LATIHAN FISIK, ASUPAN KALORI, DAN OBESITAS PADA REMAJA: LITERATURE REVIEW
Abstract
1) Latar Belakang: Masalah obesitas timbul akibat adanya ketidakseimbangan antara jumlah asupan kalori yang dikonsumsi dengan jumlah kalori yang dikeluarkan. Obesitas masih mengancam kualitas kesehatan di masa yang akan datang karena obesitas dapat mengakibatkan penyakit degeneratif seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, stroke, kanker, diabetes tipe II, serta kelainan tulang. Kelompok usia yang rentan menderita obesitas adalah remaja, akibat perubahan gaya hidup sedentary yang berkelanjutan. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mempelajari, mengkaji dan memberikan informasi kepada pembaca tentang peran latihan fisik dan asupan kalori bagi remaja khususnya yang mengalami obesitas; 2) Metode: Kajian pustaka secara naratif dilakukan dengan mensintesis informasi dari beberapa literatur ilmiah dengan menggunakan kata kunci latihan fisik, asupan kalori, dan obesitas pada remaja; 3) Hasil: Latihan fisik dapat dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan kemampuan masing-masing individu. Ketika kondisi tubuh sudah memungkinkan dan kemampuan yang dimiliki individu meningkat, maka latihan fisik yang dilakukan dapat ditingkatkan, karena peningkatan aktivitas fisik dalam kehidupan juga dibutuhkan sebagai penunjang. Melalui tingkatan aktivitas fisik yang dilakukan, remaja dapat menentukan berapa banyak kalori yang sudah dikeluarkan. Selanjutnya dapat dilakukan perhitungan terhadap jumlah kalori yang dibutuhkan dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti jenis kelamin, umur, serta penyakit yang sedang diderita. Asupan kalori yang dikonsumsi juga harus seimbang dan beragam dengan selalu mengkonsumsi sayur, buah, sumber karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta lemak di setiap waktu makan seperti pada pedoman gizi seimbang. Hal tersebut kemudian dapat menciptakan keseimbangan antara asupan kalori masuk dan energi yang dikeluarkan untuk menghindari adanya obesitas pada remaja; dan 4) Kesimpulan: Latihan fisik dan pengaturan asupan kalori yang tepat dan seimbang dibutuhkan sebagai upaya promotif dan preventif agar mampu mengurangi dan mencegah terjadinya obesitas pada remaja sebagai kelompok usia yang rentan terhadap terjadinya obesitas.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.