Pengembangan Alat Evaluasi Berbasis Web Tema 7 Subtema 3 Untuk Menumbuhkan Karakter Mandiri Pada Siswa Kelas V SD

Muhammad Farizal, Esti Untari, Tri Murti

Abstract


Abstrak. Evaluasi merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan pembelajaran. Hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di SDN Gedog 1 Kota Blitar, ditemukan permasalahan kurangnya daya tarik siswa terhadap alat evaluasi yang digunakan guru. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat evaluasi berbasis web yang valid menurut ahli materi, ahli alat evaluasi, praktis pengguna serta menarik bagi siswa. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model Borg and Gall dengan sepuluh tahapan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 89,29% dengan kategori sangat valid, ahli alat evaluasi 87,5% dengan kategori sangat valid, dan pengguna 87,5% dengan kategori sangat praktis, serta rerata hasil angket kemenarikan siswa sebesar 99,45% dengan kategori sangat menarik. Hasil persentase tingkat kemandirian siswa yang diperoleh dari angket karakter mandiri mendapatkan rerata persentase sebesar 99,45%. Persentase hasil validasi menunjukkan bahwa alat evaluasi berbasis web yang dikembangkan valid menurut ahli materi, ahli alat evaluasi, dan praktis menurut pengguna, serta menarik bagi siswa. Berdasarkan hasil angket kemandirian dapat disimpulkan bahwa alat evaluasi berbasis web terintegrasi dengan karakter mandiri.

Kata Kunci: Alat evaluasi, Berbasis web, Karakter mandiri


Full Text:

PDF

References


Akbar, S. (2016). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Pt Remaja Rosdakarya.

Andry, J., & Stefanus, M. (2020). Pengembangan Aplikasi E-learning Berbasis Web Menggunakan Model Waterfall Pada SMK Strada 2 Jakarta. Jurnal Fasilkom, 10(1), 1–10. https://doi.org/10.37859/jf.v10i1.1878

Arikunto, S. (2011). Prosedur penelitian : suatu pendekatan praktik. Jakarta : Rineka Cipta. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=217760.

Asrul, Ananda, R., & Rosinta. (2014). Evaluasi Pembajalaran. Ciptapustaka Media.

Cahyani, A. D. (2018). Pengembangan Alat Evaluasi Pembelajaran Matematika Dengan ispring Suite 8. Kemampuan Koneksi Matematis (Tinjauan Terhadap Pendekatan Pembelajaran Savi), 1–122.

Hartono, S. (2017). Apa Saja Kelebihan Dan Kelemahan Penggunaan E-Learning. Binus University.

Hidayah, N. (2015). Pembelajaran Tematik Integratif di Sekolah. 2, 34–49.

Iswhyudin, M. N. (2020). Pengembangan Quiz Sebagai Alat Evaluasi Berbasis Elektronik Dengan Penguatan Karakter Kemandirian Materi Gaya, Gerak Dan Energi Pada Kelas Iv Sdn Sananwetan 2 Kota Blitar.

Pritakinanthi, A. S. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Ispring Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas VIII SMP Negeri 37 Semarang. Di Pengembangan Media Pembelajaran Powtoon Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPS Materi Penyimpangan Sosial Di SMP Negeri 15 Semarang.

Ratnawulan, E., & Rusdiana. (2014). Evaluasi Pembelajaran.

Rovita, C. A., Zawawi, I., & Huda, S. (2020). Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Pengembangan Alat Evaluasi Pembelajaran Matematika Berbasis Two Tier Multiple Choice Menggunakan Ispring Suite 9 Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Salah satu bagian terpenting dalam suatu pembelajaran ada. 1.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta Bandung (Vol. 53, Issue 9).

Sumaryadi, A., & Azzahra, I. S. S. (2014). Onlinekan!: Memulai Membangun Website Istimewa.

Uno, H. B., & Koni, S. (2012). Assessment pembelajaran.

Untari, E. (2017). Problematika dan Pemanfaatan Media Pembelajaran Sekolah Dasar di Kota Blitar. Jurnal Pendidikan Dasar PerKhasa, 3(1), 259–270.

Yamasari, Y. (2010). Pengembangan media pembelajaran matematika berbasis ICT yang berkualitas. Seminar Nasional Pascasarjana, 979, 1–8


Refbacks

  • There are currently no refbacks.