Upaya Pelestarian Grup Kesenian Jaranan Dor Anusopati Desa Kidal Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang

Lulua Wardha Cahyani, Tri Wahyuningtyas

Abstract


Penelitian ini membahas tentang studi pelestarian kesenian tradisional Jaranan Dor Anusopati yang meiliki karakteristik yang kuat. Hal ini dibuktikan dengan intensitas Jaranan Dor yang kuat di wilayah Tumpang. Kesenian ini merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya lokal yang mengandung unsur hiburan dan spiritualitas, serta memiliki nilai sejarah yang erat kaitannya dengan Candi Kidal dan tokoh Raja Anusopati dari Kerajaan Singosari. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini memfokuskan pada empat aspek utama pelestarian budaya, yakni perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian divalidasi dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik guna meningkatkan keabsahan data. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh grup Anusopati di Desa Kidal, Tumpang dalam melestarikan kesenian Jaranan Dor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Grup Anusopati melakukan pelestarian melalui pembuatan nomor induk kesenian dan dokumentasi pertunjukan, pengembangan melalui penambahan alat musik, pemotongan durasi pertunjukan dan perkembangan kostum, pemanfaatan pertunjukan sebagai media hiburan, serta pembinaan melalui regenerasi anggota. Tantangan yang dihadapi seperti perizinan dan persaingan antarkelompok seni berhasil diatasi dengan sistem organisasi dan semangat persaudaraan. Penelitian ini menegaskan bahwa pelestarian budaya memerlukan adaptasi tanpa menghilangkan identitas asli, agar tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi.

Full Text:

PDF

References


Afgarina, I. L. (2024). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Oleh Grup Apresiasi Seni (Gas) Dalam Melestarikan Kesenian Di Kecamatan Curahdami Kabupaten Bondowoso. http://digilib.uinkhas.ac.id/36123/1/SHOFIYATUL WIDAD BAHTIAR_S20191176.pdf

Azizah, S. N. (2022). Visualisasi alat musik tradisional kesenian jaranan dor anusopati sebagai sumber ide penciptaan motif batik tulis kontemporer. https://repository.um.ac.id/267836/

Deinzer, V., Clancy, L., & Wittmann, M. (2017). The sense of time while watching a dance performance. SAGE Open, 7(4). https://doi.org/10.1177/2158244017745576

Devi, N. N. L. I., Dharmayukti, E. N., Williyanto, K. A., & Yudiarso, A. (2025). Tiktok: Melestarikan Seni Pertunjukan Tradisional Melalui Digitalisasi Layar Vertikal. Prosiding Pekan Ilmiah Pelajar (PILAR), 5. https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/pilar/article/download/11368/8419

Fauzan, M., & Khailani. (2024). Perancangan Video Dokumenter Kesenian Jaranan Kidalan Malang. 1–8.

Fauzi, A. N. (2023). Eksistensi Kesenian Jaranan Dor Anusopati di Desa Kidal Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. http://repository.um.ac.id/id/eprint/297760

Haddadpoor, A., Taheri, B., Nasri, M., Heydari, K., & Bahrami, G. (2015). Process Documentation: a Model for Knowledge Management in Organizations. Materia Socio Medica, 27(5), 347. https://doi.org/10.5455/msm.2015.27.347-350

Hardani, Nur Hikmatul Auliya, Helmina Andriani, Roushandy Asri Fardani, Jumari Ustiawaty, Evi Fatmi Utami, Dhika Juliana Sukmana, R. R. I. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. CV. Pustaka Ilmu Group.

