PENDEKATAN SCIENCE, TECHNOLOGY, RELIGIOUS, ENGINEERING, ARTS, AND MATHEMATICS (STREAM) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA LOOSE PARTS

Leli Halimah, Ayu Hopiani, Mirawati Mirawati, Maya Purnama Sari

Abstract


Pendidikan menjadi salah satu hak yang perlu didapatkan oleh anak sebagai upaya untuk mengembangkan seluruh potensi, aspek perkembangan, dan kemampuan yang dibutuhkannya. Namun, pada tahun 2020 telah terjadi bencana pandemi COVID-19 yang membawa dampak besar pada berbagai sektor kehidupan tak terkecuali pada bidang pendidikan. Para guru merasa kesulitan dalam mengembangkan pembelajaran yang kreatif bagi anak, serta merasa bahwa pengintegrasian berbagai aspek perkembangan anak dalam kegiatan pembelajaran masih minim dilakukan. Maka diperlukan adanya pendekatan pembelajaran yang mampu mengatasi hal tersebut. Salah satu pendekatan yang dapat diimplementasikan yaitu STREAM dengan media loose parts. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran terkait pendekatan STREAM dengan media loose parts dalam pembelajaran di PAUD, serta peran guru dalam implementasinya. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data interaktif untuk mendapatkan hasil penelitian yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan STREAM (Science, Technology, Religious, Engineering, Arts, and Mathematics) menjadi sebuah inovasi pendekatan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan keterampilan-keterampilan yang diperlukan oleh anak. Selain itu, dengan adanya media loose parts dapat mendukung terintergrasinya pendekatan STREAM dalam proses belajar anak dan membuat guru menjadi lebih kreatif dalam penyelenggaraan proses belajar. Beberapa peran guru dalam pendekatan STREAM dengan media loose parts yaitu merencanakan dan merancang kegiatan bermain anak; menyediakan alat, bahan, dan media bermain; melakukan pengenalan material loose parts; dan mendampingi anak selama kegiatan bermain.

Kata Kunci: Anak Usia Dini, STREAM, Loose parts.


References


Agustin, M., Puspita, R.D., Nurinten, D., Nafiqoh, H. (2021). Tipikal kendala guru PAUD

dalam mengajar pada masa pandemi COVID-19 dan implikasinya. Jurnal Obsesi:

Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1) 334-335. doi:

https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.598.

Almarzooq, Z. I., Lopes, M., & Kochar, A. (2020). Virtual Learning During the COVID-19

Pandemic. Journal of the American College of Cardiology, 75(20), 2635–2638. doi:

https://doi.org/10.1016/j.jacc.2020.04.015.

Ananda, R. (2017). Implementasi Nilai-nilai Moral dan Agama pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1). 19-31. Doi: https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i1.28.

Arianti. (2018). Peranan Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 12(2). 117-134. doi: http://dx.doi.org/10.30863/didaktika.v12i2.181.

Caldwell, J. (2016). Loose parts. [Online]. Diakses dari: https://fairydustteaching.com/author/jenni-caldwell/page/4/.

Chazan, S. E. (2002). Profiles of play: Assessing and observing structure and process

in play therapy. London: Jessica Kingsley Publishers

Daly, L., and Beloglovsky, M. (2015). Loose parts: Inspiring play in young children. Minnesota, USA: Redleaf Press.

Daly, L., and Beloglovsky, M. (2016). Loose parts 2: Inspiring play with infants and toddlers. Minnesota, USA: Redleaf Press.

Dillon, A. (2018). Finding innovation and imagination in a bag of loose parts. Childhood Education, 94(1), 62-65. doi : https://doi.org/10.1080/00094056.2018.1420369.

Gawron, H.W. (2016). DIY project based learning for math and science. New York:

Routledge Taylor and Francis.

Gordon, A.M and Browne, K. W. (2011). Beginning and beyond: Foundations in ear

childhood education. Australia: Wadsworth Cengage Learning.

Grieshaber, S. & McArdle, F. (2010). The trouble with play. England: Open University Press

Open University Press

Jackman, H. L. (2012). Early education curriculum: A child’s connection to the world. United States of America: Wadsworth, Cengage Learning.

Miles, M., Huberman, A.M., & Saldańa, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). California, US: Sage Publications.

Nipriansyah, dkk. (2021). Increase creativity and imagination children through learning science, technologic, engineering, art, and mathematic with loose parts media. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 77-90. doi : https://doi.org/10.24042/ajipaud.v4i1.8598.

Permendikbud RI nomor 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Putri, S.U. (2019). Pembelajaran Sains untuk Anak Usia Dini. Sumedang: UPI Sumedang Press.

Rahardjo, M. M. (2019). How to use loose-parts in STEAM? Early childhood educators focus group discussion in indonesia. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 13(2), 310 – 326. doi : https://doi.org/10.21009/JPUD.132.08

Septiani, I., & Kasih, D. (2021). Implementasi Metode STEAM terhadap Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Alpha Omega School.

Siantajani, Y. (2020). Loose parts: Material lepasan otentik stimulasi PAUD. Semarang: PT. Sarang Seratus Aksara.

Smith, P.K. (2010). Children and play. United Kingdom: Wiley-Blackwell Publishing.

Trimauliana, I. (2020). Muatan STEAM pada Pembelajaran Anak Usia Dini. [Online]. Diakses dari: https://paudpedia.kemdikbud.go.id/Claman/detail?id=20201127023520.

Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

UNESCO. (2002). Education: from disruption to recovery. [Online]. Diakses dari: https://en.unesco.org/covid19/educationresponse.

Wahyuningsih, S. dkk. (2020). The Utilization of Loose parts Media in STEAM Learning for Early Childhood. Early Childhood Education and Development Journal, 2(2). 1-5. doi: https://doi.org/10.20961/ecedj.v2i2.46326.

Yuliani, W. (2018). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling. Quanta, 2(2). 83-91. doi: https://doi.org/10.22460/q.v2i2p83-91.1641.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.