Hasil Eksperimen Pengujian Kuat Tekan Kembali dan Curing Oven dengan Cangkang Kerang Darah Sebagai Substitusi Pasir
Abstract
Beton memiliki peranan penting dalam menentukan umur, kualias, kekuatan sifat terhadap api dan ramah lingkungan. Salah satu yang menjadi keunggulan dari beton adalah kekuatan tekan dari beton. Pada pekerjaan konstruksi bangunan, rumah tinggal atau pemukiman dan gedung bertingkat bisa mengalami resiko bencana seperti kebakaran. Efek dari lamanya durasi saat kebakaran dapat berpengaruh terhadap kekuatan dan mutu beton. Analisa ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan antara pengujian kuat tekan kembali dengan perawatan dan pengujian dengan curing oven. Metode penelitian kali ini ialah eksperimental dengan Mutu rencana beton 20 MPa dengan sampel silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 36 sampel. Beton menggunakan cangkang kerang darah sebagai substitusi pasir dengan variasi campuran 0%, 7%, 9% dan 12%. Pengujian kuat tekan kembali dilakukan pada saat benda uji berumur 28 hari dengan perawatan yang diberikan berupa perendaman ulang atau perawatan kembali yang sebelumnya sudah dilakukan pengujian kuat tekan pada umur 7 hari. Waktu pengujian kuat tekan dengan curing oven pada suhu 60 °C selama 24 jam dan dilakukan pada saat benda uji berumur 28 hari. Pengujian kuat tekan beton kembali dengan perawatan mengalami kenaikan nilai kuat tekan pada umur 28 hari pada variasi 7% sebesar 20,49 MPa, beton variasi 9% sebesar 24,22 MPa, beton variasi 12% sebesar 24,09 MPa dan terjadi penurunan pada variasi 0% sebesar 17,03 MPa. Pengujian nilai kuat tekan beton dengan curing oven terjadi penurunan pada beton variasi 0% sebesar 31,97 MPa, beton variasi 7% sebesar 31,35 MPa, beton variasi 9% sebesar 30,29 MPa, dan beton variasi 12% sebesar 29,94 MPa dibandingan dengan beton tanpa curing oven.
Kata kunci: Cangkang kerang darah; kuat tekan; curing oven; perawatan
Kata kunci: Cangkang kerang darah; kuat tekan; curing oven; perawatan
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.