Hubungan Budaya Pernikahan Dini dengan Peningkatan Risiko Kejadian Kanker Serviks di Wilayah Kalimantan Selatan (Studi Literature Review)

Nurul Evi, Arya Nugrananda, Fathimah Az-Zahra Hayuningrat, Jenica Priyalita, Nurul Hidayati, Sheilla Rahmayanti

Abstract


The percentage of early marriage cases in South Kalimantan in 2021 was 15.3%. Many factors can encourage the occurrence of these cases, including economic, educational, social and cultural factors. Until now, cervical cancer is still a topic of concern for all women in countries around the world, especially in developing countries. One of the factors thought to have increased risk of cervical cancer is premature marriage. So the purpose of this study is to find out the relationship between early marriage cultures and the risk of cervical cancer in South Kalimantan. Research methods use literature aimed at finding more incidents of increased risk incidence of cervical cancer because of an early marriage. Based on the results of the study, it was found that early marriage and marriage performed at the age of less than 20 years has the risk of increasing the incidence of cervical cancer in South Kalimantan Province. The government's efforts to provide education about early marriage through counseling, guidance and counseling, and providing facilities for adolescent reproductive health services such as Generasi Berencana (Genre) with the aim of helping adolescents to build careers and marriages that are in accordance with adolescent health.

Full Text:

PDF

References


Aballéa, S., Beck, E., Cheng, X., Demarteau, N., Li, X., Ma, F., Neine, M., & Zhao, F. H. (2020). Risk factors for cervical cancer in women in China: A meta-model. Women’s Health, 16. https://doi.org/10.1177/1745506520940875

Amalia, N. (2015). Studi Fenomena Pernikahan Usia Dini pada Wanita Suku Banjar di Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan. 50.

Amboree, T. L., Parker, S. L., Bulsara, S., Anderson, M. L., Schmeler, K. M., Chiao, E. Y., & Montealegre, J. R. (2023). Cervical cancer screening among English- and Spanish-speaking Hispanic women in an urban safety net health system, 2015–2020. BMC Women’s Health, 23(1), 1–6. https://doi.org/10.1186/s12905-023-02448-3

Aprilia, W., & Rambe, K. M. (2024). Landraad : Jurnal Syariah & Hukum Bisnis Pernikahan Dini Landraad : Jurnal Syariah & Hukum Bisnis. 3, 319–330.

Badan Pusat Statistik. (2024). Proporsi Perempuan Umur 20-24 Tahun Yang Berstatus Kawin Atau Berstatus Hidup Bersama Sebelum Umur 18 Tahun Menurut Provinsi (Persen), 2021-2023. Proporsi Perempuan Umur 20-24 Tahun Yang Berstatus Kawin Atau Berstatus Hidup Bersama Sebelum Umur 18 Tahun Menurut Provinsi (Persen), 2021-2023

Bramanuditya, A. (2018). Hubungan Antara Pernikahan Usia Muda Dengan Kejadian Kanker Serviks Di RSUP Dr. SARDJITO YOGYAKARTA. Poltekes Yogyakarta, IV, 97.

Darmayanti, Hapisah, & Kirana, R. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kanker Leher Rahim di RSUD Ulin Banjarmasin. Jurnal Kesehatan, VI, 172–177.

Elit, L., Haruyama, R., Gatti, A., Howard, S. C., Lam, C. G., Fidarova, E., Angioli, R., Cao, X., Trapani, D., & Ilbawi, A. (2020). Examining policy cohesion for cervical cancer worldwide: Analysis of WHO country reports. ESMO Open, 5(6), 1–9. https://doi.org/10.1136/esmoopen-2020-000878

Evriarti, P. R., & Yasmon, A. (2021). Patogenesis Human Papillomavirus (HPV) pada Kanker Serviks.

Fatimah, H. (2021). Pernikahan dini dan upaya pencegahannya.

Hafidz Ilmi, M., Mustika Sari, R., & Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, U. (2024). Nilai-Nilai Bimbingan Dan Konseling Islam Dalam Tradisi Pernikahan.

Hatmah. (2018). Gambaran Kejadian Pernikahan Usia Dini Di Kecamatanbanjarmasin Selatan. KTI Akademi Kebidanan Sari Mulia, 15(2), 1–23. http://repository.unism.ac.id/id/eprint/142

Indah, K., Juliana, R., & Lubis, F. (2023). Dampak Pernikahan Usia Dini di Kalangan Masyarakat . As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 5(3), 797–803. https://doi.org/10.47467/as.v5i3.2894

Jayadi, A., Anwar, Z., & Irawan, A. (2023). ANALISIS PERNIKAHAN DINI DAN DAMPAKNYA PADA REMAJA DI DESA KARANG BAYAN. Journal Transformation of Mandalika, 4(2). http://ojs.cahayamandalika.com/index.php/jtm/issue/archive

