Analisis Kesediaan Guru Penggerak Terhadap Penerapan Kurikulum 2013 Dengan Karakter Siswa Yang Beragam

Rizka Febry Lestari

Abstract


Abstract: The discussion intention of describing the willingness of the driving force teacher to implement the 2013 curriculum with various student characters. the form of research applied in this discussion is to practice qualitative research. The subjects in this study involved teachers, principals, and 3rd grade students at SD Negeri Sumbersari 1, as well as the role of the students' parents. Data collection was carried out through interviews, observation, and direct documentation. The research results show that: 1) Teachers are less tenacious in teaching learning in class, so that class conditions are not conducive 2) Teachers have not used effective and efficient learning methods by applying learning media that attract attention and make it easier for students to understand the 2013 curriculum learning, 3 ) The lack of optimizing the role of school principals in the implementation of the 2013 curriculum, and (4) The lack of participation of a teacher in training and socialization held by a government or educational institution regarding learning the 2013 curriculum, and 5) The lack of encouragement or motivation of parents in supporting the spirit of learning students at school.


Keywords: The willingness of driving teachers; Curriculum 2013; Study method; Student Character


Abstrak: Pembahasan kali ini memiliki maksud untuk mendeskripsikan kesediaan guru penggerak terhadap implementasi kurikulum 2013 dengan karakter siswa yang beragam. bentuk penelitian yang diterapkan dalam pembahasan kali ini adalah dengan mempraktikkan penelitian kualitatif. Subjek pada penelitian ini melibatkan Guru, Kepala Sekolah, dan Peserta Didik kelas 3 SD Negeri Sumbersari 1, serta peran orang tua peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi langsung. Hasil Penelitian menunjukkan bahwasanya: 1) Kurang uletnya guru dalam mengajar pembelajaran di kelas, sehingga kondisi kelas tidak kondusif 2) Guru belum menggunakan metode pembelajaran yang efektif dan efisien dengan menerapkan media pembelajaran yang menarik perhatian dan memudahkan peserta didik dalam memahami pembelajaran kurikulum 2013, 3) Kurangnya pengoptimalan peran kepala sekolah terhadap implementasi kurikulum 2013, dan (4) Kurangnya keikutsertaan seorang guru dalam pelatihan maupun sosialisasi yang diadakan oleh suatu pemerintah maaupun instansi lembaga pendidikan mengenai pembelajaran kurikulum 2013, serta 5) Minimnya dorongan atau motivasi orang tua dalam mendukung semangat belajar peserta didik di sekolah. Dengan begitu, siswa tidak bisa
mengikuti pembelajaran di kelas dengan baik karena hal tersebut didasari dengan minimnya pengetahuan mereka tentang tujuan sekolah yang sebenarnya.


Kata kunci: Kesediaan guru penggerak; Kurikulum 2013; Metode belajar; Karakter Siswa


Full Text:

PDF

References


Ardiawan, I. K. N. 2020. Studi Peningkatan Kesiapan Guru Paud Terhadap Implementasi Kurikulum 2013

(Meta–Analisis). Widya Kumara Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 33–39.

Arwen, D. 2021. Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Submit. Paper

Knowledge . Toward a Media History of Documents, 3(2), 6.

Aziz, A. A., & Rohim, A. A. 2020. The Role Of Education In Developing Quality Human Resources: A Literature.

Journal Of Academic Research In Business and Social Sciences, 10(6), 39–50.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2019. Permendikbud No. 22 Tahun 2019 tentang Standar Proses

Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dewey, J. 1916. Democracy and Education 1916. Jo Ann Boydston (Ed.). The Middle Works of John Dewey, 9,

–1924. http://www.stephenhicks.org/wp-content/uploads/2011/09/dewey_john-poe.pdf

Djamaluddin, A. 2014. Filsafat Pendidikan (Educational Phylosophy). Istiqra’, 1(2), 129–136.

Harahap, N. 2020. Penelitian Kualitatif. 21(1), 1–9. http://journal.um-

surabaya.ac.id/index.php/JKM/article/view/2203

Jumrawarsi, J., & Suhaili, N. 2021. Peran Seorang Guru Dalam Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Kondusif.

Ensiklopedia Education Review, 2(3), 50–54. https://doi.org/10.33559/eer.v2i3.628

Moleong, L. J. (2020). A. Pendekatan dan Jenis Penelitian. Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Malang,

Muklis. 2012. Pembelajaran Tematik Pembelajaran TematMohamad Muklis STAIN Samarinda. Fenomena,

IV(14), 66.

Pohan, S. A., & Dafit, F. 2021. Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar.Jurnal Basicedu,5

(3),1191-1197.https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.898.

Presiden Republik Indonesia. 2003. UU Republik Indonesia Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pusdiklat

Perpusnas, 18(1), 6.

Reffiane, F., & Saputra, H. J. 2014. Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Bagi Guru SD di Kota Semarang. EDimas:

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 5-9.

Setiawan, A. R. 2019. Pembelajaran Tematik Berorientasi Literasi Saintifik. Jurnal Basicedu, 4(1), 51–69.

https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i1.298

Sisdiana, E. 2019. Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013. Kementerian Pendidikan Dan

Kebudayaan, 2013(Mi), 1–23.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif. ALFABETA.

Yulianti, S. D., Djatmika, E. T., & Susanto, A. 2016. Pendidikan Karakter Kerja Sama Dalam Pembelajaran Siswa

.

Sekolah Dasar Pada Kurikulum 2013. Jurnal Teori dan Praktis Pembelajaran IPS,1(1),3338.https://doi.org/10.17977/um022vlil2016p033


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This proceeding series is indexed by:

ipiii.pnggoogle.png

ISSN: 2987-2448