NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER YANG TERKANDUNG DALAM FOLKLOR POTRE KONENG SEBAGAI CERITA RAKYAT MASYARAKAT KABUPATEN SUMENEP

Alvia Arifta Arifin, Defita Dwi Anggi

Abstract


AbstrakFolklor merupakan kearifan lokal tentang pemahaman hidup masyarakat lampausebagai bahan pembelajaran masyarakat saat ini. Salah satu wujud dari folklor yaituberupa cerita rakyat. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilaipendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat Potre Koneng. Dalampenelitian ini digunakan metode studi pustaka yang relevan untuk mendukung topikpenelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman karakter baik dapatmenggunakan cerita rakyat yang berkembang di daerah setempat. Cerita rakyatumumnya mengandung pesan dan nilai yang baik dalam menghindarkan diri padaperbuatan yang negatif. Potre Koneng diceritakan sebagai putri keraton yang hamiltanpa bersetubuh dengan laki-laki. Hal inilah yang membuat ayahnya marah karenamenganggap anaknya hamil di luar nikah. Dengan hal ini, diharapkan agarmasyarakat tidak terjerumus pada hal yang dapat merugikan dirinya sendiri maupunorang lain.Kata KunciPendidikan Karakter, Etika, Norma

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Fadilah, S. 2016. Cerita Rakyat "Potre Koneng" dalam Masyarakat. Skripsi

diterbitkan, Jember: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas

Negeri Jember.

Giddens, A. 1990. The Consequences of Modernity. Cambridge: Polity Press.

Haryadi, T., & Ihya’Ulumuddin, D. I. 2016. Penanaman Nilai dan Moral pada Anak

Sekolah Dasar dengan Pendekatan Storytelling melalui Media Komunikasi

Visual. ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 2(1),

¯ 72, Dari http://publikasi.dinus.ac.id/index.php/andharupa/article

/view/1018/791.

Irfani, F. 2019. Mengapa Banyak Bayi dibuang di Malaysia dan Indonesia.

(Online), (http://www.amp-tirto-id.cdn.ampproject.org), diakses 1 November

Kamus Besar Bahasa Indonesia. KBBI Daring (Online), (https://kbbi.kemdikbud.

go.id), diakses 1 November 2019.

Kitab Undang - Undang Hukum Pidana Bab 15 Pasal 305. Direktori UU RI

(Online), (https://uu.direktorimu.com), diakses 1 November 2019

Nurazizah, N. 2016. Etika Sunda (Studi Naskah Sanghyang Siksakandang

Karesian). Skripsi diterbitkan, Semarang: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora

UIN Walisongo.

Sutaryanto, S., & HS, A. K. 2016. Folklor dan Peranannya dalam Menumbuh

kembangkan Wawasan Multikultural Siswa Sekolah Dasar. Prosiding disajikan

dalam Seminar FoE (Faculty of Education), 1 Mei.

Tenny, S. 2017. 2017. Nilai- Nilai Karakter yang Membangun Peradaban Manusia.

Al-Tsaqafa Jurnal Peradaban Islam, 14(1), 133¯ 146, DOI:

https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v14i1.1796.

Yusuf, A. 2014. Studi Komparasi Konsep Pendidikan Karakter Iman Al Ghazali

dengan Ki Hajar Dewantara. Skripsi diterbitkan, Surabaya: Fakultas Tarbiyah

dan Keguruan UIN Sunan Ampel.

Zed, M. 2008. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor.

Ziyadi, A. 2017. Pentingnya Pengenalan Pelajaran Norma Melalui Strategi

Pembelajaran Menyenangkan dengan Humor. Prosiding disajikan dalam

Seminar Nasional Tahunan: Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan,

Oktober.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.