Pengaruh Pembelajaran Kolaboratif dengan Berbantuan Worksheet terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik SMA Kelas X
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kolaboratif dengan berbantuan worksheet terhadap hasil belajar fisika peserta didik kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah nonrandomized pretest-posttest control group design pada dua kelas penelitian. Populasi yang dipakai adalah seluruh peserta didik di SMAN 100 Jakarta dengan sampel kelas X MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Subjek dipilih secara acak yang sebelumnya dilakukan uji homogenitas. Kelas eksperimen diajarkan dengan pembelajaran kolaboratif berbantuan worksheet sedangkan kelas kontrol diajarkan menggunakan metode ceramah. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki nilai tes yang terdistribusi normal dan memiliki varian yang homogen. Hasil akhir diperoleh thitung > ttabel yaitu 6,63 > 1,67 sehingga Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kolaboratif berbantuan worksheet berpengaruh terhadap hasil belajar fisika peserta didik kelas X SMAN 100 Jakarta.
Full Text:
PDFReferences
E. Tambunan and N. Bukit, “Analisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dan pemahaman konsep awal terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Teluk Mengkudu,” J. Pendidik. Fis., vol. 4, no. 1, pp. 49–56, 2015.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2014 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014.
F. Corblin, E. S.Tripodi, D. F., Ropers, and L. Trilling, “A declarative constraint-based method for analyzing discrete genetic regulatory networks,” Biosystems, vol. 98, no. 2, pp. 91–104, 2009.
P. Koskinen, J. Lämsä, J. Maunuksela, R. Hämäläinen, and J. Viiri, “Primetime learning: Collaborative and technology-enhanced studying with genuine teacher presence,” Int. J. STEM Educ., vol. 5, no. 1, pp. 1–13, 2018.
A. C. Graesser et al., “Advancing the science of collaborative problem solving,” Psycholog. Sci. Public Interest, vol. 19, 2, pp. 59–92, 2018.
R. Arifiani, S. Soeprodjo, and S. Saptorini, S. “Pengaruh pembelajaran kolaborasi guided discovery-experiential learning berbantuan lembar kerja siswa,” Chem. Educ., vol. 1, no. 2, pp. 129–135, 2012.
C. Wahyuni, I. M. Astra, and H. Nasbey, “Improvement of learning process and learning outcomes in physics learning by using collaborative learning model of group investigation at high school (grade X, SMAN 14 Jakarta),” J. Educ. Pract., vol. 6, no. 11, pp. 75–80, 2015.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Publikasi Oleh:
![]() | Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang Website: www.fisika.fmipa.um.ac.id
|
