Eksplorasi Pengalaman Bermain Anak terhadap Game Keleles Melalui Card sebagai Media Pengenalan Kearifan Lokal Madura pada Anak Usia 5-6 Tahun
Abstract
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengalaman bermain anak usia
5–6 tahun saat berinteraksi dengan Game Keleles berbasis Augmented Reality (AR) melalui media kartu sebagai sarana pengenalan kearifan lokal Madura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang dilaksanakan di salah satu taman kanak-kanak di Kabupaten Sumenep, Madura. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan focus group discussion (FGD) dengan guru serta pengembang media, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi anak dengan Game Keleles AR memunculkan pengalaman belajar yang bermakna, ditandai dengan
meningkatnya antusiasme, kemampuan berkolaborasi, dan pemahaman anak terhadap nilai-nilai budaya lokal. Media AR card berfungsi efektif sebagai jembatan antara teknologi dan konteks budaya, mendorong terjadinya proses learning through play yang kontekstual. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi teknologi berbasis budaya lokal dalam pendidikan anak usia dini sebagai strategi pelestarian nilai budaya dan penguatan identitas kultural sejak dini
Full Text:
PDFReferences
Ainul Nur Khusna, Imron Arifin, & Pramono. (2023). Mega Monopoly Game for Disaster
Mitigation Learning in the Context of Independent Learning for Children Aged 5-6 Years.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 11(2), 276–283.
https://doi.org/10.23887/paud.v11i2.60611
Aisyah, S., Depalina, S., Agama, T., Negeri, I., & Natal, M. (2025). Pemanfaatan Teknologi
Interaktif dalam Mendukung Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Aplikasi
Lingokids. 3(2), 252–259.
Altrichter, H., Kemmis, S., McTaggart, R., & Zuber‐Skerritt, O. (2002). The concept of action
research. The Learning Organization, 9(3), 125–131.
Antariani, K. M., Gading, I. K., & Antara, P. A. (2021). Big book untuk Meningkatkan Kemampuan
Membaca Permulaan Anak Usia Dini. 9, 467–475.
Ardiana, R. (2022). Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Majemuk dalam Pendidikan Anak Usia
Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 1–12.
https://doi.org/10.37985/murhum.v3i1.65
Bafadal, I., & Arifin, I. (2020). The Use of Conventional Communication Technology as Effective
Principal Leadership Strategy in Strengthening the Role of Multi-Stakeholders Forum for
School Quality Improvement. 1st International Conference on Information Technology and
Education (ICITE 2020), 645–650.
Gustiana, D., Mering, A., Tanjungpura, U., Cetak, M., & Education, J. (2022). Pengembangan
Bahan Ajar Gambar Cetak Tematik. 10(2), 505–512.
Laksmi, N. M. S., Suardana, I. M., & Arifin, I. (2021). Implementasi pembelajaran dan penilaian
berbasis metode montessori. State University of Malang.
Miles, M. B., & Huberman, A. (2014). M., & Saldana, J.(2014). Qualitative Data Analysis: A
Methods Sourcebook, 3.
Nabillah Utami, T., & Utami, F. (2023). Pengaruh Lembar Kegiatan Anak dengan QR Code
Terhadap Literasi Sains Anak Usia 5-6 Tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(2),
–111. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i2.465
Nisna Nursarofah. (2022). Meningkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini melalui
Pembelajaran Kontekstual dengan Pendekatan Merdeka Belajar. Journal Ashil: Jurnal
Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 38–51. https://doi.org/10.33367/piaud.v2i1.2492
Okayanti, N. K., Arifin, I., & Putra, Y. D. (2023). Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan dalam
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di TK Bali Public School Denpasar Bali. Journal
of Instructional and Development Researches, 3(3), 101–109.
https://doi.org/10.53621/jider.v3i3.234
R. Rupnidah, D. S. (2022). Pengembangan Alat Permainan Edukatif Papan Aktivitas sebagai
Stimulus Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia Dini. Jurnal PAUD Agapedia, 6(1),
–58.
http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PGTK/197010221998022-CUCU_ELIYAWATI/ME
DIA_PEMBELAJARAN_ANAK_USIA_DINI-PPG_UPI.pdf
Saputra, B. R., Arifin, I., & Sobri, A. Y. (2021). Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Inovasi
Pembelajaran Saintifik Religius. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(1), 94–102.
https://doi.org/10.24246/j.jk.2021.v8.i1.p94-102
Saputra, W. A., & Fatkhurohman, I. (2023). Inovasi Digital Untuk Membangun. 3(3), 14–20.
Sari, B. M. (2024). Permainan Interaktif Anak Usia Dini Sebagai Media Pembelajaran pada. 5,
–2058.
Sumiati, N. K., & Tirtayani, L. A. (2021). Pemanfaatan Buku Cerita Bergambar Digital Berbasis
Audio Visual terhadap Stimulasi Kemampuan Empati Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan
Anak Usia Dini Undiksha, 9(2), 220. https://doi.org/10.23887/paud.v9i2.35514
Susanti, T., & Pamungkas, J. (2023). Analisis Penggunaan Alat Musik Rebana sebagai Media
Pembelajaran Seni Musik Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini,
(2), 2037–2045. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3304
Tsalisah, N. H., & Syamsudin, A. (2022). Dampak Pembelajaran Daring terhadap Proses Belajar
Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2391–2403.
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1958
Turnip, H. A., & Wijayaningsih, L. (2022). Pengembangan Dadu QR Code untuk Alternatif
Pengenalan Calistung Anak Usia 5 – 6 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia
Dini, 6(5), 4392–4404. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2595
Refbacks
- There are currently no refbacks.