Konseling Model Kipas (Konseling Intensif Progresif Adaptif Struktur)

Anam Nur Sofa

Abstract


Bimbingan dan konseling merupakan salah satu komponen inti dalam pendidikan yang eksistensinya dari waktu ke waktu semakin dibutuhkan. Tetapi, pelaksanaan bimbingan dan konseling selama ini masih mengadopsi secara membabi-buta rumusan yang dibuat oleh para ahli yang berlandaskan pada falsafah Barat. Konseling Intensif Progresif Adaptif Struktur (KIPAS) yang muncul sebagai salah satu dari sedikit jenis bimbingan dan konseling yang berlandaskan pada budaya Nusantara. Fakta yang terjadi pada perkembangan bimbingan dan konseling Indonesia seperti telah disinggung, pada prinsipnya merupakan sesuatu yang sangat memprihatinkan. Bagaimanapun, dapat diyakini bahwa falsafah yang dianut oleh pandangan Barat berbeda dan bahkan pada beberapa aspek bertentangan dengan falsafah hidup masyarakat Indonesia. Konseling Model KIPAS memiliki ciri khas yang sangat lekat dengan budaya Indonesia, karena berakar dari budaya unggul nusantara Indonesia. Konstruk model KIPAS mengintegrasikan berbagai pendekatan konseling dalam pendekatan konvensional, unsur-unsur dan nilai-nilai budaya, psikologis, agama, dan sosial. Rumusan Model KIPAS sebagai konseling yang ramah budaya. Memperhatikan kebutuhan peserta didik, konselor dan lingkungan. Fokus penulisan artikel ini mencakup deskripsi dan uraian tentang kontribusi Model KIPAS terhadap pengembangan diri dan penyelesaian masalah konseli, dan kontribusi terhadap citra konseling Indonesia. Basis budaya yang diusung oleh Model KIPAS menjadi keunggulan utama model ini, menjadikannya sangat efektif untuk diaplikasikan dalam pelayanan bimbingan dan konseling Indonesia. Disamping itu, terdapat beberapa kritikan terhadap Model KIPAS, khususnya terkait dengan masih minimnya kajian mendalam tentang karakteristik manusia Indonesia, dan “pemangkasan” tahapan konseling. Sebagai model yang berbasis pada budaya bangsa, Model KIPAS perlu mendapat dukungan dan upaya pengembangan lebih lanjut dari segenap praktisi dan akademisi bidang bimbingan dan konseling.


Full Text:

PDF

References


Corey, G. 2013. Theory and Practice of Group Counseling. California. Brooks/Cole

Cottone, R.R. (1992). Theories and Paradigms of Counseling and Psychotherapy.

Massachusetts: Allyn&Bacoon, Inc.

Corey, Gerald (1991). Theory and Parctice of Counseling and Psychotherapy.

California:Brooks/ColePublishing Company.

Mappiare-AT. A, dkk. 2012. Identifikasi Butir-Butir Budaya Unggul Nusantara sebagai Konten Media Bimbingan Karier Siswa. Bimbingan dan Konseling: Jurnal Teori dan Praktik, 25(25). 1 -6.

Mappiare-AT, A. (2013b). Penguatan Layanan Bimbingan dan Konseling Melalui Model Konseling Intensif dan Progresif yang Adaptif terhadap Struktur (KIPAS). Proceeding Seminar Internasional Forum FIP- JIP Se-Indonesia, Medan, 29-31 Oktober 2013. Medan: UNIMED Press.

Mappiare-AT, A. (2013c). Tipe-tipe Metode Riset Kualitatif: untuk Eksplanasi Sosial Budaya dan Bimbingan Konseling. Malang: Elang Mas bersama Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.

Mapiare-AT, A. 2013. Martabat Konselor Indonesia dalam Falsafah dan Kinerja Model

KIPAS: Konseling Intensif, Progresif, Adaptif Struktur. Prosiding Kongres XII, Konvensi Nasional XVIII ABKIN dan Seminar Internasional Konseling. Denpasar Bali.

Mappiare-AT, A. 2017. Meramu Model Konseling Berabsis Budaya Nusantara: KIPAS (Konseling Intensif Progresif Adaftif Struktur). Pidato Pengukuhan 6 Jabatan Guru Besar dalam bidang Ilmu Budaya Konseling Pada Fakultas Ilmu Pendidikan Indonesia.

Muslihati. 2013. Konseling Multibudaya dan Kompetensi Multibudaya Konselor.

Malang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.

Pedersen.P 1991. Counseling Across Cultures. East- West Center Book: University Press of Hawai

Sue, D.W & Sue, S. 2003. Counseling Culturally Diverse; Theori and Practice. Thousand Oaks, California: Sage Publication


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.