Implementasi Pembelajaran Tematik Berbasis Kemaritiman sebagai Literasi Budaya pada Siswa Pesisir

Festy Kartika Siwi, Nurbiana Dhieni, R. Sri Martini Meilanie

Abstract


Literasi budaya merupakan keterampilan esensial yang membantu siswa mengenali dan menghargai kekayaan budaya lokal serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,
khususnya di daerah pesisir. Minimnya pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan serta pemanfaatan potensi kelautan mengakibatkan sumber daya maritim Indonesia belum dimanfaatkan secara optimal. Integrasi konsep kemaritiman dalam pendidikan menjadi krusial, terutama melalui pembelajaran kontekstual bagi siswa pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi pembelajaran tematik berbasis kemaritiman sebagai strategi peningkatan literasi budaya bagi siswa di wilayah pesisir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif dengan desain studi kasus yang dilakukan di salah satu sekolah taman kanak-kanak di Banyuwangi. Pengumpulan data melalui observasi sebagai tahapan awal untuk mengetahui bagaimana pembelajaran yang dilakukan sekolah. Selain itu data diperoleh melalui wawancara dengan guru dan kepala sekolah mengenai pemahaman siswa terhadap literasi budaya kemaritiman, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tematik berbasis kemaritiman efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa
mengenai potensi maritim daerah mereka serta mendorong kesadaran lingkungan dan upaya pelestarian ekosistem laut dan pesisir. Dengan demikian, implementasi pembelajaran tematik berbasis kemaritiman dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan literasi budaya
siswa pesisir, tidak hanya dalam memahami potensi kelautan secara akademik tetapi juga dalam membangun kesadaran terhadap konservasi lingkungan maritim.

Kata Kunci : kemaritiman, literasi budaya, pembelajaran tematik


References


-


Refbacks

  • There are currently no refbacks.