Optimalisasi Pengembangan Dan Ekspose “Hidden Gem” Objek Geowisata Di Lenggoksono Dengan Pendekatan Geo-Edukasi Dan Partisipasi Aktif Masyarakat Untuk Pariwisata Keberlanjutan

Siti Zulaikah, Daeng Achmad Suaidi, Yoyok Adisetyo Laksono, Hanif ‘Izzuddin Zakly, Shofi Maulida, Yensi Hariyanto Tue

Abstract


Indonesia merupakan negara yang dikenal sebagai “Ring of Fire”; kondisi demikian menyebabkan Indonesia memiliki aktivitas vulkanik dan tektonik yang beragam serta menciptakan bentang alam yang unik di masing-masing daerah. Salah satu kawasan yang memiliki geodiversitas adalah Lenggoksono, yang merupakan bagian dari desa wisata BOWELE (Bolu-Bolu, Wedi Awu, Lenggoksono) dan terletak di Malang Selatan. Terdapat berbagai macam objek geowisata yang unik dan masih tergolong “hidden gem” di Lenggoksono, sehingga kawasan ini potensial untuk dijadikan geopark. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengekspose “hidden gem” objek geowisata Lenggoksono melalui pendekatan geo-edukasi yang didasarkan pada penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan memberikan ekspose “hidden gem” dan narasi ilmiah yang relevan, pengalaman wisatawan ketika berkunjung ke objek geowisata akan menjadi lebih bernilai serta meningkatkan wawasan ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya memunculkan destinasi objek geowisata baru, tetapi juga berperan dalam menumbuhkan rasa peduli terhadap konservasi objek geowisata. Kolaborasi antara akademisi (kampus) dan pemangku kepentingan objek geowisata terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas objek geowisata. Untuk mencapai keberlanjutan suatu objek geowisata, diperlukan perencanaan tata kelola yang terstruktur, monitoring rutin, serta partisipasi aktif seluruh komponen pemangku kepentingan. Dengan demikian, Lenggoksono berpotensi menjadi percontohan pengembangan objek geowisata berbasis geoedukasi yang mampu memberikan manfaat positif pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Full Text:

PDF

References


Carrillo-Hernández, Y. M., Ríos-Reyes, C. A., & Villarreal Jaimes, C. A. (2024). Geotourism and geoeducation: A holistic approach for socioeconomic development in rural areas of Los Santos Municipality, Santander, Colombia. Geoheritage, 16(4), 94. https://doi.org/10.1007/s12371-024-00974-6

Darmayasa, Judijanto, L., Nurjannah, Mulya, R. A. S., Saputri, D. R., Djabbar, A., Renold, Rahayu, M., Prayogi, B., Wahyuni, S., Yanti, D., Gunawan, I., Nainggolan, H. C., & Muchlis, N. F. F. (2025). Interpretasi daya tarik wisata (Sepriano, Ed.). Sonpedia Publishing Indonesia.

Dewi, T. W. S., & Ma’ruf, M. F. (2025). Pengelolaan wisata daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (studi pada pengelolaan wisata unggulan Kayangan Api Kabupaten Bojonegoro). Media Hukum Indonesia (MHI), 3(3), 691–710. https://doi.org/10.5281/zenodo.15669437

Garofano, M., & Govoni, D. (2012). Underground geotourism: A historic and economic overview of show caves and show mines in Italy. Geoheritage, 4(1–2), 79–92. https://doi.org/10.1007/s12371-012-0055-3

Georgousis, E., Savelides, S., Mosios, S., Holokolos, M.-V., & Drinia, H. (2021). The need for geoethical awareness: The importance of geoenvironmental education in geoheritage understanding in the case of Meteora geomorphes, Greece. Sustainability, 13(12), 6626. https://doi.org/10.3390/su13126626

Hakimah, N. L., Sanjaya, I. G. M., Hariyono, E., & Kodir, A. (2023). Geotourism: Use of environmentally friendly geological wealth. Studies in Philosophy of Science and Education, 4(3), 94–102. https://doi.org/10.46627/sipose.v4i3.276

Hariadi, A. (2024). Pantai Lenggoksono Malang – titik awal menuju ke Banyu Anjlok dan Pantai Bolu Bolu [Video]. YouTube.

Hariyanto, Y., Zulaikah, S., Hapsoro, C. A., Maulida, S., Zakly, H. ’Izzudin, Muztaza, N. M., Suadi, D. A., Pratama, A., & Hamdi, H. (2024). Geochemical and magnetic susceptibility analysis for critical minerals detection in igneous rocks and beach sand. Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 9(3), 167–178. https://doi.org/10.21009/SPEKTRA.093.04

Hermawan, H. (2018). Geowisata sebagai model pemanfaatan kekayaan geologi yang berwawasan lingkungan. STP AMPTA Yogyakarta.

