Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Implikasi dalam Pembentukan Karakter AUD yang Mandiri dan Bertanggung Jawab
Abstract
Pembentukan karakter pada anak usia dini adalah aspek dasar yang sangat penting dalam membentuk generasi yang memiliki kemandirian dan rasa tanggung jawab sejak usia muda. Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat hadir sebagai metode untuk menanamkan nilai-nilai karakter melalui kegiatan sehari-hari yang menarik dan penuh makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan gerakan tersebut di TK ABA 01 Batu serta menganalisis dampaknya terhadap pembentukan karakter kemandirian dan tanggung jawab pada anak-anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar kebiasaan telah diterapkan secara konsisten oleh para guru dalam proses pembelajaran, dengan partisipasi anak yang cukup tinggi pada kegiatan seperti berdoa, menyapa teman, dan bekerja sama. Namun, karakter tanggung jawab dan kejujuran masih memerlukan penguatan melalui bimbingan dan keterlibatan orang tua. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa gerakan tersebut memiliki dampak positif dalam pembentukan karakter anak, namun keberhasilannya sangat tergantung pada kerjasama yang erat antara sekolah dan keluarga.
Kata kunci :karakter ; pembiasaan; anak usia dini
References
Ambarita, J. (2021). PENDIDIKAN KARAKTER KOLABORATIF: Sinergitas Peran Orang Tua,
Guru Pendidikan Agama Kristen dan Teknologi. CV Interactive Literacy Digital.
Bandura, A., & Walters, R. H. (1977). Social learning theory (Vol. 1). Prentice hall Englewood Cliffs, NJ.
Hakim, A. R., & Darojat, J. (2023). Pendidikan multikultural dalam membentuk karakter dan
Identitas Nasional. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(3), 1337–1346.
Karima, N. C., Ashilah, S. H., Kinasih, A. S., Taufiq, P. H., & Hasnah, L. (2022). Pentingnya
penanaman nilai agama dan moral terhadap anak usia dini. Yinyang: Jurnal Studi Islam
Gender Dan Anak, 17(2), 273–292.
Lestari, F. G., & Aziz, T. (2024). Strategi Guru dalam Mengatasi Tingkah Laku Negatif Anak
Usia Dini di Taman Kanak-Kanak. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 866–882.
Lickona, T. (2022). Character matters (Persoalan karakter): Bagaimana membantu anak
mengembangkan penilaian yang baik, integritas, dan kebajikan penting lainnya. Bumi
Aksara.
Munirah, M. P., Junaidin, M. P., Maryam, R., Pd, M., Bani, Y., Th, M., Astuti, M. T., Rahmat, P. S.,Iswahyudi, M. S., & PCC, A. (2023). MODEL PENDIDIKAN ETIKA PADA USIA DINI.
Cendikia Mulia Mandiri.
Ningsih, W., & Riau, S. A. K. (2023). PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER. PENDIDIKAN KARAKTER, 1.
Ratnaningrum, E., Yusriana, S. P., Heriyadi, S. P. D., Koerniawati, M. P. T., Astutik, M. P. Y.,
Hartini, S. P. S., Antara, S. P. I. M., Satir, S. P., Sumartina, M. P. N. Y. N., & Laily, S. P. F. N.
(2022). Peran Orang Tua Dan Guru Dalam Pendidikan Karakter. Penerbit P4I.
Sugiyono, M. (2008). Penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Yanti, N., UBABUDDIN, U., & SARIPAH, S. (2023). INTERNALISASI NILAI KARAKTER
RELIGIUS PADA ANAK USIA DINI DI KB MELATI DUSUN SERDANG UTARA
KECAMATAN PEMANGKAT. Lunggi Journal, 1(2), 184–211.
Refbacks
- There are currently no refbacks.