PEMANFAATAN INTEGRASI DALAM PENERAPAN MITIGASI PERTANIAN UNTUK KELOMPOK TANI DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
Abstract
Pandansari merupakan desa pembudidaya jagung dan palawija dengan hasil produksi cukup tinggi, selama ini pola budidayanya masih menerapkan metode konvensional, mayoritas diantaranya terbiasa bertanam dengan pemupukan menggunakan pupuk kimiawi dan penggunaan bibit dari hasil panen periode sebelumnya. Hal ini menyebabkan terjadi kerusakan lahan pertanian, pengerasan struktur tanah, yang berujung pada penurunan produktifitas dan kualitas hasil panen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam mengolah lahan pertanian dengan penggunaan pupuk organik, juga memberi kesadaran pada kelompok tani tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan pertanian berkelanjutan. Kelompok sasaran kegiatan adalah anggota kelompok tani yang tergabung dalam gapoktan Pandansari. Tingkat keberhasilan kegiatan diukur dari tingkat ketertarikan dan partisipasi mitra. Metode yang digunakan adalah tahapan analisis kebutuhan, penyuluhan dan pelatihan berbantuan video pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta selama kegiatan penyuluhan sangat baik, pemahaman tentang mitigasi pertanian dan pupuk organik sangat baik.
Kata Kunci: mitigasi; penyuluhan; pupuk organik; tulungagung.
Full Text:
PDFReferences
Amiruddin. A.A., H. Rukka dan Buhaerah. 2019. Efektivitas Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) darI Bokashi Terhadap Pertumbuhan dan ProduksI Tanaman Bayam (Amaranthus tricolor L.) Sistim Aeroponik. Jurnal Agrisistem , 15 (1), p-ISSN 1858-4330. ejournal.polbangtan-gowa.ac.id/index.php/J-Agr/article/view/12
Dako, A. Y., & Ilham, J. (2019). Penguatan Kapasitas Pemerintah Desa Dunggala Kecamatan Tibawa Menuju Desa Berbasis Information and Communication Technology. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 25(3), 144. https://doi.org/10.24114/jpkm.v25i3.14605
Hamdiani, S., Ismillayli, N., Kamali, S. R., & Hadi, S. (2018). Pengolahan Mandiri Limbah Organik Rumah Tangga untuk Mendukung Pertanian Organik Lahan Sempit. Jurnal Pijar Mipa, 13(2), 151–154.
Indriani, Y.I. 2000. Membuat Kompos Secara Kilat. Penebar Swadaya. Jakarta.
Krisna, Galing. (2020). Sosialisasi Pemanfaatan TOGA untuk Ibu-Ibu PKK Desa Ringinputih Kabupaten Ponorogo. Jurnal Karinov. 3(2). 69-73
Kartasapoetra, A.G. (2006). Teknologi Penyuluhan Pertanian. Bina Aksara. Jakarta
KLHK. (2018). Status Hutan dan Kehutanan Indonesia 2018. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Mardikanto, T., & Sri Sutarni. (2002). Petunjuk Penyuluhan Pertanian (Teori dan Praktek). Usaha Nasional. Surabaya
Nur, T., Noor, A. R., & Elma, M. (2010). Pembuatan pupuk organik cair dari sampah organik rumah tangga dengan penambahan bioaktivator EM4 (Effective Microorganisms). Jurnal Konversi UNLAM, 5(2), 5–12.
Nurwita, E.S. (2009). Pertumbuhan Dan Produksi Padi Yang Ditanam Dengan Metode System of Rice Intensification (SRI) Di Desa Limo, Depok, Jawa Barat. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Pratama, M. Mirza Abdillah, dkk. (2020). Peningkatan Keterampilan Pembuatan Olahan Minuman Berbahan Dasar Jahe sebagai Usaha Menguntungkan pada Kelompok PKK Kecamatan Wajak. Jurnal Karinov. 3(3). p. 181-188.
Profil dan Demografi Desa Pandansari. (2017). http://pandansari. tulungagungdaring.id/. (Disarikan dari berbagai sumber)
Solichin, Yoto, Wahono, Duwi Leksono Edy, Windra Irdianto. (2018). Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Pembuatan Pupuk Organik di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Jurnal Karinov. 1(1).
Sukardiyono, L., (2000). Penyuluhan: Petunjuk bagi Penyuluh Pertanian. Erlangga. Jakarta
Tien, Turmuktini, dkk. (2020). Pemberdayaan Kelompok Tani Untuk Mitigasi Pertanian Skala Mikro di Musim Kemarau Berbasis Pupuk Bokashi di Desa Pasirnanjung Kabupaten Sumedang. Jurnal Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat. 6 (1). p. 66-72.
Refbacks
- There are currently no refbacks.