Pengungkapan Diri pada Pengguna Akun Alter Twitter Dewasa Awal di Kota Malang

Nabilah Maghfirah Maulani, Aji Bagus Priyambodo

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengungkap lebih lanjut bentuk pengungkapan diri dan informasi seperti apa saja yang diungkapkan oleh pengguna akun alter, termasuk kesadaran terkait norma dalam berperilaku di media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model penelitian studi kasus, dalam hal ini kasus kelompok. Partisipan pada penelitian ini adalah 5 orang yang berada di rentang usia dewasa awal, 1 perempuan dan 4 laki-laki yang aktif dalam menggunakan akun alter di Twitter. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik dan validasi data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan diri pada pengguna akun alter secara keseluruhan terbatas. Kebanyakan pengguna akun alter menghindari informasi yang dapat menjelaskan identitas dirinya secara gamblang, namun memiliki kesadaran norma dan berani menyampaikan informasi atau nilai tertentu yang bersifat argumentatif. Saran bagi para pengguna akun alter, baiknya dengan kesadaran norma yang dimiliki, pengguna akun alter tetap patuh dan mengekspresikan sesuatu di media sosial dengan berpegang pada norma dan kebutuhan yang dimiliki.

Kata Kunci: akun alter twitter, pengungkapan diri, dewasa awal

Full Text:

PDF

References


Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. 2016. Buletin APJII. Jakarta: APJII.

Amnesty International. 2018. Toxic Twitter: A Toxic Place For Women. https://www.amnesty.org/en/latest/research/2018/03/online-violence-against-women-kchapter-1/. Diakses pada tanggal 14 Desember 2020.

Chawki, M. 2004. Computer Crime Research Centre, “The Digital Evidence in The Information Era. http://www.crime-research.org/articles/chawki1. Diakses pada tanggal 10 Juni 2020.

Dayakisni, T & Hudaniah. 2009. Psikologi Sosial. Malang: UMM Press.

DeVito, A. J. 2011. Komunikasi Antar Manusia: Edisi Kelima. Penerjemah: Agus Maulana. Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group.

Gainau, M. B. 2009. Keterbukaan Diri (Self Disclosure) Siswa Dalam Perspektif Budaya dan Implikasinya Bagi Konseling. Jurnal Ilmiah Universitas Katolik Widya Mandala Madiun. 33 (1).

Hasfi, N., dkk. 2017. Anonimitas di Media Sosial: Sarana Kebebasan Berekspresi Atau Patologi Demokrasi?. Jurnal Ilmu Komunikasi, 15 (1).

Hanurawan, F. 2016. Metode Penelitian Kualitatif untuk Ilmu Psikologi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Herdiansyah, H. 2015. Wawancara, Observasi, dan Focus Groups Sebagai Instrumen Penggalian Data Kualitatif. Depok: PT. Rajadrafindo Persada.

Hootsuite and We Are Social. 2018. Digital in 2018: Essential Insights Into Internet, Social Media, Mobile, and E-Commerce Use Around The World. Diakses pada tanggal 25 Juni 2020 dari https://wearesocial.com/blog/2018/01/global-digital-report-2018.

Hurlock, E. B. 2014. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan Edisi 5. Jakarta: Gramedia.

Igbaria, M. 1999. The Driving Forces in The Virtual Society. Jurnal Communication of the Acm. 42 (12), 64-70.

Katadata. 2019. Indonesia Peringkat Kelima Dunia dalam Jumlah Pengguna Internet.(Online), (https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/09/11/indonesia-peringkat-kelima-dunia-dalam-jumlah-pengguna-internet) Diakses 25 Maret 2020.

Kominfo. 2020. Pengguna Internet di Indonesia 63 Juta Orang. (Online) (https://Kominfo.Go.Id/Index.Php/Content/Detail/3415/Kominfo+%3a+Pengguna+Internet+Di+Indonesia+63+Juta+Orang/0/Berita_Satker), Diakses 23 Mei 2020.

Leiner, B. M., dkk. 2009. A Brief History of the Internet. Jurnal ACM SIGCOMM Computer Communication. 39 (5). 22-29.

Mahpur, M. 2017. Memantapkan Analisis Data Kualitatif Melalui Tahapan Koding. Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Malang.

Maulani, N. M. 2020. Studi Awal: Wawancara dan Observasi terkait Akun Alter Twitter.

Pratiwi, R. D. Hiperrealitas Akun Alter dan Roleplayer di Media Sosial. (Online), (https://penakota.id/camilan/130/hiperrealitas-akun-alter-dan-roleplayer-di-media-sosial). Diakses 12 Maret 2020.

Santrock, J.W. 2002. Life Span Development (Perkembangan Masa Hidup) Jilid 2. Edisi 6. Penerjemah: Chusairi dan Damanik. Jakarta: Erlangga

Santrock, J.W. 2011. Life Span Development (Perkembangan Masa Hidup) Jilid 2. Edisi 13. Penerjemah: Chusairi dan Damanik. Jakarta: Erlangga.

Sarwono, Sarlito W & Meinarno, Eko A. 2015. Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba. Humanika.

Tjongjono, B, dkk. 2019. Perundungan-siber (Cyberbullying) serta Masalah Emosi dan Perilaku pada Pelajar Usia 12-15 Tahun di Jakarta Pusat. Sari Pediatri. 20 (6).

Wicaksono, A. & Irwansyah. 2017. Fenomena Deindividuasi dalam Akun Anonim Berita Gosip Selebriti di Media Sosial Instagram. Profetik Jurnal Komunikasi. 10 (2).

Wrightsman, S. & Dane Deaux. 1993. Social Psychology in the 90's. (2nd). California: Wadsworth Publishing Company, Inc.

Van Dijk, J. A. 1997. The Reality Of Virtual Community: Trends In Communication.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.