PENERAPAN REWARD DAN PUNISHMENT DALAM PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII
Abstract
Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurang aktifnya siswa dalam kegiatan pembelajaran di kelas pada mata
pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar pada siswa kelas VIII di SMP
Negeri 4 Tanggul setelah diterapkan reward dan punishment pada materi getaran, gelombang, dan bunyi dalam
kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan
dalam 2 siklus pembelajaran. Setiap siklus dilaksanakan dalam dua pertemuan dengan empat tahap kegiatan yaitu,
perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIB dengan jumlah 32 orang.
Tindakan yang dilakukan adalah membagi siswa kedalam beberapa kelompok. Satu kelas dibagi menjadi 6 kelompok
berdasarkan asesmen diagnostik sebagai acuan perbedaan perlakuan (diferensiasi proses), masing-masing anggota
kelompok menggunakan ikat kepala sesuai dengan nomor urut di kelas dengan mendapat tempelan kotak kecil warna
biru apabila mendapat reward dan warna merah apabila mendapat punishment. Hasil penelitian pra siklus
menunjukkan bahwa hasil rata-rata keaktifan siswa sebesar 39,41%, sedangkan pada siklus I memperoleh persentase
61,28% dan meningkat sebesar 81,25% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan reward
dan punishment dalam pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran
IPA dengan materi getaran, gelombang, dan bunyi dalam kehidupan sehari-hari.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.