Analisis Fraud Diamond Theory pada Kasus Korupsi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)

Azmi Hani Kamila, Ferdelito de Jesus Pinto, Haga Nalendra Dewantoro, Zhafira Aulia Ramadhani Arsy Putri

Abstract


Penelitian ini menganalisis kasus korupsi di PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan menggunakan pendekatan fraud diamond theory yang meliputi elemen tekanan, peluang, rasionalisasi, dan kemampuan. PT ASDP adalah perusahaan milik negara yang berperan penting dalam sektor transportasi Indonesia, namun pada tahun 2019-2022, perusahaan ini terjerat dalam dugaan korupsi saat mengakuisisi PT Jembatan Nusantara. Kerugian negara dari kasus ini diperkirakan mencapai Rp1,27 triliun. Tekanan dari target operasional dan finansial, khususnya terkait ekspansi armada, mendorong individu dalam manajemen untuk mengambil jalan pintas yang tidak etis. Kelemahan pengendalian internal memberi peluang bagi tindakan curang, sementara rasionalisasi tindakan oleh pelaku didukung oleh budaya organisasi yang permisif terhadap penyimpangan. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan analisis studi kasus, menggabungkan data primer dari wawancara dan data sekunder dari dokumen internal serta laporan KPK. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya memperkuat sistem pengawasan, tata kelola perusahaan, dan budaya etika dalam organisasi, terutama di perusahaan milik negara, untuk mencegah fraud di masa mendatang.

Full Text:

PDF

References


Wolfe, D. T., & Hermanson, D. R. (2004). The Fraud Diamond: Considering the Four Elements of Fraud. 74, 38-42. https://doi.org/10.1016/S1361

ACFE. (2016). Association of Certified Fraud Examiners

Simanjuntak, S. B. H. (2014). FAKTOR KEADILAN KOMPENSASI, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, DAN ETIKA ORGANISASI PEMERINTAH. 199- 227.

Al Thifanny, Tsania, Indra Cahya Kusuma, and Joko Marsudi. "Pengaruh Fraud Diamond dalam Mendeteksi Potensi Kecurangan Laporan Keuangan pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2022." Jurnal Pendidikan Tambusai 7.3 (2023): 24361-24370.

Putri, A. (2012). Kajian: Fraud (Kecurangan) Laporan Keuangan. JRAK: Jurnal Riset Akuntansi Dan Komputerisasi Akuntansi, 3(1), 13–22. https://doi.org/10.33558/jrak.v3i1.142

Dr. Vladimir, V. F. (2011). Definisi Korupsi. Gastronomía Ecuatoriana y Turismo Local., 1(69), 5–24. https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3925/3/104211009_Bab2.pdf

Narew, I., Zuhroh, D., & Harmono, H. (2021). ANALISIS DIAMOND FRAUD THEORY DALAM MENDETEKSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN Studi Kasus Pada Industri Keuangan Dan Industri Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi Trisakti, 8(2), 317–342. https://doi.org/10.25105/jat.v8i2.10129

Susanti, E. Y., & Budiwitjaksono, G. S. (2019). Fraud Diamond Theory Dan Kualitas Pengelolaan Keuangan Dengan Moderasi Sistem Pengendalian Internal. Behavioral Accounting Journal, 2(2), 207–223. https://doi.org/10.33005/baj.v2i2.51

Romadhan, R. C. (2021). Kedudukan Hukum Badan Usaha Milik Negara Sebagai Anak Perusahaan Dalam Perusahaan Holding Induk. Media Iuris, 4(1), 73. https://doi.org/10.20473/mi.v4i1.23669

Solihin, Muhamad Ferry Iqbal, R. R. (2019). Perumusan Strategi Jasa Angkutan Penyeberangan Pt. Asdp Indonesia Ferry Lintas Bakauheni–Merak. Jurnal Manajemen Bisnis …, 5(2), 161–172. http://library.itltrisakti.ac.id/jurnal/index.php/JMBTL/article/view/202

tirto.id. (2024). Kasus Korupsi PT ASDP Diperkirakan Rugikan Negara Rp1,27 Triliun. Tirto.Id. https://tirto.id/kasus-korupsi-pt-asdp-diperkirakan-rugikan-negara-rp127-triliung2oA?form=MG0AV3


Refbacks

  • There are currently no refbacks.