzz Media.

Zadanbeha, M.K., & Zakerian, M. (2011). A comparison of moral competence between Iranian male and female elementary students. Procedia - Social and Behavioral Sciences 30, 48 – 52.

Zimmerman, B.J., & Martinez‐Pons, M. (2001). Students differences in self regulated learning: Relating grade, sex, and giftedness to self efficacy and strategy use. Journal of Educational Psychology, 82 (1), 51‐59.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.