UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS SISWA SMP DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERINTEGRASI EXPERIENTIAL LEARNING PADA MATERI GETARAN, GELOMBANG DAN BUNYI

Tri Wahyuni, Triyono Triyono, Khusaini Khusaini

Abstract


Tantangan abad 21 adalah menghadapi perkembangan era revolusi industri 4.0 dan society 5.0. Keterampilan abad 21
tentu penting untuk dimiliki SDM di Indonesia salah satu membiasakannya adalah melalui pembelajaran IPA di sekolah.
Salah satu kemampuan yang harus dimiliki adalah kemampuan analisis Kemampuan ini dapat digunakan untuk
menunjang kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan studi kasus kemampuan berpikir analisis siswa masih rendah
yaitu sebesar 21,34% dengan kategori sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan
kemampuan berpikir analisis siswa melalui penerapan Problem Based Learning dan pendekatan Experiential Learning
pada mata pelajaran IPA kelas 8 SMPN 1 Doko. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa sebanyak 32 dengan fokus
penelitian adalah kemampuan analisis siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas
(classroom action research) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yakni
perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Setelah pelaksanaan siklus I kemampuan berpikir analisis siswa
menjadi 55,31% dengan kategori sedang. Pada siklus II, rata-rata pencapaian kemampuan berpikir analisis siswa
mengalami peningkatan menjadi72,18% dengan kategori tinggi. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir analisis siswa
pada mata pelajaran IPA materi getaran, gelombang dan bunyi.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.