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Panduan Pelaksanaan Hari Kanker Sedunia 2022

Kumari, F., & Kurdi, M. S. (2020). Pernikahan Anak Di Kalimantan Selatan: Perspektif Nilai Banjar. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 6(1), 61. https://doi.org/10.22373/equality.v6i1.6223

Kurniawati, R., & Sa’adah, N. (2022). Konseling Lintas Budaya: Sebagai Upaya Preventif Pernikahan Dini. Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(1), 51. https://doi.org/10.29240/jbk.v6i1.3418

Lani, T., & Rusnanti, W. (2021). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Wanita Usia Dewasa Di Puskesmas Malinau Tahun 2020. Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat, 9(1), 30–32. https://doi.org/10.54004/jikis.v9i1.18

Lestari, N. C. A., & Diaty, R. (2022). Pengaruh umur Ibu Yang Beresiko Kanker Serviks Dan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Kanker Serviks Di Ruang Poli Kandungan RSUD Ulin Banjarmasin. Zona Kebidanan, 12(3), 96–105.

Lubis, R. C., Siregar, F. A., & Sanusi, sri R. (2017). Pengaruh Usia Pertama Kali Melakukan Hubungan. Muara Sains, Teknologi, Kedeokteran Dan Ilmu Kesehatan, 1(2), 145–152. http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/70912/Fulltext.pdf?sequence=1&isAllowed=y

Mulyaningsih, S. (2020). DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI WANITA.

Munirah, N. (2022). Pernikahan Dini di Kalimantan Selatan: Adat atau Tren? Muadalah, 10(1), 37. https://doi.org/10.18592/muadalah.v10i1.8129

Novalia, V. (2023). Kanker Serviks (Vol. 2, Issue 1).

Nurmah, A., Hamid, H., & Jasman. (2020). Tradisi Adat Perkawinan Masyarakat Suku Banjar Ditinjau Dalam Perspektif Dakwah Islamiyah Di Desa Teluk Sialang Kecamatan Tungkal Ilir. At-Tadabbur : Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 10(Desember), 86–102.

Octaviani, F. (2020). Dampak Pernikahan Usia Dini Terhadap Perceraian di Indonesia. Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS.

Pratiwi, K., & Fitriana, Y. (2021). Pernikahan Dini Meningkatkan Risiko Kejadian Kanker Serviks. Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science), 9(2), 69–78. https://doi.org/10.36307/jik.v9i2.112

Puspita Paradipta. (2020). Puspita Paradipta, Ningsih, D. P.& Nurdiati, D. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kanker Serviks Di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta. Berita Kedokteran Masyarakat, 33(3). 33(3), 125–130.

Rahman, F., Syahadatina, M., Aprillisya, R., & Afika, H. D. (2015). Kajian Budaya Remaja Pelaku Pernikahan di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Jurnal Mkmi, Juni 2015, 108–117.

Ramadhaningtyas, A., & Besral, B. (2020). Hubungan Seksual Usia Dini Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Serviks. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 1(1), 46. https://doi.org/10.51181/bikfokes.v1i1.4054

Ratnasari, D., Kartika, N. Y., & Normelani, E. (2021). Indikator Yang Mempengaruhi Pernikahan Dini Di Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah), 2(1), 35. https://doi.org/10.20527/jgp.v2i1.3169

Republik Indonesia. (2019). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2OT9 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 1 Tahun T974 Tentang Perkawinan.

Retno, S. N. (2023). Pengaruh Tindakan Akupresur Terhadap Mual Muntah Di Titik Pericardium 6 Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Penawar Jaya Kec. Banjar Margo Kab. Tulang Bawang. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 2(2), 1–8.

Sigit Priohutomo (PLT. KEPALA BKKBN). (2018). Mencegah Pernikahan Anak Melalui Program KKBPK Disampaikan pada Seminar Nasional Kependudukan. https://www.bkkbn.go.id/po-content/uploads/2018.03.10.Banjarmasin.MENCEGAH_PERKAWINAN_ANAK_MEL_PROG_KKBPK.pdf

Suriansyah, E. (2019). Perkawinan Adat Banjar Dalam Persfektif Struktural Mitos Levi-Strauss. El-Mashlahah, 9(1), 87–100. https://doi.org/10.23971/el-mas.v9i1.1395

World Health Organization. (2022). Cancer site ranking

World Health Organization. (2024). WHO global survey on the inclusion of cancer care in health-benefit packages 2020-2021.

Zaki Mubarak, M., Pancarani, S., Nur Khalisah, S., & Hidayati, R. (2023). Fenomena Pernikahan Dini Santri Pondok Pesantren Di Kota Banjarbaru (Vol. 1, Issue 1).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.