Pengaruh Kurikulum yang Berpusat pada Anak terhadap Pembentukan Identitas Dini, Studi Kasus di TK Tiara Madani, Madiun

Sayem Sayem, Sa'dun Akbar, Imron Arifin

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan kurikulum berpusat pada anak terhadap pembentukan identitas dini anak usia dini di TK Tiara Madani Madiun. Identitas dini merujuk pada kesadaran anak terhadap dirinya sendiri, termasuk pemahaman tentang emosi, minat, kekuatan, serta rasa percaya diri dalam berinteraksi sosial. Kurikulum berpusat pada anak menekankan pendekatan yang menghargai keunikan, minat, dan tahapan perkembangan setiap anak melalui kegiatan belajar yang aktif, eksploratif, dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan secara tematik dengan teknik triangulasi untuk
memastikan validitas hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berpusat pada anak memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan identitas dini anak, yang tampak melalui peningkatan rasa percaya diri, kemampuan mengekspresikan pendapat, serta kesadaran diri terhadap peran dan minat pribadi. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator pembelajaran dan keterlibatan aktif orang tua menjadi faktor pendukung utama dalam proses pembentukan identitas tersebut. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya penyusunan dan pelaksanaan kurikulum PAUD yang responsif terhadap kebutuhan individu anak, serta perlunya pelatihan berkelanjutan bagi pendidik untuk menerapkan pendekatan berpusat pada anak secara konsisten dan efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam
penguatan praktik pendidikan inklusif dan personalisasi pembelajaran di jenjang PAUD.

Kata kunci: kurikulum berpusat pada anak, identitas dini, pendidikan anak usia dini.

References


Aswa, H., Ahmadin, A., & Mulyadi, W. (2025). Strategi Guru dalam Menerapkan Konsep

Merdeka Belajar untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun di TK Yaa Karim Kota Bima. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(2), 702–716.

Bantali, A. (2022). Psikologi Perkembangan: Konsep Pengembangan Kreativitas Anak. Jejak

Pustaka.

Gainau, M. B. (2021). Psikologi anak. PT Kanisius.

Kamila, A. (2023). Pentingnya pendidikan agama Islam dan pendidikan moral dalam membina

karakter anak sekolah dasar. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 2(5), 321–338.

Khoiruddin, M. A. (2018). Perkembangan Anak Ditinjau dari Kemampuan Sosial Emosional.

Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 29(2), 425–438.

Purnama, S., Hayati, M., & Indonesia, K. A. R. (2023). Pendekatan pembelajaran di PAUD.

Jakarta Pusat: Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Rifai, M. H., Mamoh, O., Mauk, V., Nahak, K. E. N., Harpriyanti, H., Nahak, M. M. N., Rejeki,

S., Lasi, F., Jaya, D. M., & Abbas, I. (2024). Kurikulum Merdeka (Implementasi dan

Pengaplikasian). Selat Media.

Sa’Diyah, R. (2017). Pentingnya melatih kemandirian anak. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar

Perguruan Tinggi Agama Islam, 16(1), 31–46.

Susanti, N., Apriani, F. Z., Oktavia, W., & Widia, I. (2024). Perencanaan Kurikulum pada

Pendidikan Anak Usia Dini. FUSION, 1(2).

Yulianti, I., Satiyah, S. P. I., Ruswiyati, L., Soleha, S., Husnia, F., Ar, R., Khotimah, K., Nisa, S. C., Lukman, M., & Pd


Refbacks

  • There are currently no refbacks.