Reduksi Noise Citra Hibrida Wenner Alpha-Beta pada Domain Spatial dengan Algoritma Image Averaging

Vidia Anggelis Malam, Daeng Achmad Suaidi

Abstract


Metode geolistrik konfigurasi Wenner pada umumnya digunakan untuk pengujian kelistrikan bumi dan investigasi air tanah. Umumnya semakin besar jarak antar elektroda, maka aliran arus yang diinjeksikan akan semakin melemah. Berdasarkan tingkat sensitivitasnya, konfigurasi Wenner dibagi menjadi 3, dengan jarak antar elektroda sama dan faktor geometri berbeda, yaitu Wenner Alpha, Wenner Beta, dan Wenner Gamma. Konfigurasi Wenner Alpha lebih sering digunakan dalam eksplorasi karena lebih sensitif pada arah vertikal, konfigurasi Wenner Beta lebih sensitif pada arah horizontal, sedangkan konfigurasi Wenner Gamma jarang digunakan karena tidak memberikan hasil yang memuaskan untuk eksplorasi. Dalam paper ini disajikan hasil percitraan hibrida dari proses reduksi noise citra Res2Dinv Wenner Alpha dan Wenner Beta yang mengalami peningkatan sensitifitas pada arah vertikal maupun horizontal. Penggabungan citra diimplementasikan dengan algoritma image averaging pada domain spatial.

Full Text:

PDF

References


A. D. Suaidi, Fisika Eksperimen: Pemetaan Resistivitas dengan Metode Geolistrik Wenner. Malang: Universitas Negeri Malang, 2012.

Z. H. U. Jiao-Jun, K. A. N. G. Hong-Zhang, and Y. Gonda, “Application of Wenner configuration to estimate soil water content in pine plantations on sandy land,” Pedosphere, vol. 17, no. 6, pp. 801–812, 2007.

Y. Deswita, “Penerapan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner untuk menentukan penyebaran lindi di tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah air dingin kota Padang,” Pillar of Phys., vol. 5, no. 1, pp. 97–104, 2015

R. Syech and M. Edizar, “Menentukan lapisan akuifer DAS (daerah aliran sungai) Siak dengan membandingkan hasil ukur metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner dan konfigurasi Schlumberger,” Komunikasi Fis. Indones., vol. 11, no. 9, pp. 601–611, 2016.

M. I. Rahayu, “Identifikasi objek citra 2 dimensi menggunakan bantuan algoritma JSEG,” J. Teknol. Inform. Komunikasi, vol. 2, no. 1, pp. 1-6, 2013.

M. H. Loke and J. W. Lane-Jr, “Inversion of data from electrical resistivity imaging surveys in water-covered areas,” Exploration Geophys., vol. 35, no. 4, pp. 266–271, 2004.

M. Wang, J. Young, D. Rhodes, K. Primrose, and M. Takei, “Electrical impedance tomography for nuclear engineering,” in The Proc. Int. Conf. Nuclear Eng. (ICONE), 2007.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Publikasi Oleh:

Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang 5 Gedung B22, Lowokwaru, Malang, 65145

Website: www.fisika.fmipa.um.ac.id
Email: [email protected]