Persepsi Mahasiswa Akuntansi Non Muslim terhadap Mata Kuliah Akuntansi Syariah (Studi Kasus pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang)

Vivi Andriani, Yolla Firnanda, Rizka Sari, Tanty Yoviana Hari Wardhani

Abstract


Akuntansi syariah telah mengalami perkembangan yang bermula dari sektor perbankan hingga pada sektor lain seperti sektor pegadaian, asuransi, pasar modal dan lain sebagainya. Perkembangan ini menuntut adanya akuntansi syariah dalam sektor pendidikan berupa mata kuliah yang diharapkan dapat mempelajari dan mengembangkan akuntansi syariah kedepannya. Pada dasarnya akuntansi syariah mempelajari mengenai pencatatan akuntansi berdasarkan prinsip syariat Islam. Tak heran yang menempuh mata kuliah ini didominasi oleh mahasiswa muslim. Padahal mata kuliah ini bersifat universal karena mempelajari tentang bidang keilmuan dimana semua mahasiswa dapat menempuhnya, baik mahasiswa muslim maupun non muslim. Namun pada kenyataanya, hanya ada sebagian kecil mahasiswa non muslim yang menempuh mata kuliah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa non muslim terhadap mata kuliah Akuntansi Syariah di Jurusan Akuntansi Universitas Negeri Malang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa akuntansi non muslim telah mengetahui tentang akuntansi syariah. Persepsi sebagian narasumber mengenai mata kuliah akuntansi syariah adalah mereka mengaku tidak tertarik mengikuti mata kuliah ini karena menganggap mata kuliah akuntansi syariah hanya diperuntukkan untuk mahasiswa muslim, dan hal tersebut tentu saja berbeda dengan ajaran yang dianut. Namun, sebagian lainnya mengaku tertarik karena akuntansi syariah merupakan ilmu yang universal.

Full Text:

PDF

References


Alhogbi, B. G. (2017). Akuntansi Syariah Meletkkan Nilai-Nilai Syariah Islam dalam Ilmu Akuntansi. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9). http://www.elsevier.com/locate/scp

Chrisna, H. (2019). Analisis Perbedaan Pemahaman terhadap Akuntansi Syariah pada Mahasiswa Muslim dan Non Muslim ( Studi Kasus pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Pembangunan Pancabudi ). 637–649.

Chrisna, H., & Hernawaty. (2018). Persepsi Mahasiswa Akuntansi Non Muslim Terhadap Mata Kuliah Akuntansi Syariah (Studi Kasus Pada Prodi Akuntansi Fakultas Sosial Sains UNPAB). Jurnal Akuntansi Bisnis & Publik, 9(1), 121–131.

Jayanti, F., & Arista, N. T. (2019). Persepsi Mahasiswa Terhadap Pelayanan Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura. Competence : Journal of Management Studies, 12(2), 205–223. https://doi.org/10.21107/kompetensi.v12i2.4958

Meutia, I., Isnaini, P., & Yuniarti, E. (2018). Mengapa Akuntansi Syariah? Studi Interpretif terhadap Preferensi Mahasiswa. Jurnal Dinamika Akuntansi Dan Bisnis, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.24815/jdab.v5i1.8165

Mulyani, S. (2011). (Studi Empiris pada Mahasiswa Akuntansi di Karesidenan Pati). 29–46. Rahardjo, M. (2017). Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif: Konsep Dan Prosedurnya. 11(1), 92–105.

Rahardjo, S., & Gudnanto. (2011). Pemahaman Individu Teknik Nontes. 2011, 94. https://www.google.co.id/books/edition/Pemahaman_Individu_Teknik_Nontes/GhZNDwAA QBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=pengertian+kuesioner&pg=PA94&printsec=frontcover

Siswoyo. (2007). Persepsi Tentang Perayaaan Pengucapan Syukur Minahasa (Studi Komunikasi Antar Budaya Pada Mahasiswa Luar Sulawesi Utara di Fispol UNSRAT). VI(1), 4.

Sri Nurhayati, W. (2019). Akuntasi Syariah di Indonesia. 1–7.

Triyuwono, E. (2006). Penilaian Kinerja Fisik (Materi) Koperasi Syari’Ah Menurut Perspektif Shari’Ate Enterprise Theory Dengan Nilai Tambah Syari’Ah Dan Zakat Sebagai Indikator. Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan, 1(3), 3. https://doi.org/10.17509/jrak.v1i3.6701.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.