Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka Belajar di SDN 1 Ngawonggo Kecamatan Tajinan

Roudhotun Nadhifah

Abstract


Abstract: Implementation is an attempt to narrow the gap between the implemented practices and the
proposed innovation practices. A curriculum delivery system is made up of interrelated parts that
work together. A qualitative descriptive research methodology was used to analyze data based on
insights from observations and interviews. The aim of the 2013 curriculum is to foster a golden
generation of the Indonesian nation through a system that encourages students' effective
participation in the teaching and learning process. It consists of various science-based educational
subjects and programs offered by the institution. In implementing the 2013 curriculum, it pays
greater attention to three areas, namely forming students who have high morals (affective), skilled
(psychomotor), and sustainable insight (cognitive). Thus, it is expected that students will be more
inventive, creative, and productive. The 2013 curriculum aims to produce a superior society in terms
of knowledge and technology. Freedom to learn can be interpreted as freedom to think, work
independently, respect change, or adapt. The Merdeka Learning Curriculum seeks to foster a pleasant
learning atmosphere. The aim is to create a positive environment for teachers, students, and parents.


Keywords: implementation; 2013 curriculum; Merdeka Belajar curriculum


Abstrak: Implementasi adalah upaya untuk mempersempit kesenjangan antara praktik yang diterapkan dan
praktik inovasi yang diusulkan. Sebuah sistem penyampaian kurikulum terdiri dari bagian-bagian
yang saling berhubungan yang bekerja sama. Metodologi penelitian deskriptif kualitatif digunakan
untuk menganalisis data berdasarkan wawasan dari observasi dan wawancara. Tujuan kurikulum
2013 adalah membina generasi emas bangsa Indonesia melalui sistem yang mendorong partisipasi
efektif siswa dalam proses belajar mengajar. Ini terdiri dari berbagai mata pelajaran dan program
pendidikan berbasis sains yang ditawarkan oleh institusi. Dalam pelaksanaan kurikulum 2013
memberikan perhatian lebih besar pada tiga bidang yakni membentuk peserta didik yang bermoral
tinggi (afektif), terampil (psikomotorik), dan berwawasan berkelanjutan (kognitif). Dengan
demikian, diharapkan siswa akan lebih inventif, kreatif, dan produktif. Kurikulum 2013 bertujuan
untuk menghasilkan masyarakat yang unggul dalam hal pengetahuan dan teknologi. Merdeka Belajar
dapat diartikan sebagai kebebasan berpikir, bekerja mandiri, menghargai perubahan, atau
menyesuaikan diri. Kurikulum Belajar Merdeka berupaya menumbuhkan suasana belajar yang
menyenangkan. Tujuannya untuk menciptakan lingkungan yang positif bagi guru, siswa, dan orang
tua.


Kata kunci: Implementasi; Kurikulum 2013; Kurikulum Merdeka Belajar


Full Text:

PDF

References


Afghani, D. R. (2020). KREATIVITAS PEMBELAJARAN DARING UNTUK PELAJAR SEKOLAH MENENGAH

DALAM PANDEMI COVID-19. 70–75.

Amini, R., & Fitria, Y. (2019). The development of performance assessment based on integrated model on static

electrical in elementry school. Journal of Physics: Conference Series, 1317(1).

https://doi.org/10.1088/1742-6596/1317/1/012167

Angga, A., Suryana, C., Nurwahidah, I., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Komparasi Implementasi

Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Garut. Jurnal Basicedu, 6(4),

–5889. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3149

Daga, A. T. (2021). Makna Merdeka Belajar dan Penguatan Peran Guru di Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP

UNMA, 7(3), 1075–1090. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1279

Dinn, W. (2014). Manajemen Kurikulum. PT. Remaja Rosdakarya.

Kazumaretha, T., Arisanti, Y., & Fitria, Y. (2020). Universitas Negeri Padang 184 IMPLEMENTASI KOMPETENSI

PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR. SEJ (School Education

Journal, 10(2).

Maladerita, W., Septiana, V. W., Gistituati, N., & Betri, A. (2021). Peran Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013

di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4771–4776.

https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1507

MARDIANA, M., & Waridah, W. (2022). Pemahaman Guru Sekolah Dasar Terhadap Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran Merdeka Belajar Di Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Bestari: Jurnal Pendidikan Dan

Kebudayaan, 3(2), 72–86. https://doi.org/10.46368/bjpd.v3i2.916

Marisa, M. (2021). Inovasi Kurikulum “Merdeka Belajar” di Era Society 5.0. Santhet: (Jurnal Sejarah,

Pendidiikan Dan Humaniora), 5(1), 72. https://doi.org/10.36526/js.v3i2.e-ISSN

Munandar, A. (2018). Pengantar Kurikulum. PENERBIT DEEPUBLISH (CV BUDI UTAMA).

Nasution, S. W. (2021). PROSIDING PENDIDIKAN DASAR URL:

https://journal.mahesacenter.org/index.php/ppd/index Assesment Kurikulum Merdeka Belajar Di

Sekolah Dasar. Prosding Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 1(1), 135–142.

https://doi.org/10.34007/ppd.v1i1.181

Rusmawan, A. D. S. K. dan. (2013). the Constraints of Elementary School Teachers. Jurnal Cakrawala

Pendidikan, no 3, 457–467.

Saleh, M. (2020). Merdeka Belajar di Tengah Pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional Hardiknas, 1, 51–

Santosa, M. H. (2017). Learning approaches of Indonesian EFL Gen Z students in a Flipped Learning context.

Journal on English as a Foreign Language, 7(2), 183. https://doi.org/10.23971/jefl.v7i2.689

Sherly, Dharma, E., & Sihombing, B. H. (2020). Merdeka Belajar di Era Pendidikan 4.0. Merdeka Belajar: Kajian

Literatur, 184–187.

Shofia Hattarina, Nurul Saila, Adenta Faradila, Dita Refani Putri, & RR.Ghina Ayu Putri. (2022). Implementasi

Kurikulum Merdeka Belajar Di Lembaga Pendidikan. Seminar Nasional Sosial Sains, Pendidikan,

Humaniora (SENASSDRA), 1, 181–192. http://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SENASSDRA

Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) nomor 20

Tahun 2013.

Valen & Satria, T. G. (2021). Jurnal basicedu. Jurnal Basicedu, 5(4), 2199–2208.

Widaningsih, R. S. (2014). Manajemen dalam implementasi kurikulum di sekolah. Jurnal Ilman, 1(2), 160–172.

https://journals.synthesispublication.org/index.php/Ilman/article/view/63

Yusuf, W. F. (2018). Implementasi Kurikulum 2013 (K-13) Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

Sekolah Dasar (SD). Al-Murabbi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 263–278. https://s.id/10hkf.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This proceeding series is indexed by:

ipiii.pnggoogle.png

ISSN: 2987-2448