PENGEMBANGAN PETUNJUK ARAH MENGGUNAKAN MEDIA INFORMASI SIGNAGE SYSTEM DI KAWASAN WISATA DESA SUMBERDEM

Muhammad Andyko, Mohammad Musthofa Al Ansyorie, Muhammad Aris Ichwanto, Eko Suwarno, Vita Ayu Kusuma Dewi, Afita Amadea, Nur Ira Mega Maharani, Fariski Ismail Hasan, Novianti Novianti

Abstract


Desa Wisata merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat untuk memaksimalkan potensi-potensi yang dimiliki oleh suatu desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Maka bidang pemberdayaan merupakan titik strategis yang harus diperbarui dan diperluas. Dengan demikian esensi dari pemberdayaan masyarakat di pedesaan adalah pemberdayaan sumberdaya (potensi) lokal yang dapat meningkatkan partisipasi dan memupuk kepedulian semua pihak untuk kemandirian (berdikari) masyarakat. Dampak positif dirasakan oleh munculnya banyak pekerjaan baru, peningkatan kesejahteraan, akses jalan yang mudah, pola pikir masyarakat maju

Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang merupakan desa yang menuangkan konsep desa yang hijau dan asri dengan obyek pengembangan Signage System. Didalam kawasan desa tersebut telah banyak dikembangkan dan difokuskan dalam kawasan wisata, dan juga untuk memaksimalkan potensi yang dipunyai oleh masyarakat dan yang telah ada dalam kawasan daerah sumberdem.Untuk menciptakan kawasan desa yang menyediakan panduan arah spot wisata yang lengkap dari kawasan wisata desa Sumberdem Asri tersebut maka alangkah baiknya jika tersedia Signage System Desa yang digabungkan dengan cermin cembung Desa Sumberdem.


Full Text:

PDF

References


Mustangin, Desy Kusniawati, Nufa Pramina Islami, Baruna Setyaningrum, and Eni Prasetyawati. 2017. “Eksplorasi Potensi Alami Waduk Menuju Rancangan Wisata Desa Purwosekar Tajinan Kabupaten Malang.” Pemberdayaan Masyarakat 2(1): 59–72.

Pinasti, Rahmayanti. 2019. “Dampak Keberadaan Objek Wisata Waduk Sermo Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Di Sremo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.” : 9–25.

Bender, Daniel. 2016. “DESA - Optimization of Variable Structure Modelica Models Using Custom Annotations.” ACM International Conference Proceeding Series 18-April-2(1): 45–54.

Fitriana, Nurin Fitriana, Eny Dyah Yuniwati, Azhar Adi Darmawan, and Rizalnur Firdaus. 2020. “Eksplorasi Potensi Alami Waduk Menuju Rancangan Wisata Desa Purwosekar Tajinan Kabupaten Malang.” Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 4(3): 398–407.

Anand, S. K., Hooshyar, M., & Porporato, A. (2020). Linear layout of multiple flow-direction networks for landscape-evolution simulations. Environmental Modelling & Software, 133, 104804.

Akurasi Misi Survey. “Cara Menggunakan GPS Geodetik dan Rekomendasi GNSS Terbaik Disini, https:// akurasi misisurvey.co.id/gps geodetik/, Diakses pada tanggal 25 Juli 2021.

Surnandri. 2014. “Pengertian Layout”, https://kelasdesain.com/pengertianlayout/, Diakses pada tanggal 24 Juli 2021.

Idjudin, A. A. (2011). Peranan konservasi lahan dalam pengelolaan perkebunan. Jurnal sumberdaya lahan, 5(2).

Yang, J., Guo, A., Li, Y., Zhang, Y., & Li, X. (2019). Simulation of landscape spatial layout evolution in ruralurban fringe areas: a case study of Ganjingzi District. GIScience & remote sensing, 56(3), 388-405.

Sumardi, I dan A. Pudjoartanto.1983.Struktur dan Perkembangan Tumbuhan. UGM : Yogyakarta.

Nuurfhatier, A. (2017). Perancangan Video Blog Sebagai Media Promosi Desa Wisata Krebet. Jurnal Komunikasi,

Orvilla, S., & Santoso, F. (2018). Perancangan Visual Environment Bertemakan Kampung Warna - Warni Di Indonesia Dalam Film Pendek Animasi “ Corazón .” Jurnal Desain, 5(2).

Eddy Herjanto. 2003. Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: Grasindo.

Gunawan, Bambi Bambang, 2013, Nganimasi Bersama Mas Be, Jakarta:Elex Media Computindo.

Haming, Murdifin dan Mahfud Nurnajamuddin. 2011. Manajemen Produksi Modern Operasi Manufaktur dan Jasa. (edisi ketiga). Jakarta : Bumi Aksara


Refbacks

  • There are currently no refbacks.