Asesmen Potensi Kognitif Anak TKI Berdasarkan McCharthy Scales Of Children’s Abilities (MSCA) di Masa Pandemi Covid-19
Abstract
Jumlah TKI Indonesia pada tahun 2019 mencapai 21.560 orang. Banyak di antara mereka yang bekerja secara ilegal tanpa melewati prosedur yang sesuai. Lokasi penempatan TKI terbanyak adalah Taiwan, Malaysia, dan Hongkong. Malaysia sebagai negara tetangga Indonesia seringkali mengadakan razia dan memulangkan TKI yang bermasalah ataupun ilegal. Salah satu permasalahan yang dihadapi TKI ilegal di negara tempat mereka bekerja adalah terkait anak. Banyak di antara TKI tersebut memiliki anak di negara tempat mereka bekerja, dan tidak semua terlahir melalui ikatan pernikahan yang sah. Bayi-bayi ini tidak bisa mendapatkan dokumen yang legal, sehingga status mereka tidak jelas. Mereka pun ilegal untuk mendapatkan pendidikan. Akhirnya anak-anak ini luput dari perhatian pemerintah. Beberapa orang akhirnya membuka sanggar-sanggar belajar untuk membantu anak-anak tanpa dokumen ini. Pembelajaran yang diberikan pun pembelajaran dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung. Padahal seiring berjalanya waktu, mereka membutuhkan pembelajaran yang lebih kompleks. Mereka butuh untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Terkait peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak, perlu dilakukan pemetaan karakteristik kognitif anak akan memberikan gambaran kemampuan dasar atau modal kognitif anak. Nantinya gambaran ini bisa dijadikan acuan dalam memberikan layanan yang tepat dan sesuai. Pada tahun 1972, McCharthy membuat instrumen untuk memetakan karakteristik kognitif anak yang disebut McCharthy Scales of Children’s Abilities (MSCA) yang diterbitkan pada tahun 1972. Skala ini banyak digunakan oleh peneliti karena dianggap komprehensif, selain bisa memetakan karakteristik kognitif, bisa juga digunakan untuk screening dan pengambilan keputusan diagnosa anak berkebutuhan khusus. Asesmen yang dilakukan terhadap anak TKI di Kuala Lumpur Malaysia menghadapi hambatan karena adanya pandemi. Hal ini membuat asesmen hanya dapat dilakukan kepada 5 orang subyek yang berusia antara 5-7 tahun. Berdasarkan hasil asesmen tersebut diketahui bahwa rata-rata Kemampuan Kognitif Umum subyek berada pada Tahap Moderate atau Menengah, dengan GCI : 94,1. Hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya anak-anak ini memiliki potensi yang baik yang perlu untuk dikembangkan agar mereka dapat berkembang lebih optimal sesuai dengan kemampuannya. Peran sanggar bimbingan dan juga orang tua sangat besar dalam memaksimalkan potensi anak-anak ini sehingga mereka memiliki masa depan yang lebih baik.
Kata Kunci : TKI, MSCA, asesmen, kognitif
Full Text:
PDFReferences
Berk, Laura E. (2013). Child Development (9th edition). Boston: MA Pearson
BNP2TKI. (2019) .Data Penempatan dan Perlindungan PMI. Jakarta: BNP2TKI
Goh, D. S., & Youngquist, J. (1979). A comparison of the McCarthy Scales of Children's Abilities and the WISC-R. Journal of Learning Disabilities, 12(5), 344–348.
McCharthy, D. (1972). A Manual for the McCarthy Scales of Children's Abilities. New York: Psychology Corporation
Shamsudin, S.B., Hashim, Z., Hashim, J., Rohani, A. (1997). Validity of McCarthy Scale of Children Ability (MSCA) As Instrument to Measuring Intelligent Quotient of Young Children in Malaysia. Kuala Lumpur: Buletin Kesihatan Masyarakat, 1(1).
Refbacks
- There are currently no refbacks.