Peran Skeptisisme Profesional Auditor Eksternal dalam Mendeteksi Fraud

Kayla Aurinindya Herdianto, Jasmine Vania Nur Azizah, Lintang Galuh Setyaning, Marsha Adelia Yolina

Abstract


Auditor memiliki sikap skeptisisme profesional yang digunakan untuk memastikan bahwa laporan keuangan disajikan tanpa ada fraud. Seiring waktu, kasus terkait kecurangan semakin meningkat selaras dengan menurunnya sikap skeptisisme pada auditor khususnya auditor eksternal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner terbuka. Responden dalam penelitian ini relatif sedikit karena survey kuisioner dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sikap skeptisisme profesional merupakan kunci untuk mendeteksi kecurangan dalam proses audit. Meskipun ada berbagai kendala yang dihadapi, penting bagi auditor untuk terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka, serta menerapkan pendekatan yang sistematis dalam menjalankan audit.

Full Text:

PDF

References


ACFE Indonesia Chapter. (2020, Mei 1). Survei Fraud Indonesia 2019. ACFE Indonesia. Retrieved Oktober 5, 2024, from https://acfe-indonesia.or.id/wp-content/uploads/2021/02/SURVEI-FRAUD-INDONESIA-2019.pdf

Angelina, C., & Christian, N. (2022). Analisis Teori Fraud Pentagon S.C.O.R.E. Method Dalam Mendeteksi Fraud Pada Laporan Keuangan Perusahaan. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4((3)), 1423-1432. https://journal.ikopin.ac.id/index.php/fairvalue/article/view/1173

Cressey, D. R. (1953). Other People's Money: A Study in the Social Psychology of Embezzlement. Free Press.

Hurtt, R. K. (2010). Development of a Scale to Measure Professional Skepticism. Auditing: A Journal of Practice & Theory, 29((1)), 149-171. https://doi.org/10.2308/aud.2010.29.1.149

Indriyani, S., & Hakim, L. (2021). Pengaruh Pengalaman Audit, Skeptisme Profesional Dan Time Pressure Terhadap Kemampuan Auditor Mendeteksi Fraud. Jurnal Akuntansi Dan Governance, 1((2)), 113-120. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/JAGo/article/view/8167/0

Mahaganti, C. M. P., Muaja, O. M. T., & Kakauhe, A. C. I. (2022). Pengaruh Pengalaman, Independensi, dan Skeptisisme Profesional Auditor Terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Fraud. Jurnal Innovative, 19((2)), 36-44. https://feb.unikadelasalle.ac.id/ejournal/index.php/innovative/article/view/6

Nelson, M. W. (2009). A Model and Literature Review of Professional Skepticism in Auditing. Auditing A Journal of Practice & Theory, 28((2)), 1-34. https://doi.org/10.2308/aud.2009.28.2.1

Puspasari, N. (2015). Fraud Theory Evolution and Its Relevance to Fraud Prevention in The Village Government in Indonesia. Asia Pacific Fraud Journal, 1((2)), 177-188. https://apfjournal.or.id/index.php/apf/article/view/17

Ridwan, M., Suraida, I., Septiawan, B., & Dewi, E. A. (2021). Skeptisisme Auditor dan Dimensi Fraud Triangle Dalam Mendeteksi Kecurangan. Jurnal Studi Akuntansi Dan Keuangan, 4((1)), 45-72. https://akurasi.unram.ac.id/index.php/akurasi/article/view/78

Subiyanto, B., Digdowiseiso, K., & Mandasari, N. (2022). Pengaruh Pengalaman Kerja, Skeptisme Profesional, dan Tipe Kepribadian Terhadap Kemampuan Auditor dalam Pengungkapan Kecurangan (Fraud). Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4((6)), 2609–2620. https://journal.ikopin.ac.id/index.php/fairvalue/article/view/1152

Wahyuni, W., & Budiwitjaksono, G. S. (2017). Fraud Triangle Sebagai Pendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan. Jurnal Akuntansi, 21((1)), 47–61. https://ecojoin.org/index.php/EJA/article/view/133

Wells, J. T. (2018). International Fraud Handbook. John Wiley & Sons, Incorporated. 10.1002/9781119448709


Refbacks

  • There are currently no refbacks.