Pengaruh Tambahan Semen Portland Komposit Pada Cold Paving Hot Mix Asbuton Terhadap Karakteristik Marshal

Hamkah Hamkah, Juvrianto C. Jacob, josephus R. Matitaputty, Sentike Leipipi

Abstract


Indonesia mempunyai kekayaan aspal alam berupa asbuton yang tersedia melimpah dari Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Salah satu produk asbuton yang biasa disebut cold paving hot mix asbuton (CPHMA) adalah campuran panas asbuton sebagai pengganti aspal minyak dengan agregat dan mineral lainnya yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat dihampar pada suhu ruang. Sifat ini memungkinkan untuk diaplikasikan di lokasi terpencil, termasuk pulau-pulau kecil yang tidak tersedia cukup quarry batu dan fasilitas peralatan unit pencampur aspal panas untuk kebutuhan pembangunan, preservasi dan pemeliharaan perkerasan jalan. Agregat yang telah tersedia pada CPHMA menunjang pelestarian lingkungan bagi kota-kota dengan konsep Sponge City sehingga eksploitasi sungai sebagai quarry batu oleh para Penyedia Jasa dapat dihindari. Namun, kendala yang dihadapi pada perkerasan menggunakan CPHMA adalah kualitas yang dihasilkan belum bisa bersaing jika dibandingkan dengan campuran aspal yang menggunakan aspal minyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik marshall CPHMA menggunakan semen portland komposit (PCC) sebagai tambahan filler, dan membandingkannya dengan CPHMA standar. Uji karakteristik marshall dilakukan terhadap empat jenis campuran CPHMA yang dibedakan berdasarkan tambahan filler masing-masing 1%, 2% dan 3%. Hasil uji marshall menunjukkan stabilitas CPHMA tanpa tambahan filler bernilai 704,6 kg, stabilitas CPHMA dengan tambahan filler 1% bernilai 880,5 kg, stabilitas CPHMA ditambahkan filler 2% bernilai 1.036,4 kg, dan CPHMA ditambahkan filler 3% bernilai 1.096,6 kg. Karakteristik marshall lainnya berupa VMA, VIM, VFB dan Stabilitas marshall sisa setelah perendaman 24 jam juga memenuhi persyaratan sifat CPHMA. Pemanfaatan PCC dalam campuran CPHMA dapat meningkatkan ketahanan terhadap deformasi permanen dan ketahanan terhadap air. Pemanfaatan PCC dapat diterima sebagai filler tambahan dalam meningkatkan kualitas (stabilitas) CPHMA pada kadar filler optimum 1,33 %.

Kata kunci: CPHMA, semen portland komposit, karakteristik marshall, asbuton


Full Text:

PDF

References


Bina Marga. [2018]. Surat Edaran Dirjen Bina Marga Nomor 02/SE/Db/2018 Tentang Spesifikasi Umum 2018

Untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan Dan Jembatan. Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan

Umum Perumahan Rakyat. Jakarta.

Bina Marga. [2020]. Spesifikasi Umum 2018, edisi Revisi-2. Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian

Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat. Jakarta.

Bina Marga. [2013]. Spesifikasi khusus interim. Bahan asbuton campuran panas hampar dingin (Cold Paving

Hot Mix Asbuton, CPHMA) Untuk Tambalan Dan Pekerjaan Pada Bahu Jalan. Direktorat Jenderal Bina

Marga. Kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat. Jakarta.

Fikriaraz, M.A. [2015]. Pengaruh Penuaan Jangka Pendek Pada Kuat Tekan Aspal Porous Yang Menggunakan

BGA (Buton Granular Asphalt), Universitas Hasanuddin, Makassar.

Hadimulyono, B. [2015]. Pedoman Pelaksanaan Asbuton Campuran Panas Hampar Dingin (Cold Paving Hot Mix

Asbuton). Surat Edaran Nomor: 28/SE/M/2015. Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat.

Jakarta.

Hamkah, Tjaronge, M. W., Djamaluddin, R., Nasruddin [2018]. Prediction Model of Compressive Strength of

Concrete Composed of Portland Composite Cement, Marine Sand, and Sea Water Using Maturity Method.

International Journal of Applied Engineering Research ISSN 0973-4562 Volume 13, Number 3 (2018) pp.

-1754.

Hamkah, Rohana, Aisyah [2022]. Evaluasi Kinerja Perkerasan Latasir Pada Ruas Jalan Nasional Di Pulau

Ambon. Jurnal Bangunan ISSN 0852-2480; e-ISSN 2621-0959, Volume 27, Nomor 2 (Oktober 2022) pp. 17-

Leuhery, L. and Hamkah. [2020]. Preliminary Study on National Road Condition of Ambon City, Indonesia. Civil

Engineering and Architecture, Vol. 8 No. 5, pp.1063-1073.

Misbah. [2015]. Pengaruh Variasi Kadar Aspal Terhadap Nilai Karakteristik Campuran Panas Aspal Agregat

(AC-BC) Dengan Pengujian Marshall. Jurnal Teknik Sipil ITP, Vol. 2 No. 1, pp.41-48.

Pinangkaan, V. Y., Sompie, T. P. F., Sudarno [2022]. “Analisis Perbandingan Karakteristik antara AC-WC Asbuton

dengan Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA)”. Jurnal Semesta Teknika, Vol. 25, No. 1, 60-70, Mei 2022,

pp. 60-70.

Pratama, A.D.Y., Achmad, F., and Desei, F.L. [2022]. “Pengaruh Lama Rendaman Dan Penemuan Aspal Terhadap

Nilai Durabilitas Campuran Aspal Col Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA)”. Jurnal Teknik sipil, ISSN 2807-

, Vol. 2, No. 1, pp. 10-20.

Tahir, A. dan Setiawan, A. [2009]. Kinerja Durabilitas Campuran Beton Aspal Ditinjau Dari Faktor Variasi Suhu

Pemadatan Dan Lama Perendaman. Jurnal SMARTek, ISSN 1693-0460, Vol. 7, No. 1, pp. 45-61.

Thanaya, I.N.A., Suweda, I.W., and Sparsa, A.A.A. [2017]. Perbandingan Karakteristik Campuran Col Paving Hot

Mix Asbuton (CPHMA). Jurnal Teknik Sipil, ISSN 0853-2982, Vol. 24, No. 3, pp. 247-256.

Yosevina. [2022]. Pengaruh Penggunaan Aspal Modifikasi Polimer Ethyl Vinyl Acetat (EVA) Terhadap

Campuran Laston Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC), Media Ilmiah Teknik Sipil, Volume 10, No. 2,

pp. 95-104


Refbacks

  • There are currently no refbacks.