PENGARUH PENGGUNAAN LIGHT SHELF TERHADAP PENCAHAYAAN ALAMI PADA BANGUNAN

Fikri Alfarizqi, Apif Miptahul Hajji

Abstract


Lahan yang terbatas dan peningkatan kebutuhan sarana fisik pada area kampus mendorong pembangunan gedung tinggi di Kampus Universitas Negeri Malang, terutama pada gedung Fakultas Ilmu Sosial, sehingga membuat desain beberapa ruang kelas memanjang ke arah dalam bangunan yang dapat menyebabkan perbedaan intensitas cahaya yang kontras antara area dekat bukaan dengan area dalam yang jauh dari jendela. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan light shelf serta menentukan desain light shelf terbaik yang dapat mendistribusikan pencahayaan lebih merata dibandingkan kondisi sebelumnya. Tahapan penelitian meliputi studi literatur, survei lapangan, pengukuran kondisi eksisting, perancangan alternatif desain, serta rekomendasi desain. Variabel yang diuji pada light shelf meliputi sudut kemiringan, bahan material, posisi, bentuk permukaan, dan luas penampang, sehingga menghasilkan 96 alternatif desain light shelf yang diuji menggunakan software DIALux evo 12.0 untuk menentukan desain terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif desain dengan distribusi pencahayaan alami terbaik pada ruang kelas adalah model pengujian 26 (15°, Mirror, Dalam Ruangan, Datar, 285 cm × 75 cm) dengan kenaikan sebesar 13,82% dari kondisi eksisting, model pengujian 25 (15°, Mirror, Dalam Ruangan, Datar, 285 cm × 50 cm) dengan kenaikan sebesar 12,89%, model pengujian 49 (30°, Mirror, Dalam Ruangan, Datar, 285 cm × 50 cm) dengan kenaikan sebesar 10,77%, dan model pengujian 73 (45°, Mirror, Dalam Ruangan, Datar, 285 cm × 50 cm) dengan kenaikan sebesar 9,17% dari kondisi eksisting.
Kata kunci: light shelf, pencahayaan alami, DIALux evo, ruang kuliah

Full Text:

PDF

References


Ali, M. E., & Pangestu, M. D. (2022). Pengaruh Bentuk Light Shelf Terhadap

Penetrasi Cahaya Pada Gedung Perkantoran Di Kawasan Tropis. ALUR:

Jurnal Arsitektur, 5(1), 1-10

Lechner, N. (2007). Heating, Cooling, Lighting: Metode Desain untuk Arsitektur

Edisi 2. Terjemahan Sandriana Siti. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Pangestu, M. D. (2019). Pencahayaan alami dalam bangunan. Pencahayaan alami

dalam bangunan.

Putra, Y. H. (2020). Pergerakan Matahari dan Pemodelan Angkasa. 1–16.

Sayyaf, U. (2021). Analisis dan Evaluasi Pengaruh Nilai Reflektansi Dinding

Internal, Atap Internal, dan Light Shelf terhadap Tingkat Iluminasi yang

Optimum di Gedung Program Diploma Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi

UGM Yogyakarta (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).

Seftyarizki, D., Hakim, A. H., & Razali, M. R. (2020). Identification of Visual and

Thermal Comfort in Classroom. IOP Conference Series: Materials Science and

Engineering, 874(1). https://doi.org/10.1088/1757-899X/874/1/012036

SNI. 2000. SNI-03-6197-2000 tentang konservasi energi pada system

pencahayaan. Jakarta: BSN.

SNI. 2001. SNI-03-2396-2001 tentang Tata Cara Perencanaan Sistem

Pencahayaan Alami pada Bangunan Gedung. Jakarta: BSN.

SNI. 2001. SNI-03-6575-2001 tentang Tata Cara Perencanaan Sistem

Pencahayaan Buatan pada Bangunan Gedung. Jakarta: BSN

SNI. 2004. SNI-16-7062-2004 tentang pengukuran intensitas penerangan di tempat

kerja. Jakarta: BSN

Thojib, J., & Adhitama, M. S. (2013). Kenyamanan Visual Melalui Pencahayaan

Alami Pada Kantor (Studi Kasus Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas

Brawijaya Malang). RUAS, 11(2), 10–15.

Tiono, E., & Indrani, H. (2015). Pengaruh Eksperimen Light Shelf terhadap

Pencahayaan Alami pada Ruang Kerja. JURNAL INTRA, 3.

Ulin, M., & Dedy, A. (2018). Pencahayaan alami pada ruang kelas ( Studi kasus

gedung Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang),(Natural Lighting in

Classrooms (Case Study of the Faculty of Social Sciences, State University of

Malang). Jurnal Arsitektur.

Wiyanto, Agrippina Fleta Eddi. (2021). Analisis pencahayaan alami dan buatan

pada ruang kantor terhadap kenyamanan visual pengguna. Jurnal Patra, 3.1:

-42


Refbacks

  • There are currently no refbacks.