LITERATUR REVIEW : MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN POSYANDU MELALUI PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN

Shafira Isna Fattia, Siti Azizzah, Syahla Aqilla Arsya, Wenny Rasmawati Simamora, Wiwit Yuniar Fadilah, Zahira Syalwa Regita Amada, Septa Katmawanti

Abstract


Meningkatkan kualitas Kesehatan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja tetapi partisipasi masyarakat juga sangat dibutuhkan. Oleh karena itu dilakukanlah upaya meningkatkan peran serta masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat. Penyelenggaraan pembangunan kesehatan berupa pos pelayanan terpadu (posyandu) menjadi salah satu bentuk upaya kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat. Rendahnya partisipasi kader posyandu berimbas pada rendahnya kesadaran masyarakat untuk datang pada kegiatan posyandu seperti pemantauan tingkat status gizi anak, ibu hamil dan menyusui yang mengakibatkan tidak terpenuhinya data perkembangan status gizi anak balita di posyandu. Sehingga, perlu diketahui solusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan posyandu dengan pengembangan kader kesehatan sebagai pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode literatur review yang ditinjau dari artikel jurnal dan berita online. Literatur tersebut didapatkan dari pangkalan data ilmiah seperti Google Scholar dan Google Engine dengan bahasa Indonesia. Dalam literatur review ini tidak dilakukan pembatasan pada suatu literatur tertentu mengenai metode studi desainnya, sehingga literatur penelitian yang didapat menggunakan metode penelitian yang berbeda-beda. Kader posyandu sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan sudah tentu harus memiliki pengetahuan yang cukup untuk dapat memotivasi masyarakat di lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidup sehat keluarga dan lingkungannya. Selain pemberdayaan terhadap masyarakat, dalam rangka peningkatan kualitas posyandu, pihak posyandu juga melakukan pelatihan bagi kader-kadernya melalui kegiatan pembekalan, seperti pelatihan, penataran, dan memberikan buku panduan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan. Kader posyandu dipandu dengan buku panduan yang telah diberikan dalam memantau tumbuh kembang balita. Sehingga kader yang mengikuti pelatihan dapat berperan baik di posyandu sebagai motivator kesehatan, penyuluh kesehatan, dan sekaligus dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Para kader nantinya akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat berupa informasi mengenai berbagai hal yang menyangkut balita seperti merawat balita pada masa tumbuh kembang, kesehatan balita, kebersihan balita, pertumbuhan balita, serta perkembangan sosial dan psikologisnya. Kegiatan ini biasanya dapat dilakukan setiap enam bulan sekali.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.