Pengaruh circuit training terhadap peningkatan vo2max pemain SSB karlos malang usia 15 tahun

Anwar Yuli Prastya, Mahmud Yunus, Ahmad Abdullah

Abstract


Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui pengaruh latihan circuit training terhadap meningkatnya volume oksigen maksimal pemain SSB Karlos Malang usia 15 tahun. Metode latihan untuk meningkatkan volume oksigen maksimal menggunakan metode latihan circuit training 7 pos. Jenis penelitian ini termasuk penelitian pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Subjek pada penelitian ini adalah siswa SSB Karlos Malang usia 15 tahun berjumlah 15. Teknik pengambilan data pretest dan posttest menggunakan instrumen tes yaitu multi stage fitness test. Data diuji dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan uji-t amatan ulang dengan bantuan alat hitung statistik SPSS versi 25.0. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji-t amatan ulangan bertaraf sig. α < 0,05. Hasil yang berdasarkan dari analisis data, diperoleh bahwa circuit training memberikan pengaruh secara signifikan terhadap meningkatnya VO2max siswa SSB Karlos Malang usia 15 tahun (sig 0,000 < 0,05). Data dari penelitian yang dianalisis secara statistik, menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian latihan kelompok eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian perlakuan circuit training terhadap meningkatnya VO2 max pemain SSB Karlos Malang usia 15 tahun.


Keywords


circuit training; VO2 max; sepak bola

Full Text:

PDF

References


Almy, M. A., & Sukadiyanto, S. (2014). Perbedaan pengaruh circuit training dan fartlek training terhadap peningkatan VO2Max dan indeks massa tubuh’, Jurnal Keolahragaan, 2(1).

Bozkurt S., Coban M., & D. U. (2020). The Effect of Football Basic Technical Training Using Unilateral Leg On Bilateral Leg Transfer in Male Children. Journal Physical Education, pp. 1–10.

Budi, M.F.S., S. (2015). Circuit Training Dengan Rasio 1: 1 dan Rasio 1: 2 Terhadap Peningkatan VO2 MAX. Journal of Sport Science and Fitness, 4(3).

Budiwanto, S. (2012) Metodologi Latihan Olahraga. Malang: Universitas Negeri Malang.

Candrawati, S., Sulistyoningrum, E., AP, D. B., Pranasari, N. (2016). Senam Aerobik Meningkatkan Daya Tahan Jantung Paru dan Fleksibilitas. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 29 (1).

Chen, H. C., & Reams, L. (2013). American College Football Division I Team Attachment: A Model for Sponsorship Effectiveness. International Journal of Kinesiology & Sports Science.

Corbin, Charles B., and M. (2014). Fundamental Concepts of Fitness and Wellness. New York: McGraw-Hill Humanities.

Duke, V., & Crolley, L. (2014). Football, nationality and the state. Edition 2. Routledge.

Gopinathan, P. (2019). Effect of circuit training on speed , agility and explosive power among inter collegiate handball players. 4(1), pp. 1294–1296.

Harsono (2017) Kepelatihan Olahraga Teori dan Metodologi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Kumar, V. (2016). Effect of circuit training program on selected motorabilities among university male. International Journal of Physical Education, Sports and Health.

Romadhoni Dea L., Isniani H., A. P. (2018). Pengaruh Pemberian Circuit Training terhadap Peningkatan VO2 max pada Pemain Futsal di Maleo Futsal Magetan. Jurnal Kesehatan, 11(1).

Sesilia, N. R. (2014). Pelatihan Lari Sirkuit 2 x 10 Menit dan Metode Pelatihan Lari Kontinyu 2 x 10 Menit Dapat Meningkatkan VO2 Max Taekwondoin Putra Kabupaten Manggarai-NTT. Universitas Udayana.

Sharkey (2011). Kebugaran dan Kesehatan. PT. Raja Grafindo Persada.

Subarjah (2012). Latihan Kondisi Fisik. Bandung: UPI.

Sugiharto (2014). Fisiologi Olahraga Teori dan Aplikasi Pembinaan Olahraga. Malang: Universitas Negeri Malang.

Sutyantara, K., Kadek Ni Luh A.A., I. N. S. (2014) .Pengaruh Latihan Sirkuit dan Lari Kontinyu Intensitas Rendah Terhadap Daya Tahan Kardiovaskuler Pada Siswa Putra Kelas VIII SMPN 2 Nusa Penida Tahun Ajaran 2013 / 2014. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 1.

Syafruddin (2011). Ilmu Kepelatihan Olahraga Teori dan Aplikasinya Dalam Pembinaan Latihan. Padang: UNP Press Padang.

Syaputra, R. (2014). Pengaruh circuit training terhadap kebugaran jasmani pada siswa kelas viii smp negeri 11 kota bengkulu.

Vitale, J. A., Caumo, A., Roveda, E., Montaruli, A., La Torre, A., Battaglini, C. L., &Carandente, F. (2016). PhysicalAttributes and NFL Combine Performance Tests between Italian National League and American Football Players: AComparative Study. Journal of Strength and Conditioning research/ National Strength &Conditioning Association.

Wong Puilam, K. Chamari, U. W. (2010). Effects Of 12-Week On-Field Combined Strength And Power Training On Physical Performance Among under14 Young Football Players. Journal of Strength and Conditioning Research.

Watulinga I., Jornan J. V. Rampengan, H. P. (2013). Pengaruh Latihan Fisik Aerobik Terhadap VO2 Max Pada Mahasiswa Pria Dengan Berat Badan Lebih (Overweight). Jurnal e-Biomedik (eBM), 1(2).

Wiarto, G. (2013). Fisiologi dan Olahraga. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Winarno, M. . (2013). Metodologi Penelitian dalam Pendidikan Jasmani. Malang: Universitas Negeri Malang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Anwar Yuli Prastya, Mahmud Yunus, Ahmad Abdullah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.