ANALISIS RISIKO KERJA DENGAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) DI BENGKEL KRIYA KREATIF KAYU DAN ROTAN SMKN 5 MALANG
Abstract
1) Latar Belakang: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan sekolah jenjang menengah yang mengutamakan pengembangan dan praktik dalam proses pembelajaran yang disesuaikan dengan jenis lapangan kerja yang ada. Jurusan kriya kreatif kayu dan rotan merupakan salah satu jurusan yang dalam setiap tahap praktikum atau proses pengerjaannya terdapat potensi risiko kerja yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja atau Penyakit Akibat Kerja (PAK). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis risiko kerja dengan metode Job safety Analysis (JSA) di bengkel kriya kreatif kayu dan rotan SMKN 5 Malang; 2) Metode: Metode penelitian ini menggunakan deskriptif observasional. Data dikumpulkan menggunakan worksheet JSA dan AS/NZS 4360:2004. Data yang dikumpulkan adalah langkah kerja, bahaya kerja, risiko kerja, risk analysis yang terdiri dari likelihood dan severity, total risiko, risk level, dan pengendalian risiko kerja; 3) Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap persiapan bahan dasar terdapat 7 risiko kerja, tahap pemotongan dan penghalusan kayu terdapat 24 risiko kerja, tahap pengukiran terdapat 12 risiko kerja, tahap perakitan terdapat 3 risiko kerja dan tahap finishing terdapat 4 risiko kerja; 4) Kesimpulan: Risiko kerja yangterindentifikasi di bengkel kriya kreatif kayu dan rotan SMKN 5 Malang sebanyak 50 risiko dengan tingkat kategori extreme risk sebanyak 3 risiko kerja, kategori high risk sebanyak 13 risiko kerja, kategori medium risk sebanyak 15 risiko kerja dan kategori low risk sebanyak 19 risiko kerja.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.