PEMANFAATAN APLIKASI P2P LENDING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN UMKM DI KABUPATEN BLITAR
Abstract
Usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM) merupakan pondasi utama dari perekonomian di Indonesia, hal ini karena manyoritas unit usaha yang berjalan di Indonesia adalah UKM. Selain jumlah dan potensi, UKM di Indonesia memiliki dua permasalahan pokok yaitu akses pasar dan permodalan yang rendah. Hal ini berdampak pada kontribusi UKM terhadap PDB Indonesia yang belum maksimal. Melalui kegiataan ini diharapkan mampu berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat secara langsung dengan memberikan solusi yang bisa mengatasi permasalahan mitra. Khalayak sasaran program Program Kemitraan Masyarakat ini adalah pelaku usaha (UKM) pada sektor industri makanan Desa Rejowinangu Kecamatan Kademangan, Kabupaten, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan ini antara lain 1). Meningkatnya pengetahuan masyarakat akan aspek pengembagan usaha melalui pelatihan penyusunan rencana usaha bisnis (business plan) pada masing-masing pelaku UKM, 2). Meningkatnya pangsa pasar produk melalui media iklan berbasis teknologi pada aplikasi Omah UKM Rejowinangun dan 3). Meningkatnya akses pendanaan UKM berbasis equity crowdfunding melalui aplikasi Omah UKM Rejowinangun.
Kata kunci: Pelatihan dan Pendampingan, Aplikasi Omah UKM Rejowinangun, UKM
Full Text:
PDFReferences
Hafsah, M. Jafar. (2004) Upaya Pengembangan Usaha Kecil Dan Menengah (UKM). Diakses pada tanggal 3 April 2013 pukul 22.15 WIB dari www.smecda.com.
Hisrich, Robert D, Peters, Michael P, Sheperd, Dean A. 2008. Entrepreneurship, 7 ed.McGraw-Hill
Irawan PLT, Kestrilia RP, & Melany (2020) Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah
(UKM) Melalui Implementasi ECommerce di Kelurahan Tlogomas. Jurnal SOLMA 9(1):33-44. Doi: http://dx.doi.org/10.29405/solma.v9i1.4347
Ishak, Effendi. 2005. Artikel : Peranan Informasi Bagi Kemajuan UKM.Yogyakarta : Kedaulatan Rakyat.
Kartasasmita Ginandjar (1996). Pembangunan Untuk Rakyat: Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan, Jakarta: PT. Pustaka Cidesindo
Kuncoro,Mudrajad dan PT Asana Wirasta Setia. 1997. Pengembangan Pola Pembinan Usaha Kecil dan Masyarakat di Sekitar Obyek dan Kawasan Pariwisata.PT Asana Wirasta Setia dan Deparpostel.Yogyakarta
Mardikanto Totok dan Soebiato Poerwoko. 2015. Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik, Cet. Ke-3. Bandung: Alfabeta
Prabowo, Hendro dan Wardoyo. 2003. Kinerja Lembaga Keuangan Mikro bagi Upaya Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Wilayah Jabotabek. Depok : Universitas Gunadarma
Roosdhani MR, Wibowo PA, & Widiastuti A (2012) Analisis Tingkat penggunaan Teknologi Informasi dan komunikasi pada Usaha Kecil Menengah di Kab. Jepara. Jurnal Dinamika Ekonomi Dan Bisnis 9(2):89–104.
Sudaryanto dan Hanim,Anifatul. 2002. Evaluasi kesiapan UKM Menyongsong Pasar
Bebas Asean (AFTA) : Analisis Perspektif dan Tinjauan Teoritis. Jurnal
Ekonomi Akuntansi dan Manajemen, Vol 1 No 2, Desember 2002
Sedyastuti K (2018) Analisis Pemberdayaan UMKM Dan Peningkatan Daya Saing
Dalam Kancah Pasar Global. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis Dan Manajemen Indonesia 2(1):117–127. https://doi.org/10.31842/jurnalinobis.v2i1.65
Suci YR (2017) Perkembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Indonesia. Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos 6(1):51–58.
Tedjasuksmana B (2014) Potret UMKM IndonesiaMenghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Di NCFB ke-7 dan Kolokium Doktoral.
Wijanarko A & Susila I (2016) Faktor Kunci Keberhasilan UMKM Kreatif. Perubahan Kultur Dan Sinergitas Bisnis. Sidoarjo: FEB Universitas Muhammadiyah Sidoarjo www.bps.go.id
Refbacks
- There are currently no refbacks.