Program Edukasi dan Teknik Manajemen Stres dalam rangka Optimalisasi Kesehatan Mental Orang Tua yang memiliki Remaja

Niken Andalasari, Devi Rahmawati, Anisa Putri Mustika, Nino Mahadika Saputra, Vicka Sefiani, Irmayanti Irmayanti, Nada Aulia, M. Reza Ardi Anandika, Deni Malik

Abstract


Kesehatan mental merupakan kondisi kesejahteraan individu yang memungkinkan seseorang menyadari potensinya, mengelola tekanan kehidupan sehari-hari, bekerja secara produktif, serta berkontribusi secara positif dalam lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi kesehatan mental dan penerapan teknik manajemen stres melalui Progressive Muscle Relaxation (PMR) dalam meningkatkan pengetahuan serta kemampuan orang tua dalam mengelola stres. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif terhadap 128 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 9% keluarga pernah memperoleh informasi terkait kesehatan mental, 79% keluarga sering mengalami konflik, dan 50% sumber stres keluarga disebabkan oleh perbedaan pendapat. Temuan ini mengindikasikan rendahnya tingkat literasi kesehatan mental pada keluarga dengan anak remaja. Program edukasi dilaksanakan pada 26 Januari 2025 di Kp. Kadu Gede, Desa Cilember, melibatkan 60 orang tua dengan anak remaja usia 12–18 tahun. Evaluasi program menunjukkan peningkatan pengetahuan orang tua serta kemampuan pengelolaan stres, dengan 78% peserta mampu mempraktikkan teknik PMR secara mandiri. Teknik PMR terbukti efektif dalam mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan rasa tenang, serta berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan melalui pendampingan kader komunitas.

Kata kunci— kesehatan mental, remaja, progressive muscle relaxation

Abstract

Mental health is a state of individual well-being that enables a person to realize their potential, manage the stress of daily life, work productively, and contribute positively to the social environment. This study aims to evaluate the effectiveness of a mental health education program and the implementation of stress management techniques through Progressive Muscle Relaxation (PMR) in improving parents' knowledge and ability to manage stress. The study used a quantitative descriptive approach with 128 respondents. The results showed that only 9% of families had received information related to mental health, 79% of families frequently experienced conflict, and 50% of family stressors were caused by differences of opinion. These findings indicate low levels of mental health literacy in families with adolescents. The education program was implemented on January 26, 2025, in Kadu Gede Village, Cilember Village, involving 60 parents with adolescents aged 12–18 years. The program evaluation showed an increase in parental knowledge and stress management skills, with 78% of participants able to practice the PMR technique independently. The PMR technique has been proven effective in reducing muscle tension and increasing feelings of calm, and has the potential to be developed sustainably through mentoring by community cadres..

Keywords— mental health, teenager, progressive muscle relaxation

Full Text:

PDF

References


Florensa, F., Hidayah, N., Sari, L., Yousrihatin, F., & Litaqia, W. (2023). Gambaran Kesehatan Mental Emosional Remaja. Jurnal Kesehatan, 12(1), 112–117. https://doi.org/10.46815/jk.v12i1.125

Kemenkes. (2022). Mengenal Pentingnya Kesehatan Mental pada Remaja.

Riskesdas. (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. http://www.depkes.go.id/resources/download/infoterkini/materi_rakorpop_2018/Hasil%0A Riskesdas 2018.pdf

Zanatul Faizah, & Iva inayatul Ilahiyah. (2024). Peran Keluarga Dalam Menjaga Kesehatan Mental Anak Dalam Perspektif Zakiah Daradjat. ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan, 2(3), 164–174. https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i3.893


Refbacks

  • There are currently no refbacks.