IDENTIFIKASI DAN EKSPOSE OBJEK GEOWISATA BERSAMA MASYARAKAT GURAH SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN KHDTK UM

Siti Zulaikah, Tuti Mutia, Choirul Anam, Hanif ‘Izzuddin Zakly, Shofi Maulida

Abstract


Objek geowisata merupakan warisan geologi yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis ilmu pengetahuan. Provinsi Jawa Timur memiliki keanekaragaman objek geowisata dengan karakteristik dan keunikannya masing-masing, namun potensi besar yang dimiliki objek geowisata sering kali terpinggirkan akibat kurangnya eksposur, sehingga hanya beberapa objek geowisata yang dikenal luas oleh masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan eksplorasi objek geowisata baru yang tidak hanya bermanfaat bagi aspek ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Kawasan Gurah merupakan salah satu objek geowisata yang termasuk ke dalam kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK), dengan Universitas Negeri Malang yang ditunjuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai pengelola kawasan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan eksposur objek geowisata Gurah dari aspek ilmu pengetahuan, mengingat potensi kawasan ini tidak hanya terletak pada keindahan pantainya, tetapi juga pada nilai-nilai ilmiah yang perlu disampaikan untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih bermakna bagi pengunjung. Pemberian plakat informasi yang memuat hasil studi geologi Kawasan Gurah diharapkan mampu memberikan insight bagi wisatawan, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat setempat terhadap ilmu pengetahuan yang terkandung dalam objek geowisata. Dengan demikian, masyarakat Gurah dapat berpartisipasi secara tidak langsung dalam upaya konservasi dan pelestarian Kawasan Gurah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi langkah awal yang dapat dijadikan dasar pengembangan KHDTK Universitas Negeri Malang di Kawasan Gurah.

Full Text:

PDF

References


Berliandaldo, M., & Fasa, A. W. H. (2022). Pengelolaan geowisata berkelanjutan dalam mendukung pelestarian warisan geologi: Perspektif collaborative governance. Inovasi, 19(1), 79–97.

Camelia, A., & Begawati, N. (2020). Pengaruh daya tarik dan aksesibilitas terhadap keputusan wisatawan berkunjung kembali pada objek wisata Pantai Gandoriah di Kota Pariaman. Matua Jurnal, 2(1), 31–50.

Hasan, S., Taan, H., & Ismail, Y. L. (2025). Pengaruh kualitas objek wisata terhadap minat berkunjung wisatawan pada objek wisata Hiu Paus Botubarani Kabupaten Bone Bolango. JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 8(2), 409–414. https://doi.org/10.37479/JIMB.V8I2.34385

Hermawan, H. (2018). Geowisata sebagai model pemanfaatan kekayaan geologi yang berwawasan lingkungan. Jurnal Online STP AMPTA Yogyakarta (diakses 23 April 2018).

Hermawan, H., & Brahmanto, E. (2018). Geowisata: Perencanaan pariwisata berbasis konservasi. Penerbit NEM.

Hermawan, H., & Ghani, Y. A. (2018). Geowisata: Solusi pemanfaatan kekayaan geologi yang berwawasan lingkungan. Jurnal Sains Terapan Pariwisata, 3(3), 391–408.

Hidayah, K., & Rizki, D. (2022). Persepsi masyarakat terhadap wisatawan di objek wisata Gunung Burni Telong. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 3(1), 143–154.

Mangindaan, H. (n.d.). Geowisata holistik di Sulawesi Utara: Strategi dan implementasi. Gema Edukasi Mandiri.

Wibowo, J., Tanuwijaya, H., & Aliffianto, A. Y. (2016). LP: Rancang bangun management information system batik tradisional Jawa Timur sebagai upaya pelestarian warisan budaya bangsa.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.