Model Fun Learning Untuk Pendidikan Dasar Di Pesantren

Herlina Ike Oktaviani, Henry Praherdhiono, Ni Luh Sakinah Nuraini, Puri Selfi Cholifah, Desi Rahmadani, ST Ma’unah

Abstract


Abstrak. Salah satu upaya untuk menciptakan proses pembelajaran yang menarik dan menyenangkan ialah dengan menggunakan model atau strategi pembelajaran yang cocok dan sesuai. Model Fun Learning dinilai cocok digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan untuk siswa. Model Fun Learning bisa diaplikasikan diberbagai jenjang pendidikan formal dan non-formal terutama pendidikan dasar. Begitupun dengan pendidikan sekolah dasar di pesantren. Uniknya sampai saat ini sudah banyak anak usia sekolah dasar sudah mengenyam pendidikan di pesantren. Tentu saja dalam pengelolaan pendidikan di pesantren tidak bisa menyamakan antara pendidikan anak di jenjang sekolah dasar dengan menengah. Harus ada inovasi dan kreatifitas agar siswa menjadi lebih nyaman dan guru bisa menjadi pengganti orang tua yang dapat memberikan kesempatan belajar sampai bermain. Model fun learning merupakan salah satu pilihan yang dapat diterapkan di Pesantren jenjang pendidikan dasar karena dapat memudahkan siswa dalam mengikuti proses belajar dengan efektif.

Kata Kunci: Model fun learning, pendidikan dasar, Pesantren

Full Text:

PDF

References


Alfin, J. (2014). Analisis Karakteristik Siswa pada Tingkat Sekolah Dasar.

Alwi, B. M. (2013). PONDOK PESANTREN: Ciri Khas, Perkembangan, dan Sistem Pendidikannya. LENTERA PENDIDIKAN, VOL. 16 NO. 2.

Anwar, A. (2016). Karakteristik Pendidikan dan Unsur-unsur Kelembagaan di Pesantren. POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam, Vol. 2, No. 2.

Asmawadi, A. (2021). FUN LEARNING MELALUI MEDIA WHATSAPP PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH UNTUK KELAS 1 SEKOLAH DASAR. ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar (JIPD), 1(1), 1-10.

Cutter-Mackenzie, A., Edwards, S., Moore, D., & Boyd, W. (2014). Young children’s play and environmental education in early childhood education. Dordrecht: Springer.

Dahlberg, G., Moss, P., & Pence, A. R. (1999). Beyond quality in early childhood education and care: Languages of evaluation. New York: Routledge

Endah Fauziyah, (2016) Teaching And Learning English Trough Fun Learning Method (A case study of the students of class B of TKIT Al-Farisi Majalengka). Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Fauzi, A., Hefny, Baharun, H., Mundiri, A., Manshur, U., & Musolli. (2918). E-Learning in Pesantren: Learning Transformation based on the Value of Pesantren. Journal of Physics: Conference Series.

Fu, W.-T., Jessie, C., Wei, D., & Vera, L. (2012). Interactive Skill and Dual Learning Processes. 10.1007/978-1-4419-1428-6_1633.

Hasyim, H. (2015). Transformasi pendidikan Islam (konteks pendidikan pondok pesantren). Jurnal Pendidikan Islam - Ta'lim.

Hidayati, A., Fatimah, S., Khasanah, M., Sasmiati, Musyarrofah, Diana, Q., & Naiesa, S. (2021). Pelatihan Teknik JARIMATIKA BAGI SISWA MI WILAYAH FATIMATUZ ZAHRO PONDOK PESANTREN NURUL JADID. Communnity Development Journal Vol.2, No. 2.

Ibrahim. (2007) Pembelajaran Kooperatif, Surabaya

Mastuhu. (1994). Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren: Suatu Kajian tentang Unsur dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS.

Nasution, S. (2019). PESANTREN: KARAKTERISTIK DAN UNSUR-UNSUR. Tazkiya Jurnal Pendidikan Islam Vol. VIII. No. 2.

Perrotta, C., Featherstone, Aston, H., and Houghton. “Game-based learning: latest evidence and future directions” 1 no. 1. Berkshire: NFER, 2013.

Platz, D., & Arellano, J. (2011). Time tested early childhood theories and practices. Education, 132 (1), 54–63.

Rahman, I. K. (2011). Gesalt Game to Improve Students Adaptability in Pondok Pesantren. International Journal of Education, Vol. 6, No. 1.

Sćepanović, S., Vujičić, T., Matijević, T., and Radunović, P. “Game based mobile learning – application development and evaluation,” Sixth Int. Conf. eLearning, no. September, pp 24, 2015

Setiyoko, A. (2018). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS NEUROSAINS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER BERPIKIR KREATIF DAN KERJASAMA. Jurnal Inspirasi – Vol.2, No.2.

Shihab, M. Q. (1992). Membumikan Al-Quran. Bandung: Mizan.

Shiratuddin, N., and Zaibon, S. B. “Mobile game-based learning with local content and appealing characters,” Int. J. Mob. Learn. Organ 4 no. 1, p 55, 2010

Syahid, A. (2019). Gembira bersekolah: memaknai fun learning di sekolah dasar. urrent Research in Education: Conference Series Journal.

Thorndike, E. L. (2011). Animal intelligence: Experimental studies. New York: Macmillan.

Tolib, A. (2015). Pendidikan di Pondok Pesantren Modern. Risalah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1.

Usman, M. I. (2013). PESANTREN SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM. Jurnal Al Hikmah Vol. XIV.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.