Peningkatan Ketrampilan Budidaya Cacing Tanah Dan Peluang Bisnisnya Bagi Masyarakat Kelurahan Blimbing Malang (Improving The Earthworms Cultivation Skills And Business Opportunities The Community Of Blimbing Village, Malang)

Sofia Ery Rahayu, Nadiya Dini Rifqi, Nur Diniyah, Neila Salma Kumala, Nur Raiyan Jannah, Nadya Nur Oktaviani, Novan Andhi Nugroho, Oktavia Sutarinda, Qathrin Nada Assalimi, Nur Sulistiyowati

Abstract


Budidaya cacing tanah memiliki prospek yang bagus karena manfaatnya yang cukup luas sehingga permintaan cacing tanah semakin meningkat. Selain dijual dalam bentuk cacing tanah, produk lainnya berupa pellet dan vermikompos banyak diminati pembeli. Kelurahan Blimbing Kota Malang memiliki taman Bunsem yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk budidaya cacing tanah. Karang Taruna Kelurahan Blimbing sangat aktif, namun belum memiliki ketrampilan dalam budidaya cacing tanah. Oleh karena itu dilakukan pelatihan budidaya cacing tanah. Tujuan pelatihan yaitu mengenalkan budidaya cacing tanah pada karang taruna dan meningkatkan ketrampilan mengelola hasil budidaya cacing tanah. Kegiatan dimulai dengan memberikan materi tentang Budidaya Cacing Tanah, pembuatan pellet berbahan cacing tanah, dan pembuatan vermikompos. Tahap selanjutnya peserta melakukan praktek cara budidaya cacing tanah dan pengolahan hasil budidayanya. Hasil pelatihan menunjukkan peserta berpartisipasi aktif dan antusias mengikuti kegiatan. Menurut para peserta dengan mengikuti pelatihan ini menjadi lebih mengetahui cara budidaya cacing tanah dan pengolahannya serta menjadi ide usaha untuk menunjang perekonomian keluarga.

 

Kata kunci: budidaya cacaing tanah, pellet cacing tanah, vermikompos


Full Text:

PDF

References


Astutik, J., Samsudin, S., Su’adah, dan Abidin, Z. 2016. IbM Implementasi Teknologi Pengolahan dan Pemasaran Hasil

Budidaya “Cacing Tanah” Organik. Seminar Nasional dan Gelar Produk, 297-304.

Fadilah, U., Waluyo, J., dan Subchan W. 2017. Efektivitas cacing tanah (Lumbricus rubellus Hoff.) dalam degradasi karbon organik sampah sayur pasar Tanjung Jember. BERKALA SAINSTEK, V(1): 1-6

Firmansyah, M.A., Suparman, Harmini, Wigena, I.G.P., dan Subowo. 2014. Karakterisasi populasi dan potensi cacing tanah untuk pakan ternak dari tepi sungai Kahayan dan Barito. Berita Biologi, 13 (3): 333-341

Hartono, N.C., Fuah, A.M., Mendrova, V.A, dan Winarno. 2021. Performa cacing Lumbricus rubellus terhadap penambahan tepung cangkang telur sebagai media. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 9 (3): 158-162

Kusumawati, N. 2011. Evaluasi Perubahan Temperatur, pH dan Kelembapan Media pada Pembuatan Vermikompos dari Campuran Jerami Padi dan Kotoran Sapi Menggunakan Lumbricus rubellus.

Inotek, 15(1): 45-56.

Maulida, A. A. A. 2015. Budidaya Cacing Tanah Unggul ala Adam Cacing. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.

Mubarok, A., dan Zalizar, L. 2003. Budidaya Cacing Tanah sebagai Usaha Alternatif di Masa Krisis Ekonomi. Jurnal Dedikasi, 1 (1): 129-135.

Pradnyani, G. A. P. I., Ardana, I. B. K., dan Kartini, N. L. 2019. Pemberian Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) dalam Pakan terhadap Jumlah Trombosit dan Nilai MPV (Mean Platelet Volume) pada Anak Babi Landrace Jantan Lepas Sapih. Indonesia Medicus Veterinus, 8(3): 289-297.

Rusmini, Kusuawati, N., Prahara, M.A., dan Wikandari. 2016. Pelatihan budidaya cacing tanah (Lumbricus rubellus) bagi para tani desa Sumbedukun, Ngariboyo, Magetan. Jurnal ABDI, 1 (2): 114-120

Suryani, L. 2010. Aktivitas antibaktei ekstrak cacing tanah (Lumbricus sp.) terhadap berbagai bakteri pathogen secara in vitro. Mutiara medika, 10 (1): 16-21


Refbacks

  • There are currently no refbacks.