Pemahaman Guru TK terhadap Kemampuan Numerasi Anak Usia Dini

Siti Anastasya Putri, Hapidin Hapidin, Sri Wulan

Abstract


Abstrak: Kemampuan matematik anak usia dini merupakan salah satu aspek penting dalam
perkembangan kognitif yang harus dikenali dan difasilitasi oleh guru TK. Guru berperan sebagai fasilitator utama dalam proses belajar anak, sehingga pemahaman guru terhadap perkembangan dan pembelajaran matematik menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembelajaran di TK.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana pemahaman guru TK mengenai kemampuan matematik anak usia 4–6 tahun, termasuk pemahaman terhadap konsep matematika dasar, pendekatan pembelajaran yang digunakan, serta strategi penilaian
kemampuan matematik anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap 10 guru TK di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memahami pentingnya pengenalan
konsep matematika sejak dini, namun terdapat variasi dalam implementasi strategi pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Beberapa guru masih menerapkan metode
instruksional secara langsung dibandingkan pendekatan bermain yang lebih sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan profesionalisme guru melalui pelatihan, refleksi praktik mengajar, dan pengembangan kurikulum yang
kontekstual menjadi kebutuhan mendesak untuk memperkuat pemahaman guru dalam mengembangkan kemampuan matematik anak TK.

Kata Kunci: Guru TK, kemampuan matematik, anak usia dini


Full Text:

PDF

References


A., E. & Y. (2021). Metodologi Penelitian. Penerbit ANDI.

A.A. Rangkuti. (2017). Statistika Inferensial untuk Psikologi dan Pendidikan. Kencana.

Charlesworth, R., & Lind, K. K. (2013). Math and Science for Young Children (7th ed.).

Clements, D. H., & Sarama, J. (2009). Learning and Teaching Early Math: The Learning Trajectories Approach. New York: Routledge.

Depdiknas. (2007). Pedoman Pengembangan Pembelajaran Matematika di

Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan

Dasar dan Menengah. DISCOVERY digunakan untuk lebih memahami dan tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini tidak terdapat ruang lingkup berpikir kritis tetapi dalam terdapat. Kumara Cendekia, 9(1), 5. https://jurnal.uns.ac.id/kumara.

Huong, L. P. H., & Hung, B. P. (2021). Mediation of digital tools in english learning.

LEARN Journal: Language Education and Acquisition Research Network,

(2), 512–528.

Ibda, F. (2015). Perkembangan Kognitif: Teori Jean Piaget. Jurnal Intelektualita,3(1), 27.

Judijanto, L., Muhammadiah, M., Utami, R. N., Suhirman, L., Laka, L., Boari, Y., Lembang,Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 17(1), 133–142.

Kurniawan, A. (2018). Metodologi Penelitian Pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.

Kusuma, T. C., & Listiana, H. (2021). Pengembangan Pembuatan APE Bagi Anak Usia Dini.

Kusuma, W. S., Sukmono, N. D., & Tanto, O. D. (2022). Stimulasi Perkembangan Kognitif Anak Melalui Permainan Tradisonal Dakon, Vygotsky Vs Piaget

Perspektif. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(2), 67–81. https://doi.org/10.19109/ra.v6i2.14881

L. S. Vygotsky. (1977). The collected works of L.S. Vygotsky: The history of the development of higher mental functions. Springer Science & Business Media.

L.S Vygotsky, & Bakhtin, M. M. (1978). Mind in Society The Development.

University.http://books.google.dk/booksid=JKZztxqdIpgC&printsec=frontcover&dq=the+di

alogic

Martini, & Masganti Sitorus. (2023). Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia Dini. Al- Abyadh, 6(1), 41–50. https://doi.org/10.46781/al-

abyadh.v6i1.746

Monteleone, C., Miller, J., & Warren, E. (2023). Conceptualising critical

mathematical thinking in young students. Mathematics Education

Research Journal, 35(2), 339–359. https://doi.org/10.1007/s13394-023-

-1

Muarifah, L., Suryani, N., & Gunarhadi, G. (2017). Penggunaan Media Game Digital pada Anak Usia Dini. Teknodika, 15(2), 51. https://doi.org/10.20961/teknodika.v15i2.34746

Muazzomi, N. (2017). 225382-Pengembangan-Alat-Permainan-Edukatif-Pen-Db1E7a49(9).

Mufarrochah. (2023). Media Pembelajaran Anak Usia Dini (Teori dan Praktik). Penerbit Adab.

Muhaya, A., & Kamal, M. (2019). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Melalui Metode Permainan Shoot Them Up Pada Mata Pelajaran Bahasa

Inggris. BESTARI: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 16(1), 31–48.

http://riset-iaid.net/index.php/bestari

Mulyadi, O. W., Mahfud, H., Pudyaningstyas, A. R., Guru, P., Anak, P., Dini, U.,Proceedings Series of Educational Studies 10 Maret, U. S., Guru, P., Dasar S.,& Maret, U. S. (2021).

MENINGKATKAN KEMAMPUAN.

Mursid, H. (2021). Aplikasi Pendekatan Beyond Centers and Circle Time (BCCT).

Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal), 2(1), 25–36.

https://doi.org/10.37216/aura.v2i1.461.

Muryanti, E., & Herman, Y. (2017). Building Children’s Critical Thinking by Puzzle Story Telling. Advances in Social Science, Education and Humanities Research (ASSEHR), 58,148. https://doi.org/10.2991/icece-16.2017.25.

NAEYC & NCTM. (2010). Early Childhood Mathematics: Promoting Good

Beginnings. Washington, DC: National Association for the Education of

Young Children

Nana S. Sukmadinata. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. PT Remaja

Rosdakarya.

Natalina Muliasari, D. (2017). Promoting Critical Thinking through Children’s Experiential Learning. 58, 482–486. https://doi.org/10.2991/icece-

2017.84.

Nirwana, E. S. (2021). The Effectiveness of the Android-Based Calistung Digital Game Application to Improve Early Childhood Cognitive Skills. AL-

ISHLAH: Jurnal Pendidikan,


Refbacks

  • There are currently no refbacks.