Hermawan, H., & Brahmanto, E. (2018). Geowisata: Perencanaan pariwisata berbasis konservasi. Nasya Expanding Management.

Kurniawan, A. P. (2024). Pantai Wedi Awu Malang, spot surfing yang eksotis. MalangRaya.co.

Lovendianto, J., & Defiana, I. (2023). Ijen educative geotourism: Mountain trip experience with inclusive design approach. Journal of Architecture & Environment, 22(1).

Malang Strudel. (2016). Gugusan Pantai Lenggoksono yang super keren! Bolu-bolu | Kletekan | Banyu Anjlok [Video]. YouTube.

Mastika, I. K., Harsono, S. S., Khristianto, W., Oktawirani, P., & Hutama, P. S. (2023). Creative strategies of local resources in managing geotourism in the Ijen Geopark Bondowoso, East Java, Indonesia. International Journal of Geoheritage and Parks, 11(1), 149–168. https://doi.org/10.1016/j.ijgeop.2023.01.002

Nasir, T., Qazi, U., Fazail, A., Tareen, H., & Hussain, W. (2025). Media narratives regarding climate change influencing tourism patterns in Pakistan. Journal of Media Horizons, 6(3), 343–360. https://doi.org/10.5281/zenodo.15835956

Pariwisata, P. (2025). Geowisata dan edukasi: Meningkatkan literasi geologi wisatawan. Penelitian Pariwisata. https://penelitianpariwisata.id/geowisata-dan-edukasi-meningkatkan-literasi-geologi-wisatawan/

Ramadhian, N., & Cahya, K. D. (2020). Pantai Wedi Awu Malang, surfing dan naik perahu ke Pantai Pasir Putih. Kompas.com.

Rinaldi, A. R. (2025). Sangkuriang: Potensi folklor dalam pengembangan pariwisata kawasan Cekungan Bandung. Khasanah Ilmu: Jurnal Pariwisata dan Budaya, 16(1), 46–55. https://doi.org/10.31294/khi.v16i1.23147

Riswanto, A., & Andriani, R. (2018). Maksimalisasi potensi geowisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Jurnal Pariwisata, 5(2), 147–155.

Saurabh, M., Sudhanshu, S., K., S. S., & C., M. S. (2021). Qualitative assessment of geoheritage for geotourism promotion: A case study from Mehrangarh Ridge in Jodhpur City, Western Rajasthan, India. Geoheritage, 13(3), 80. https://doi.org/10.1007/s12371-021-00604-5

Sukarnoto, T. (2020). Pengembangan ekowisata berbasis ekonomi peluang bisnis di era Revolusi Industri 4.0 Desa Patuanan Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka. Etos: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 89. https://doi.org/10.47453/etos.v2i2.214

Susilo, A., Haji, A. T. S., Suharto, B., Sunaryo, Suyadnya, I. W., Pramais, C. W., & Rahman, A. H. (2021). Inventory and identification of geodiversity to support geotourism in the Lenggoksono Bay area of South Malang, Indonesia. Journal of Physics: Conference Series, 1816(1), 012111. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1816/1/012111

Susilo, A., Pamungkas, M. A., Juwono, A. M., Naba, A., Yudianto, D., & Hasan, M. F. R. (2024). Sosialisasi pemberdayaan situs geologi untuk pengembangan wisata Desa Purwodadi, Malang. Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 23–29. https://doi.org/10.32722/mapnj.v7i1.6620

Tomić, N., Marković, S. B., Antić, A., & Tešić, D. (2020). Exploring the potential for geotourism development in the Danube region of Serbia. International Journal of Geoheritage and Parks, 8(2), 123–139. https://doi.org/10.1016/j.ijgeop.2020.05.001

TRANS TV Official. (2019). MTMA – Explore ke Pantai Lenggoksono yang asri banget (12/10/19) Part 2 [Video]. YouTube.

Widawski, K., Jary, Z., Oleśniewicz, P., Owczarek, P., Markiewicz-Patkowska, J., & Zaręba, A. (2018). Attractiveness of protected areas for geotourism purposes from the perspective of visitors: The example of Babiogórski National Park (Poland). Open Geosciences, 10(1), 358–366. https://doi.org/10.1515/geo-2018-0028

Wolniewicz, P. (2021). Beyond geodiversity sites: Exploring the educational potential of widespread geological features (rocks, minerals and fossils). Geoheritage, 13(2), 34. https://doi.org/10.1007/s12371-021-00557-9


Refbacks

  • There are currently no refbacks.