TANTANGAN PEMBELAJARAN MATERI GERAK DAN GAYA DI TINGKAT SMP PADA KURIKULUM MERDEKA: STUDI KASUS

Nanda Yusnita Maulidina, Khusaini Khusaini

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tantangan dan permasalahan terbaru dalam pembelajaran IPA pada materi gerak dan gaya dengan kurikulum merdeka berdasarkan pandangan guru. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat banyak tantangan dan permasalahan dalam pembelajaran IPA materi gerak dan gaya pada kurikulum merdeka. Tantangan dan permasalahannya tersebut, yaitu guru perlu mengajarkan ulang cara berhitung matematika yang lebih kompleks, cara menerapkan rumus ke dalam soal, dan memahamkan siswa dalam memadukan konsep pada aplikasinya di kehidupan. Di kelas VII guru harus mengajarkan materi gerak dan gaya mulai dari pemahaman yang paling dasar. Siswa sulit memahami dan membedakan konsep-konsep yang ada dalam materi gerak dan gaya. Materi gerak dan gaya memerlukan waktu pembelajaran yang lebih lama. Guru harus bisa mencari cara untuk mempertahankan fokus, meningkatkan motivasi belajar siswa, merancang strategi pengajaran yang lebih efektif, memilih model pembelajaran yang tepat, membangun suasana aktif, interaktif, dan menyenangkan dalam pembelajaran materi gerak dan gaya. Buku yang tersedia kurang mewadahi siswa dalam memahami materi gerak dan gaya, serta adanya kesulitan belajar yang beragam, karena tiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.