Karunianingtias, I. N., & Putra, B. H. (2021). Pelestarian Seni di Sanggar Sobokartti Kota Semarang. Jurnal Seni Tari, 10(1), 15–24. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst/article/view/46385

Kusnandar, K., & CMS, S. (2022). Penerapan Dokumentasi Proses Dalam Perekaman Warisan Budaya Takbenda. Kabuyutan, 1(1), 24–28. https://doi.org/10.61296/kabuyutan.v1i1.34

Lubis, C. C. (2022). Revitalisasi Pertunjukan Teater Tradisional Dul Muluk (Studi Kasus Kelompok Teater Pancarona Jambi Pada Pertunjukan di TVRI). Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 6(1). https://doi.org/10.22437/titian.v6i1.24529

Masunah, J., Nugraheni, T., & Sunaryo, A. (2021). Pemberdayaan Komunitas Seni Melalui Produksi Pertunjukan Berbasis Kearifan Lokal Untuk Penguatan Desa Wisata. Jurnal Abmas, 21(1), 1–10. https://doi.org/10.17509/abmas.v21i1.35470

Nugraha, A. P., & Salim, M. N. (2024). Identitas Garap Musik Jombangan Pada Kesenian Jaranan Dor Di Kabupaten Kediri. Keteg: Jurnal Pengetahuan, Pemikiran Dan Kajian Tentang Bunyi, 23(2), 135–148. https://doi.org/10.33153/keteg.v23i2.5640

Prameswari Intan Ningrum, D. L. (2024). Menganalisis Bentuk Desain Ornamen pada Kostum Tari Remo Gaya Surabayan dengan Estetika Objektif. Ornamen, 21(1), 101–118. https://doi.org/10.33153/ornamen.v21i1.6005

Rahmah, N. E. K. A. (2016). Keberadaan tari randai ilau di sanggar singo barantai saniangbaka sebagai upaya pelestarian kebudayaan.

Rahmayani, W. N. (2025). Regenerasi dan Adaptasi sebagai Strategi Pelestarian Wayang Topeng Kelompok Kadaryono di Situbondo , Jawa Timur Pendahuluan. 34–43.

Rizqi, I. K., & Putra, B. H. (2020). Upaya Pelestarian Tari Topeng Klana di Desa Slarang Lor Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal. Jurnal Seni Tari, 9(2), 129–139.

Sadewo, R. G., & Darma Putra, I. E. (2024). Regenerasi Kesenian Tradisional Senjang Kecamatan Muara Kelingi , Kabupaten Musi Rawas , Sumatera Selatan. 2, 176–189.

Sapphira, R. N. (2023). The Meeting Point of Tradition and Modernization: Cultural Adaptation in Preserving Wayang Kulit in The Digital Era. Journal of Social and Cultural Anthropology), 8(2), 75–92. http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/anthropos

Saputra, D. N. (2020). Culture Change: Case of the Use of Traditional Instruments Replaced With Modern Instruments in Keroncong Music. Grenek Music Journal, 9(2), 59. https://doi.org/10.24114/grenek.v9i2.19787

Sedyawati, E. (2008). Keindonesiaan Dalam Budaya. Wedatama Widya Sastra.

Sendy, R. (2017). Dinamika Kesenian Jaranan Dor Anusopati Candi Rejo (Acr) Di Desa Kidal Kecamatan Tumpan Kabupaten Malang (p. vii).

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta Bandung.

Sulasno, S., Wahyuddin, W., & Agustin, F. (2021). Pengembangan dan Strategi Perlindungan Hukum atas Ekspresi Budaya Tradisional Di Kabupaten Lebak. Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum, 5(1), 71–82. https://doi.org/10.30656/ajudikasi.v5i1.3414

Suprihatin, E. W., Sumarwahyudi, S., Hidajat, R., Zandra, R. A., Yatim, H.,

& Rahman, A. A. (2024). Educational Strategy for Regeneration of Child Dancers in Satrio Bokor Tumpang Group. Gondang: Jurnal Seni Dan Budaya, 8(2), 397. https://doi.org/10.24114/gondang.v8i2.67039

Wara, E., Hidajat, R., & Widyawati, I. W. (2021). Jaranan Bromo-Tengger-Semeru (Jaranan Bts) Tumpang Kabupaten Malang Jawa Timur (N. Y. Damayanti, A. Suharyanto, & B. S. Saputro (eds.)). Singgasana Budaya Nusantara.

Wijayanto, W., Nur Fajrie, & Nabila Fatimatuz Zahro. (2023). MELINTASI ERA GLOBALISASI : EKSPLORASI STRATEGI PELESTARIAN SENI. 2, 71–79.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Flag Counter

INDEXED LINK