Pengabdian Kepada Masyarakat Pentingnya Meningkatkan Bantuan Hidup Dasar Melalui Penyuluhan Dan Pelatihan Kegawatdaruratan di KP Kadu Gede Rt 02 dan Rt 05 Desa Cilember

Masykur Khair, R Herliana R, Siti Aisah, Siti Sarah, Dikra Rahayu, Rabita Trisna S, Dinda Sekar, Muhamad Fadli Mauladi

Abstract


Kegawatdaruratan merupakan kondisi yang menuntut penanganan cepat, tepat, dan tanggap untuk mencegah kecacatan maupun kematian. Pengetahuan masyarakat mengenai bantuan hidup dasar, penghentian perdarahan, dan teknik evakuasi menjadi aspek penting dalam memperkuat respons awal terhadap kejadian gawat darurat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta keterampilan warga dan kader Kampung Kadu Gede, Desa Cilember, dalam melakukan pertolongan pertama pada situasi henti napas, henti jantung, perdarahan, dan proses evakuasi korban. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, edukasi mengenai kegawatdaruratan, pelatihan bantuan hidup dasar, penghentian perdarahan dengan metode 3T (tutup, tekan, tinggikan), serta demonstrasi teknik evakuasi menggunakan tandu, yang diakhiri dengan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, dengan capaian evaluasi berupa 70,6% peserta memahami konsep resusitasi jantung paru, 64,7% memahami pertolongan pertama pada henti napas dan henti jantung, 94,1% mampu menjelaskan prosedur evakuasi korban yang benar, dan 95% memahami teknik penghentian perdarahan. Kegiatan ini terbukti meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas warga dalam menghadapi kegawatdaruratan, serta menjadi langkah strategis dalam memperkuat respons pertolongan di tingkat komunitas.

Kata kunci— kegawatdaruratan, BHD, perdarahan, evakuasi, warga, kader

Abstract

Emergency situations require quick, precise, and responsive treatment to prevent disability and death. Public knowledge of basic life support, bleeding prevention, and evacuation techniques is a crucial aspect in strengthening the initial response to emergency events. This community service activity aims to improve the understanding and skills of residents and cadres of Kadu Gede Village, Cilember Village, in providing first aid in situations of respiratory arrest, cardiac arrest, bleeding, and the victim evacuation process. The implementation method includes an initial survey, education about emergencies, basic life support training, stopping bleeding using the 3T method (cover, compress, elevate), and a demonstration of evacuation techniques using a stretcher, which concluded with an evaluation of participant understanding. The results of the activity showed high enthusiasm from the participants, with evaluation achievements of 70.6% of participants understanding the concept of cardiopulmonary resuscitation, 64.7% understanding first aid for respiratory arrest and cardiac arrest, 94.1% being able to explain the correct victim evacuation procedures, and 95% understanding the techniques for stopping bleeding. This activity has been proven to increase community preparedness and capacity in facing emergencies, and is a strategic step in strengthening aid responses at the community level..

Keywords— emergency, BHD, bleeding, evacuation, residents, cadres

Full Text:

PDF

References


Angriani, S. and Baharuddin, B. (2021) ‘Implementasi Tutor Sebaya dalam Penanganan Cedera Luka di MTS Muhammadiyah Kota Makassar’, Bhakti Persada, 7(1), pp. 32–39. Available at: https://doi.org/10.31940/bp.v7i1.2314.

Chaidir, R. et al. (2024) ‘Pengetahuan tentang Bantuan Hidup Dasar ( BHD ) pada Anggota Satuan Polisi Pamong Praja ( SATPOL PP ) di Bukittinggi’, 1(2), pp. 1–8.

Farida, I. et al. (2023) ‘Edukasi Bantuan Hidup Dasar di Masa Pandemik Covid 19 pada Masyarakat Awam’, Journal of Community Engagement in Health and Nursing, 1(1), pp. 10–19. Available at: https://doi.org/10.30643/jcehn.v1i1.218.

Ismawati, Djalil, R.H. and Kasim, Z. (2023) ‘Pengaruh Edukasi Teknik Balut Tekan Terhadap Penghentian Perdarahan Pada Masyarakat Awam Di Kecamatan Tuminting Kelurahan Mahawu Lingkungan III Kota Manado kecelakaan lalu lintas yaitu dengan memberikan edukasi . Upaya untuk meningkatkan terluka akibat tr’, Jurnal Anestesi, 1(1), pp. 75–82.

Nurdin, A. et al. (2023) ‘Analisis Kemampuan Kader Kesehatan Dalam Melakukan Tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Wilayah Kerja Puskesmas Sunyaragi Kota Cirebon’, Media Informasi, 19(1), pp. 110–115. Available at: https://doi.org/10.37160/bmi.v19i1.195.

Sugiyarto, S. (2023) ‘Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kasus’, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan (JPKMK), 3(1), pp. 70–77.

Suswitha, D. and Arindari, D.R. (2020) ‘Pengaruh Simulasi First Aid Kegawatdaruratan Kecelakaan Terhadap Pengetahuan Penanganan Fraktur’, Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 12(1), pp. 97–109.

Trinurhilawati (2019) ‘Pengetahuan_Bantuan_Hidup_Dasar_dan_Keterampilan_T’, Keperawatan Terpadu, 1(1), pp. 78–85. Available at: http://jkt.poltekkes-mataram.ac.id/index.php/home/index.

Ul-Misbah, A.N. (2021) ‘Description of Tni Soldiers’ Knowledge of Disaster Victim’S Evacuation and Transportation in Batalyon Arhanud 13/Pby’, Jurnal Keperawatan Malang, 6(2), pp. 137–147. Available at: https://doi.org/10.36916/jkm.v6i2.116.

Adisasmita, R. (2006). Pembangunan pedesaan dan perkotaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Dewi, R. P., & Yuliana, S. (2023). Penerapan Digital Entrepreneurship pada Usaha Mikro di Wilayah Perdesaan. Jurnal Ilmiah Pengabdian, 5(1), 57–66.

Hadiyanti, P. (2006). Kemiskinan dan upaya pemberdayaan masyarakat. Komunitas.

Hidayat, T., & Lestari, A. (2020). Pemanfaatan E-Commerce untuk Meningkatkan Kewirausahaan UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 4(1), 44–52.

Kaswan, & Akhyadi, A. S. (2015). Social entrepreneurship (Mengubah masalah sosial menjadi peluang usaha). Bandung: Alfabeta.

Kurniawan, R. (2021). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pelatihan Digital Marketing. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 105–112.

Malik, A (2017). Pengembangan Kewirausahaa Berbasis Potensi Lokal melalui Pemberdayaan Masyarakat. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.ph p/jnfc. 87-101.

Nawawi, H. (2005). Metode penelitian bidang sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada Press.

Safitri, N. (2022). Optimalisasi Sosial Media dalam Pengembangan UMKM. Jurnal Inovasi Digital, 1(1), 18–26.

Suryono, Y., & Sumarno. (2013). Pembelajaran kewirausahaan masyarakat. Yogyakarta: Aditya Media.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.